Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 12 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Isu Tanah 5.207 Hektare ke Indonesia, Ini Pernyataan Anwar Ibrahim
    Politik

    Isu Tanah 5.207 Hektare ke Indonesia, Ini Pernyataan Anwar Ibrahim

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perdana Menteri Malaysia Akan Memberikan Penjelasan Terkait Isu Perbatasan dengan Indonesia

    Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, akan menyampaikan penjelasan rinci mengenai isu perbatasan antara Malaysia dan Indonesia dalam sesi penerangan khusus di parlemen Malaysia. Pernyataan ini disampaikan pada hari Rabu, menjelang meningkatnya perhatian publik dan politik terhadap laporan yang menyebutkan adanya penyerahan lahan seluas 5.000 hektar ke Indonesia.

    Pernyataan Anwar Ibrahim dilakukan untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman dan informasi yang tidak akurat yang beredar di masyarakat. Ia menekankan bahwa penjelasan ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi yang jelas bagi semua pihak terkait.

    “Saya berharap penjelasan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya dalam menghilangkan kesalahpahaman yang telah muncul,” ujar Anwar.

    Keputusan tersebut diambil setelah Anwar sebelumnya menolak desakan dari oposisi agar ia memberikan penjelasan di parlemen terkait tudingan bahwa Malaysia menyerahkan lebih dari 5.000 hektar tanah di perbatasan Sabah-Kalimantan Utara kepada Indonesia. Menurut Anwar, desakan tersebut dianggap tidak berdasar dan tidak bertanggung jawab, serta serupa dengan penggunaan kebebasan berbicara yang tidak tepat.

    Pemerintah Malaysia telah menegaskan komitmennya terhadap kedaulatan dan kerja sama dengan Indonesia, terlepas dari pemberitaan media yang mengemuka tentang perbatasan antara dua negara di wilayah Sabah dan Kalimantan.

    Pernyataan resmi pemerintah menyatakan bahwa laporan media yang diterbitkan pada 22 Januari 2026, yang menyebutkan bahwa Malaysia memberikan 5.207 hektar tanah kepada Indonesia sebagai kompensasi atas masuknya tiga desa di wilayah Nunukan sebagai bagian dari Malaysia, adalah tidak benar atau tidak akurat.

    Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam (NRES), Dato’ Sri Arthur Joseph Kurup, juga menyatakan bahwa perundingan terkait penandaan dan pengukuran di kawasan Outstanding Boundary Problem (OBP) dilaksanakan secara harmonis antara Malaysia dan Indonesia. Proses ini tidak didasarkan pada prinsip timbal balik, kompensasi, maupun perhitungan untung-rugi.

    Klarifikasi Mengenai Isu Perbatasan

    Beberapa poin penting yang disampaikan oleh pemerintah Malaysia mencakup:

    • Komitmen terhadap kerja sama bilateral: Pemerintah Malaysia tetap memegang teguh komitmen untuk menjaga hubungan baik dengan Indonesia, termasuk dalam hal pembatasan wilayah.
    • Tidak ada penyerahan lahan: Laporan yang menyebutkan adanya penyerahan lahan seluas 5.000 hektar kepada Indonesia tidak benar. Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa tidak ada kebijakan seperti itu yang diambil.
    • Proses perundingan yang transparan: Perundingan antara Malaysia dan Indonesia terkait perbatasan dilakukan secara transparan dan saling menghormati. Tidak ada elemen kompensasi atau keuntungan yang menjadi dasar dari proses ini.

    Tanggapan dari Masyarakat dan Media

    Isu perbatasan ini telah memicu diskusi luas di kalangan masyarakat dan media. Banyak pihak menilai bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya akurat dan memerlukan klarifikasi langsung dari pihak berwenang.

    Dalam konteks ini, penjelasan yang akan disampaikan oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim diharapkan dapat memberikan kejelasan yang lebih mendalam dan menghindari misinformasi yang bisa memengaruhi hubungan bilateral antara dua negara.

    Kesimpulan

    Pemerintah Malaysia terus berkomitmen untuk menjaga hubungan yang baik dengan Indonesia, terlepas dari isu-isu yang muncul. Dengan penjelasan yang akan disampaikan di parlemen, diharapkan masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya dapat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?