Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 12 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Dituduh korupsi dana saksi pemilu, mantan ketua PPP Jateng dilaporkan ke polisi
    Politik

    Dituduh korupsi dana saksi pemilu, mantan ketua PPP Jateng dilaporkan ke polisi

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 February 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Laporan Penggelapan Dana Saksi PPP Jateng

    Pada hari Senin (2/2/2026), Ketua DPC PPP Sukoharjo, Dableg Siswo Sunarto, melaporkan mantan ketua DPW PPP Jawa Tengah (Jateng), Masruhan Samsurie, ke Polda Jateng. Ia menuduh bahwa Masruhan diduga melakukan penggelapan dana saksi yang dialokasikan oleh DPP PPP untuk dewan pengurus PPP di Jateng dalam Pemilu 2024.

    Dableg mengungkapkan bahwa pada Pemilu 2024, DPP PPP mengucurkan dana saksi sebesar Rp 8,4 miliar. Namun, ia menyatakan bahwa hanya 40 persen dari jumlah tersebut yang disalurkan ke DPC PPP se-Jateng. Hal ini membuatnya curiga terhadap tindakan Masruhan, yang saat itu masih memimpin DPW PPP Jateng.

    “Pak Masruhan ceritanya patut diduga melakukan penggelapan dana saksi 2024 kemarin,” ujar Dableg ketika diwawancara pada Selasa (3/2/2026).

    Menurut Dableg, dugaan penggelapan dana saksi tersebut terungkap setelah DPP PPP memverifikasi kepada DPC-DPC PPP se-Jateng tentang berapa dana saksi yang mereka terima. “Sebab pengertian dari DPP permohonan (dana saksi) itu diberikan secara full. Ternyata yang diterima perwakilan DPC-DPC se-Jawa Tengah tidak seperti yang digelontorkan DPP,” jelasnya.

    Ia memberikan contoh bahwa pada Pemilu 2024 lalu, DPC PPP Sukoharjo mengajukan dana saksi sebesar Rp 480 juta. Namun, Dableg hanya menerima sebesar Rp 63 juta. Menurutnya, hal serupa juga dialami oleh DPC-DPC PPP lainnya di Jateng.

    Dableg menambahkan, DPC PPP Klaten hanya menerima dana saksi sebesar Rp 104 juta, padahal mereka mengajukan Rp 550-an juta. “Yang agak banyak itu (DPC PPP) Karanganyar, yang diajukan Rp 320 juta, tapi turun Rp 84 juta,” ujarnya.

    Dia mengatakan bahwa DPP PPP telah sempat mengklarifikasi dan berusaha memediasi masalah tersebut. Namun, Dableg mengeklaim bahwa Masruhan tidak memberikan respons yang memadai.

    Dableg mengungkapkan bahwa dalam laporannya, ia sudah menyertakan sejumlah bukti. “Harapan kami segera ditindaklanjuti. Kemarin saya, lewat lawyer kami, memberi deadline minimal satu hingga dua minggu. Kalau tidak ada tindak lanjut akan kami datangi kembali,” ucapnya.

    Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengonfirmasi adanya laporan dugaan penggelapan dana terhadap Masruhan Samsurie yang dilakukan oleh Dableg Siswo Sunarto. “Surat laporan sudah kami terima pada Senin kemarin di Setum Polda Jawa Tengah. Selanjutnya akan kami monitoring dan didisposisikan ke direktorat yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut,” kata Artanto.

    Indonesiadiscover.com telah menghubungi Masruhan Samsurie untuk meminta klarifikasi soal pelaporan dirinya ke Polda Jateng. Namun hingga berita ini ditulis, Masruhan belum memberikan respons.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?