Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»7 Tahun Persija Tak Pernah Menang di Kandang vs Persib, Mauricio Souza: Tidak Masuk Akal
Politik

7 Tahun Persija Tak Pernah Menang di Kandang vs Persib, Mauricio Souza: Tidak Masuk Akal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 May 2026No Comments5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehadiran Laga Persija vs Persib di Jakarta Tidak Terwujud

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan yang menyebabkan laga kandang melawan Persib Bandung pada 10 Mei 2026 digelar di Stadion Segiri, Samarinda, bukan di Jakarta. Ia menilai keputusan tersebut tidak masuk akal bagi sebuah klub profesional dan merugikan karena Persija tidak bisa bermain di hadapan suporter sendiri.

Souza berharap, nantinya Persija dapat menjamu Persib di stadion yang berada di wilayah Jakarta. Pasalnya, Persija terakhir kali menjamu Persib di Jakarta pada 10 Juli 2019 lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). “Saya harap ini tidak terus-menerus seperti itu,” kata Souza usai sesi latihan Persija di Training Ground, Bojongsari, Depok, Kamis (7/5/2026).

Kondisi ini dianggap sebagai sesuatu yang tidak masuk akal dan sangat aneh bagi sebuah klub sepak bola profesional. Ia menekankan, Persija harus bisa bermain di stadion sendiri (Jakarta) demi keadilan kompetisi. “Sejujurnya, menurut pendapat saya, ini adalah hal yang tidak masuk akal,” keluhnya.

Pria kelahiran 13 Maret 1972 itu menilai, bermain di Jakarta sangat krusial agar skuad klub bisa bertanding langsung di hadapan pendukung sendiri. Ia juga mempertanyakan mengapa dalam kurun waktu tujuh tahun tidak ditemukan strategi yang tepat untuk menggelar pertandingan di Jakarta. “Jadi tidak mungkin kita tidak bisa mengatur satu pertandingan besar seperti itu,” pungkasnya.

Fokus Latihan Sebelum Laga Melawan Persib

Skuad Persija Jakarta menggelar sesi latihan di Persija Training Ground, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jawa Barat pada Kamis (7/5/2026) pagi. Latihan tersebut disiapkan jelang duel klasik melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu (10/5/2026) mendatang.

Pantauan di lokasi, para pemain Persija mulai memasuki lapangan latihan sekira pukul 08.50 WIB. Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Pelatih Kepala Persija Mauricio Souza, diawali dengan sesi pemanasan. Kemudian, latihan difokuskan pada taktikal para pemain, bagaimana cara menggiring bola, mengumpan, hingga membobol gawang.

Tampak Rizki Ridho dan kawan-kawan menggiring bola dari satu sisi ke sisi lain lapangan mengikuti arahan pelatih. Bek Tengah Persija, Paulo Ricardo menjelaskan, latihan ini merupakan sesi pertama jelang menghadapi Persib. Pesepakbola asal Brazil itu menilai, musim ini sudah berjalan cukup panjang bagi baginya hingga tahu apa yang harus dilakukan saat melawan Persib.

“Meskipun ini adalah pertandingan besar, kami sudah memiliki pengalaman sepanjang musim ini untuk menghadapi apa yang menanti di hari Minggu nanti,” kata Paulo. Menurut Paulo, ia dan rekan-rekannya akan melakukan yang terbaik untuk meraih kemenangan.

Sementara itu, Mauricio Souza mengaku tak mampu berbuat apa-apa laga kandang Persija namun harus bermain di luar Jakarta. Meski demikian, ia tak punya pilihan selain memaksimalkan skuad Persija untuk memperoleh tiga poin melawan Persib. “Saya tidak tahu apakah ini menguntungkan Persib Bandung atau tidak, kalau kita tidak dapat keuntungan,” kata Souza usai latihan.

Souza menambahkan, pada pertandingan pertama Persija vs Persib, permainan berlansung imbang. Namun, gol Persib disebabkan oleh kesalahan pemain Persija dan di babak kedua pihaknya mendapatkan kartu merah. “Susah melawan Persib Bandung yang bermain bagus (usai kartu merah),” tutupnya.

Persija Vs Persib Batal Digelar di GBK

Diberitakan sebelumnya, harapan warga ibu kota untuk menyaksikan laga “El Clasico” Indonesia di rumah sendiri harus pupus. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rasa kecewanya setelah pertandingan panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung batal diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Pertandingan yang semula dijadwalkan pada 10 Mei 2026 tersebut kini dipastikan bergeser jauh ke Samarinda, Kalimantan Timur. Pemindahan mendadak ini memicu gelombang spekulasi di kalangan penggemar sepak bola nasional, terutama mengenai ketersediaan stadion di jantung kota tersebut.

Enggan Kaitkan dengan Acara GRIB Jaya

Di tengah simpang siur alasan pemindahan, muncul dugaan bahwa Stadion GBK akan digunakan untuk acara Milad ke-15 Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, organisasi yang dipimpin oleh Hercules Rosario Marshal. Namun, Pramono Anung memilih untuk bersikap hati-hati dan tidak ingin memperkeruh suasana dengan spekulasi tersebut.

“Saya tidak mau berspekulasi karena terus terang saya tidak tahu kalau ada acara GRIB, secara pribadi ya saya tidak tahu,” tegas Pramono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/5/2026). Ia menekankan bahwa dirinya enggan berpolemik lebih jauh terkait agenda organisasi tertentu di kawasan olahraga nasional tersebut.

Menghormati Alasan Penyelenggara

Mantan Sekretaris Kabinet ini menjelaskan bahwa dirinya sudah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak-pihak berkompeten yang mengurus penyelenggaraan pertandingan. Meskipun penjelasan tersebut telah diterima secara logis, sisi emosionalnya sebagai pemimpin Jakarta tetap tidak bisa menutupi rasa sedihnya.

“Tetapi saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu karena saya tahu dan saya reasoning atau alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk penyelenggaraan ini saya sudah mendengarkan secara langsung,” ujarnya menambahkan.

Harapan untuk Laga di Ibu Kota

Bagi Pramono, kehadiran laga Persija vs Persib di Jakarta bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan hiburan besar bagi warga Jakarta. Kekecewaannya mencerminkan harapan besar masyarakat agar laga-laga besar tetap memiliki panggung di stadion kebanggaan Indonesia.

“Kemarin saya sudah menyampaikan kalau kecewa pasti kecewa. Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta,” pungkasnya dengan nada menyesal.

Kini, fokus para pendukung beralih ke Samarinda, sembari berharap di masa depan koordinasi antara pengelola fasilitas publik dan penyelenggara olahraga dapat lebih sinergis agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena

15 October 2026

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?