Refleksi Akhir Tahun dan Program Prioritas Pemerintah Provinsi Papua
Pada malam terakhir tahun 2025, Pemerintah Provinsi Papua menggelar acara refleksi akhir tahun yang dihadiri oleh sejumlah awak media serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan selama tahun ini.
Refleksi ini juga menjadi momen penting untuk merencanakan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Beberapa program utama yang telah ditetapkan antara lain:
Penguatan tata kelola pemerintahan yang responsive
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Papua agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan SDM Papua yang unggul dan inklusif. Salah satu fokusnya adalah memastikan tidak ada lagi kasus kematian ibu hamil dan bayi akibat pelayanan di rumah sakit.Program Keluarga Sehat dan Ibu Hamil (Kartu Kasih)
Menyikapi isu kematian ibu dan anak, Gubernur Matius Fakhiri telah menyiapkan program Kartu Kasih sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik.Pembangunan kesejahteraan sosial
Pemerintah akan fokus pada jaminan lanjut usia, pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

Pemantapan keamanan dan kedamaian
Pemerintah akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta membina politik dan demokrasi agar tercipta harmonisasi dalam masyarakat.Penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal
Beberapa program yang akan dilaksanakan antara lain:- Cetak sawah seluas 5.380 Ha
- Pengembangan sarana prasarana pendukung seperti gudang produksi, alat pasca panen padi, dan alsintan
- Penyiapan benih padi
- Perluasan areal kelapa sawit seluas 5.000 Ha
- Pengembangan peternakan ayam petelur dan pedaging
- Pembangunan pabrik pakan serta budidaya sapi

- Percepatan pembangunan daerah tertinggal
Pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas jangkauan dan mutu moda transportasi darat, laut, dan udara. Selain itu, pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi melalui Kawasan Berikat dan Kawasan Industri, didukung penataan Bandara Sentani sebagai bandara internasional.
Gubernur Matius Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat Papua melalui beberapa program strategis nasional, seperti:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Pembangunan 3 juta rumah
- Koperasi Merah Putih
- Cek kesehatan gratis
- Pembangunan rumah sakit vertical dan sekolah rakyat

Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat untuk merawat persatuan dan kebersamaan sebagai modal dasar dalam mewujudkan Papua Cerah. Ia juga mengajak masyarakat untuk mensyukuri nikmat Tuhan dan bekerja dengan baik di atas tanah yang dicintai, yaitu Tanah Papua.
“Matahari terbit di ufuk timur, cahaya terang menyapa manis, Papua cerdas rakyatnya makmur, hidup sejahtera dan harmonis,” ujar Gubernur dalam penutupnya.
Ia juga berharap tahun baru 2026 dapat menjadi awal yang penuh harapan untuk berkarya dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Papua.




