Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 25 Agustus 2026
Trending
  • Ioniq 5 Viral karena Parkir Paralel, Hyundai Beri Pernyataan
  • Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan
  • 7 Alasan Foto Hewan Peliharaan Bantu Tenangkan Pikiran Anda
  • AKBP Gunarto Kunjungi Polsek Cambai, Ini Pesan Kepada Polisi Senior
  • 4 Hal Penting Sebelum Berinvestasi Emas 24 Karat
  • Kekayaan dan bisnis Ruben Onsu kini jadi sorotan kasus penipuan investasi
  • Pemkab Bintan Percepat Penanganan 479 RTLH Tahun 2026, 139 Unit Dukung Aspirasi Rizki Faisal
  • 7 Tahun Tak Terdengar, Turnamen Tenis PTS Jateng Kembali Bergulir, Pendaftaran Masih Dibuka
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Trump Siap Serang Iran, Ingin Kuasai Minyak Kharg
Ekonomi

Trump Siap Serang Iran, Ingin Kuasai Minyak Kharg

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Rencana Strategis Trump untuk Mengendalikan Minyak Iran

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengungkapkan rencana strategis untuk menguasai minyak Iran dan merebut Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak negara tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan cara untuk mengendalikan sumber energi global. Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa preferensinya adalah mengambil minyak Iran, meskipun rencana ini menuai kritik dari berbagai pihak.

Trump membandingkan rencananya dengan tindakan AS terhadap Venezuela, di mana pihaknya berhasil mengendalikan industri minyak tanpa batas waktu setelah menangkap Nicolás Maduro pada Januari lalu. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik antara AS dan Israel melawan Iran, yang memicu krisis di kawasan Timur Tengah serta lonjakan harga energi global.

Dampak Konflik pada Harga Minyak

Eskalasi konflik telah menyebabkan harga minyak dunia melonjak lebih dari 50% dalam sebulan terakhir akibat kekhawatiran gangguan pasokan dan distribusi di Selat Hormuz. Harga minyak mentah Brent mencapai di atas US$ 116 per barel pada perdagangan Senin pagi di Asia, mendekati level tertinggi sejak konflik dimulai. Angka ini mencerminkan meningkatnya kecemasan pasar terhadap perluasan perang di kawasan tersebut.

Meski rencana pengambilalihan minyak Iran dinilai berisiko tinggi, Trump tetap menyatakan bahwa opsi tersebut adalah langkah yang ia inginkan. Ia mengakui bahwa rencana ini akan memerlukan kehadiran militer AS dalam jangka waktu tertentu di wilayah itu. Namun, ada banyak opsi yang bisa dipertimbangkan.

Tanggapan Iran terhadap Ancaman Trump

Juru Bicara Komando Pusat Iran, Brigadir Jenderal Ebrahim Zolfaqari, menilai bahwa Trump hanya memahami bahasa kekerasan. Zolfaqari menyatakan bahwa Iran telah lama menantikan invasi darat oleh militer AS. Menurutnya, sejarah telah menunjukkan bahwa agresi terhadap Iran berujung buruk bagi pihak penyerang.

“Mereka akan menunjukkan bahwa agresi dan pendudukan hanya akan berujung pada penangkapan yang memalukan, pencabikan, dan lenyapnya para agresor. Para komandan dan prajurit Amerika akan menjadi santapan empuk bagi hiu-hiu di Teluk Persia,” ujar Zolfaqari dalam keterangan resmi.

Pulau Kharg, sebagai terminal utama ekspor minyak Iran, menyalurkan sekitar 90% pengiriman minyak mentah ke pasar global. Lokasinya yang dekat dengan Selat Hormuz menjadikannya target strategis dalam konflik yang sedang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

Kekuatan Militer AS di Kawasan Timur Tengah

Trump juga meremehkan kemampuan pertahanan Iran di Pulau Kharg dengan menyatakan bahwa Teheran tidak memiliki sistem pertahanan yang kuat. Ia menilai pasukan AS dapat merebut pulau tersebut dengan relatif mudah dalam skenario operasi militer. Politisi Partai Republik ini menyampaikan bahwa AS telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah dengan mengerahkan sekitar 10 ribu pasukan.

Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon mencatat sekitar 3.500 personel telah tiba di kawasan pada Jumat pekan lalu, termasuk sekitar 2.200 personel Korps Marinir yang saat ini masih dalam perjalanan. Selain itu, militer AS juga memerintahkan ribuan pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 untuk segera dikerahkan guna memperkuat operasi dan kesiapan tempur di wilayah konflik.

Jalur Diplomasi dan Tenggat Waktu

Meski berencana merebut pusat produksi minyak Iran, Trump menyatakan bahwa jalur diplomasi tetap berjalan melalui pembicaraan tidak langsung antara Washington dan Teheran yang dimediasi Pakistan. Ia menilai proses komunikasi tersebut menunjukkan perkembangan positif, meskipun berlangsung di tengah eskalasi militer yang terus meningkat.

Trump menetapkan tenggat waktu hingga 6 April bagi Iran untuk menerima kesepakatan guna mengakhiri konflik atau menghadapi potensi serangan AS terhadap sektor energinya. Saat ditanya mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan gencatan senjata dalam waktu dekat, Trump menolak memberikan rincian lebih lanjut terkait negosiasi tersebut.

Klaim Tentang Perubahan Rezim di Iran

Trump juga mengklaim bahwa Iran telah mengalami perubahan rezim setelah pemimpin tertinggi lama Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat senior lainnya tewas pada fase awal perang pada Februari lalu. Ia juga kembali mengulang klaimnya bahwa Mojtaba Khamenei, putra Khamenei dan pemimpin tertinggi baru Iran, kemungkinan telah meninggal atau mengalami luka parah.

“Anaknya mungkin sudah meninggal atau dalam kondisi sangat buruk. Kami sama sekali tidak mendengar kabar darinya. Dia hilang,” ujar Trump.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

4 Hal Penting Sebelum Berinvestasi Emas 24 Karat

25 Agustus 2026

Trump umumkan rencana ekonomi “penghancuran” terhadap Iran

24 Agustus 2026

Pemerintah dan Oposisi Venezuela Berusaha Kembalikan 31 Ton Emas di Inggris

24 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ioniq 5 Viral karena Parkir Paralel, Hyundai Beri Pernyataan

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026

7 Alasan Foto Hewan Peliharaan Bantu Tenangkan Pikiran Anda

25 Agustus 2026

AKBP Gunarto Kunjungi Polsek Cambai, Ini Pesan Kepada Polisi Senior

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?