Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 12 October 2026
Trending
  • 7 langkah untuk mengetahui apakah hubunganmu harus berakhir menurut psikologi
  • Soroti putusan banding kasus Andrie Yunus, Koalisi sipil minta MK segera putus uji materi UU TNI
  • 7 alasan seseorang ingin mengubah pasangan ke arah yang lebih baik menurut psikologi
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Metland (MTLA) percaya diri menghadapi 2026, bisnis mal tetap tangguh
Nasional

Metland (MTLA) percaya diri menghadapi 2026, bisnis mal tetap tangguh

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID – JAKARTA.

PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland melihat prospek bisnis pusat perbelanjaan pada tahun 2026 masih berada dalam tren positif dan relatif stabil. Hal ini didorong oleh terbatasnya pasokan mal baru di Jakarta serta tingkat okupansi yang tetap terjaga. Kondisi tersebut memberi ruang bagi pengelola mal eksisting untuk meningkatkan kinerja melalui penguatan kualitas tenant dan penyesuaian konsep pusat belanja.

Direktur Metropolitan Land, Olivia Surodjo, mengatakan bahwa minimnya suplai mal baru di Jakarta menjadi sinyal positif bagi potensi permintaan sewa, terutama bagi pusat perbelanjaan yang telah beroperasi dan memiliki basis pengunjung yang kuat. Ia menilai bahwa kondisi pasar saat ini membuka peluang besar bagi mal existing untuk terus dioptimalkan.

“MTLA melihat prospek bisnis mal di 2026 masih positif dan cenderung stabil. Terbatasnya pasokan mal baru di Jakarta, dengan tingkat okupensi yang tetap terjaga, membuka peluang bagi mal existing untuk terus dioptimalkan,” ujar Olivia kepada Indonesiadiscover.com.co.id, Rabu (4/2/2026).

Berdasarkan laporan keuangan hingga September 2025, MTLA mencatat pendapatan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp 1,34 triliun, atau setara 67% dari target tahun ini sebesar Rp 2 triliun. Pada kuartal III-2025, pendapatan MTLA didominasi oleh 64% dari segmen residensial dan 36% dari pusat perbelanjaan, hotel, pusat rekreasi, serta pendapatan lainnya. Proyek Metland Cibitung dan Metland Menteng menjadi kontributor utama penjualan perseroan.

Olivia menekankan bahwa penguatan permintaan sewa tetap bergantung pada kemampuan pengelola dalam menjaga relevansi mal terhadap kebutuhan pasar. Peningkatan kualitas tenant serta pembaruan konsep menjadi strategi utama agar pusat perbelanjaan tetap kompetitif di tengah perubahan perilaku konsumen.

Seiring berkembangnya pasokan mal baru di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek), MTLA mengaku tetap selektif dalam melihat peluang ekspansi portofolio mal. Saat ini, perusahaan memprioritaskan optimalisasi aset yang telah beroperasi guna menjaga kontribusi pendapatan yang berkelanjutan.

“Fokus perusahaan adalah mengoptimalkan kinerja mal yang telah beroperasi agar dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan. Pengembangan mal baru akan dipertimbangkan secara hati-hati dengan melihat kondisi pasar, potensi lokasi, serta peluang sinergi yang memberi nilai tambah,” jelasnya.

MTLA Chart

by TradingView

Di tengah meningkatnya persaingan kanal digital dan pergeseran pola belanja, MTLA mencatat bahwa tenant berbasis kebutuhan harian, makanan dan minuman (F&B), gaya hidup, hiburan keluarga, serta layanan berbasis pengalaman menjadi penopang utama kinerja mal. Kurasi tenant diarahkan agar pusat perbelanjaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai ruang aktivitas sosial dan komunitas.

Perusahaan juga aktif mendorong penyelenggaraan berbagai acara, kolaborasi dengan tenant lokal potensial, serta kerja sama dengan merek yang mengusung konsep omnichannel guna menjaga daya tarik kunjungan.

Untuk tahun 2026, tantangan bisnis mal diperkirakan masih mencakup kenaikan biaya operasional, ketatnya persaingan antar pusat perbelanjaan, serta dinamika daya beli masyarakat. Meski demikian, MTLA menilai peluang pertumbuhan tetap terbuka melalui penataan tenant yang lebih tepat, peningkatan aktivitas pengunjung, serta pemanfaatan data dan teknologi untuk memahami perilaku konsumen.

“Ke depan, mal yang mampu beradaptasi, dikelola secara efisien, dan relevan dengan kebutuhan pengunjung diyakini memiliki daya tahan dan peluang pertumbuhan yang lebih baik,” pungkas Olivia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 langkah untuk mengetahui apakah hubunganmu harus berakhir menurut psikologi

12 October 2026

Soroti putusan banding kasus Andrie Yunus, Koalisi sipil minta MK segera putus uji materi UU TNI

12 October 2026

7 alasan seseorang ingin mengubah pasangan ke arah yang lebih baik menurut psikologi

12 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 langkah untuk mengetahui apakah hubunganmu harus berakhir menurut psikologi

12 October 2026

Soroti putusan banding kasus Andrie Yunus, Koalisi sipil minta MK segera putus uji materi UU TNI

12 October 2026

7 alasan seseorang ingin mengubah pasangan ke arah yang lebih baik menurut psikologi

12 October 2026

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?