Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 31 Mei 2026
Trending
  • 6 desain backsplash dapur minimalis yang klasik!
  • Profil dan Kekayaan Ino Darsono, Wakil Bupati Pangandaran yang Nilainya Rp 20,8 M, Bertemu Jokowi
  • Antusiasme Tinggi Test Ride di IIMS Surabaya, ALVA Percaya Motor Listrik Makin Digemari Jatim
  • Menanti Kejutan GIIAS 2026 di Tengah Rendahnya Daya Beli
  • Idul Adha: Detak Ekonomi Rakyat
  • 5 Berita Terpopuler: Mantan Karyawan Fuji Jadi Tersangka; Irfan Hakim soal Kurban
  • Laporan pelanggaran HAM tinggi, KemenHAM evaluasi 407 instansi
  • 45 Soal dan Jawaban PJOK Kelas 7 Semester 2, Ujian Akhir Sekolah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Infinix dan Tecno, HP “Low Profile” yang Paling Laku di Indonesia
Teknologi

Infinix dan Tecno, HP “Low Profile” yang Paling Laku di Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Infinix dan Tecno dalam Pasar Ponsel Indonesia

Di tengah persaingan ketat antara merek-merek besar seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo, Infinix dan Tecno sering kali tidak mendapat perhatian yang seimbang dari masyarakat umum. Namun, meskipun tidak terlalu dikenal secara luas, kedua merek ini justru meraih angka penjualan yang luar biasa di Indonesia. Beroperasi di bawah Transsion Group, Infinix, Tecno, dan iTel telah berhasil memperluas pangsa pasar mereka dengan strategi harga yang kompetitif dan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.

Fokus pada Segmen Entry hingga Mid-Range

Salah satu alasan utama keberhasilan Infinix dan Tecno adalah fokus mereka pada segmen entry hingga mid-range, khususnya ponsel yang berada di bawah Rp3 juta. Di kisaran harga ini, konsumen Indonesia cenderung lebih memperhatikan nilai yang diberikan, termasuk daya tahan baterai, ukuran layar, dan performa harian. Contohnya, Tecno Pova 7 hadir dengan baterai besar 7000mAh yang sangat diminati oleh pengguna aktif, seperti gamer kasual, pengemudi ojek online, maupun pekerja lapangan. Dengan harga sekitar Rp2 juta, spesifikasi ini sulit ditandingi oleh merek lain.

Infinix: Menawarkan Spesifikasi Tinggi dengan Harga Terjangkau

Infinix juga mengadopsi strategi serupa melalui seri Hot, salah satunya adalah Hot 60 Pro. Telepon ini dilengkapi dengan layar AMOLED dengan refresh rate tinggi hingga 144Hz dan baterai yang besar—fitur yang biasanya hanya ditemukan di ponsel berharga lebih mahal. Kombinasi antara layar yang halus, desain modern, dan harga yang terjangkau membuat Infinix sangat populer di kalangan siswa dan mahasiswa.

iTel: Pilihan untuk Pengguna Baru dan Anggaran Terbatas

Di sisi lain, iTel menjadi pilihan bagi pengguna baru atau konsumen yang ingin mencoba teknologi terbaru dengan anggaran terbatas. Model seperti iTel S25 menawarkan konektivitas 5G di segmen entry-level, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang ingin memiliki ponsel “future-ready” tanpa harus menghabiskan banyak uang.

Strategi Volume dan Pemahaman terhadap Kebutuhan Lokal

Dalam hal pasar, Transsion Group telah membuktikan bahwa strategi volume dan pemahaman terhadap kebutuhan lokal lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan branding premium. Dengan estimasi penguasaan pasar mencapai antara 12 hingga 17 persen, merek-merek ini bahkan berhasil melampaui beberapa merek global yang lebih dikenal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia sangat terbuka bagi merek yang menawarkan nilai sejati, bukan sekadar nama besar.

Kesamaan dengan Merek Lokal Lainnya

Fenomena Infinix dan Tecno mirip dengan keberhasilan merek lokal di bidang lainnya, seperti laptop Advan atau Axioo, yang menekankan harga terjangkau dan spesifikasi yang fungsional. Meskipun sering dianggap sebagai “merk kelas dua”, produk-produk ini justru paling sesuai dengan kebutuhan sebagian besar konsumen.

Penutup

Dalam penutupan, Infinix dan Tecno adalah contoh nyata bahwa ketenaran tidak selalu berkaitan dengan penjualan. Dengan keunggulan baterai besar, fitur menonjol di segmen harga rendah, serta strategi distribusi yang tepat, keduanya berhasil menjadi pemain penting di pasar Indonesia. Bagi konsumen yang mementingkan fungsi, daya tahan, dan harga yang wajar, merek-merek ini layak dipertimbangkan tanpa keraguan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Menanti Kejutan GIIAS 2026 di Tengah Rendahnya Daya Beli

30 Mei 2026

Drone Mata-Mata AS Terbang 60 Jam Tanpa Mendarat di Wilayah Perang

30 Mei 2026

Kisah Pedagang Solo yang Beradaptasi dengan Teknologi, QRIS BRI Tingkatkan Keuntungan

30 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 desain backsplash dapur minimalis yang klasik!

30 Mei 2026

Profil dan Kekayaan Ino Darsono, Wakil Bupati Pangandaran yang Nilainya Rp 20,8 M, Bertemu Jokowi

30 Mei 2026

Antusiasme Tinggi Test Ride di IIMS Surabaya, ALVA Percaya Motor Listrik Makin Digemari Jatim

30 Mei 2026

Menanti Kejutan GIIAS 2026 di Tengah Rendahnya Daya Beli

30 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?