Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 25 October 2026
Trending
  • 5 rekomendasi soto seger di Sragen untuk kulineran, ada yang legendaris sejak 1953
  • Kenapa setiap ada demo, IHSG yang merah berubah jadi hijau?
  • Honda City Hatchback dapat penyegaran jadi makin canggih, harga mulai Rp 420 jutaan
  • 5 film romansa Inggris dengan cerita right person, wrong time
  • Pesona Braga: Jejak Eropa di Jantung Bandung
  • 6 alasan mengapa olahraga dapat mempersatukan orang, bahkan yang awalnya tidak saling mengenal
  • Rumah industri paper bag ludes terbakar, BPBD Bali catat 16 kejadian bencana dalam sepekan
  • Kemensos padukan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi keluarga lewat sekolah rakyat
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Warga Cimanggu Bangun Jembatan Darurat dari Batang Kelapa karena Pemerintah Tak Perbaiki
Nasional

Warga Cimanggu Bangun Jembatan Darurat dari Batang Kelapa karena Pemerintah Tak Perbaiki

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 December 2025No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Warga Cimanggu Membuat Jembatan Sementara dari Batang Kelapa

Di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, sejumlah warga mengambil inisiatif untuk membuat jembatan sementara menggunakan batang kelapa. Tindakan ini dilakukan setelah jembatan utama yang menjadi akses penghubung tiga desa di wilayah tersebut ambruk akibat dilalui kendaraan truk pengangkut kayu.

Jembatan yang menghubungkan Desa Tugu, Cibadak, dan Rancapinang, ambruk pada Minggu (7/12/2025). Sejak saat itu, warga terisolasi dan kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari. Dengan kondisi ini, warga memutuskan untuk membuat jembatan sementara agar dapat melintasi area tersebut.

Nasron, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa jembatan sementara dibuat dari batang kelapa. Ia menyampaikan bahwa pemerintah belum juga memperbaiki jembatan yang rusak selama lebih dari seminggu.

“Kemarin buat jembatan untuk sepeda motor, supaya ada akses warga bisa nyebrang,” ujarnya.

Selain itu, Nasron juga menyebutkan bahwa Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, telah datang meninjau lokasi jembatan yang ambruk. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan ini mendapat perhatian dari pihak pemerintah.

Proses Perbaikan Jembatan oleh DPUPR Pandeglang

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Pandeglang, Andrian Wisudawan, mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan proses pengiriman bahan material untuk perbaikan jembatan. Namun, pengiriman membutuhkan waktu sekitar dua hari.

“Andaikan saat ini proses mobilisasi jembatan dulu, karena itemnya itu banyak,” katanya.

Andrian juga menyebutkan bahwa DPUPR Pandeglang menerima pinjaman jembatan bailey atau jembatan besi dari DPUPR Provinsi Banten. Akan tetapi, keterbatasan tenaga ahli menjadi kendala dalam proses pembuatan jembatan tersebut.

“Jembatan ini kewenangan kabupaten, cuman kabupaten sendiri kesulitan dari sisi ketersediaan jembatan bailey dan SDM yang bisa merangkai jembatan,” ujarnya.

Tim Teknis akan Tiba Pada 20 Desember

Menurut Andrian, tim teknis untuk membuat jembatan akan tiba di lokasi pada tanggal 20 Desember. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar dalam menunggu proses perbaikan.

“Iyah mereka terisolir, cuman kita juga gak asal-asalan, kalau kita pasang (jembatan) terus kalau jembatannya rusak, lagi kan nanti malah tambah runyam. Mangkanya perlu tenaga ahli, keterbatasan juga di Pandeglang, jadi bukan rahasia umum, dan kedepan mudah-mudahan bisa lebih cepat lagi kalau ada hal urgent,” tandasnya.

Penutup

Meski jembatan sementara telah dibuat oleh warga, proses perbaikan jembatan permanen masih memerlukan waktu. Dengan keterbatasan sumber daya dan tenaga ahli, pihak pemerintah berusaha memastikan bahwa perbaikan dilakukan dengan tepat dan aman.

Warga diharapkan tetap sabar dan mematuhi aturan yang diberlakukan selama proses perbaikan berlangsung. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, harapan besar dipegang bahwa jembatan yang rusak akan segera diperbaiki dan dapat digunakan kembali sebagai akses utama bagi penduduk setempat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kenapa setiap ada demo, IHSG yang merah berubah jadi hijau?

24 October 2026

Pesona Braga: Jejak Eropa di Jantung Bandung

24 October 2026

Rumah industri paper bag ludes terbakar, BPBD Bali catat 16 kejadian bencana dalam sepekan

24 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 rekomendasi soto seger di Sragen untuk kulineran, ada yang legendaris sejak 1953

25 October 2026

Kenapa setiap ada demo, IHSG yang merah berubah jadi hijau?

24 October 2026

Honda City Hatchback dapat penyegaran jadi makin canggih, harga mulai Rp 420 jutaan

24 October 2026

5 film romansa Inggris dengan cerita right person, wrong time

24 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?