Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 23 Mei 2026
Trending
  • Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026
  • Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik
  • Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti
  • Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH
  • Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Mengakhiri Kekalahan di Laga Penentuan
  • Perjalanan Karier Choi Siwon: Dari Idola ke Pengusaha
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Moto3 Catalunya 2026: Tantangan Veda Ega Hadapi Pembalap Spanyol
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»OJK Dorong Bank Daerah Fokus pada Sektor Produktif dan UMKM
Politik

OJK Dorong Bank Daerah Fokus pada Sektor Produktif dan UMKM

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran KUB dalam Penguatan Bank Pembangunan Daerah

Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini mendorong penguatan peran BPD melalui Kelompok Usaha Bank (KUB), yang bertujuan untuk memperkuat sektor produktif, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menekankan bahwa pembentukan KUB bukan hanya sekadar kebijakan konsolidasi perbankan, tetapi juga strategi untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah. Dengan struktur permodalan yang kuat, tata kelola yang baik, serta sinergi bisnis yang efektif, BPD akan lebih mampu menjalankan fungsi intermediasi dan menjadi agen pembangunan di daerah.

Tujuan dari Pembentukan KUB

Pembentukan KUB dirancang untuk meningkatkan kapasitas BPD dalam beberapa aspek penting, antara lain:

  • Peningkatan skala ekonomi: Melalui kerja sama dalam KUB, BPD dapat memperluas cakupan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional.
  • Peningkatan inovasi produk dan layanan: BPD dengan KUB diharapkan mampu mengembangkan produk dan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
  • Pemanfaatan teknologi digital: Teknologi digital akan digunakan untuk memperluas akses pembiayaan, terutama bagi UMKM yang sering kesulitan mendapatkan pinjaman.

Selain itu, sinergi dalam KUB harus dibangun berdasarkan prinsip mutual benefit dan keselarasan visi pembangunan daerah. Hal ini dimaksudkan agar semua pihak terlibat dalam KUB saling mendukung dan mencapai tujuan bersama.

Peran Pemerintah Daerah

Dian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai pemegang saham BPD. Dukungan kebijakan daerah sangat diperlukan untuk membangun ekosistem usaha yang kondusif. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan dapat memberikan dukungan permodalan yang berkelanjutan serta menempatkan BPD sebagai mitra utama dalam program pembangunan daerah.

Fokus pada Pembiayaan Sektor Produktif

OJK juga mendorong KUB untuk memperkuat kontribusi BPD dalam pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM. Dian menyatakan bahwa konsolidasi dan sinergi melalui KUB diarahkan untuk memperkuat kontribusi BPD dalam pembiayaan sektor produktif.

Dengan peningkatan peran BPD dalam pembiayaan UMKM, diharapkan dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat basis usaha lokal, serta mengurangi ketimpangan antarwilayah.

Komitmen OJK dalam Penguatan BPD

OJK berkomitmen untuk terus mendorong penguatan BPD. Komitmen ini dilaksanakan melalui kebijakan yang terintegrasi, pengawasan yang adaptif, serta sinergi yang erat dengan pemerintah daerah. Dengan langkah-langkah ini, OJK berharap BPD dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai agen pembangunan di daerah.

Dalam rangka penguatan BPD, OJK akan terus memantau perkembangan dan memberikan arahan yang diperlukan agar BPD dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026

20 Mei 2026

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti

20 Mei 2026

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?