Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 17 April 2026
Trending
  • Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat
  • 5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams
  • Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026
  • SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan
  • TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
  • 6 Perbedaan Penting Ninja Van dan Ninja Xpress yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Harus Dibuka Dulu? Ini Penyebabnya
  • Jadwal MotoGP Spanyol 2026 dan Pujian Quartararo untuk Toprak, Cek Moto3 VedaEga-Mario Aji
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Sopir MBG di Kebumen Ngamuk, Diduga Mabuk Obat Batuk, Dipecat
Hukum

Sopir MBG di Kebumen Ngamuk, Diduga Mabuk Obat Batuk, Dipecat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Fakta-Fakta Kasus Sopir MBG di Kebumen yang Menabrak Sekolah Dasar

Kasus sopir mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kebumen yang menabrak sebuah sekolah dasar dan mengamuk kepada warga sempat menghebohkan publik. Insiden ini memicu kecaman luas dan menjadi viral di media sosial setelah beredar sejumlah video yang memperlihatkan aksi agresif pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat (6/2/2026) sore. Sopir MBG bernama Ajiz Setyo Wihantoro (39) diduga berada di bawah pengaruh obat batuk saat kejadian berlangsung. Dalam kondisi tersebut, Ajiz dilaporkan mengamuk dengan memukul warga menggunakan kayu, bahkan menggigit salah satu korban yang berusaha menenangkannya.

Akibat aksi tersebut, sejumlah warga mengalami luka, sementara suasana di lokasi kejadian berubah menjadi ricuh dan menegangkan. Kasus ini pun langsung ditangani pihak terkait, termasuk melalui upaya mediasi yang digelar sehari setelah kejadian.

Pelaku Langsung Dipecat

Hasil mediasi pada Sabtu (7/2/2026) berujung pada keputusan tegas berupa pemecatan Ajiz Setyo Wihantoro dari statusnya sebagai relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keputusan tersebut disampaikan oleh Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Kebumen, Dwi Sekar.

“Terkait status relawan, kepala SPPG telah menyampaikan usulan pemberhentian berdasarkan hasil evaluasi internal,” katanya melalui pesan singkat yang diterima TribunBanyumas.com, Senin (9/2/2026).

“Adapun keputusan terkait pemutusan kontrak, sepenuhnya merupakan kewenangan yayasan sebagai pihak yang menaungi relawan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, yayasan memutuskan untuk mengakhiri keterlibatan yang bersangkutan sebagai relawan SPPG.”

Lakukan Pembenahan Internal

Menindaklanjuti peristiwa ini, pihak SPPG menyatakan akan melakukan pembenahan internal guna mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari. “Ke depan, kami akan memperkuat evaluasi dan pengawasan, khususnya terkait kepatuhan terhadap prosedur di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang,” terangnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat program MBG menyasar fasilitas pendidikan dan melibatkan relawan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, aspek keamanan, kesehatan, dan kedisiplinan dinilai harus menjadi prioritas utama.

Kronologi Mobil MBG Menabrak SD

Salah satu korban, Riyanto (42), turut menceritakan detik-detik saat dirinya diserang oleh Ajiz yang mengamuk. Menurut Riyanto, peristiwa bermula ketika mobil MBG yang dikemudikan Ajiz mengalami kecelakaan tunggal di depan SDN Clapar pada Jumat sore.

Riyanto yang berada tak jauh dari lokasi mengaku sempat melihat mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. “Sore kok kecepatan tinggi, jalane di tengah gitu lho. Mengkhawatirkan,” katanya kepada TribunBanyumas.com, Sabtu (7/2/2026).

Tak lama kemudian, ia mendapat kabar bahwa mobil tersebut menabrak gerbang sekolah hingga menyebabkan ban pecah. Riyanto pun langsung menuju lokasi kejadian untuk melihat kondisi sopir.

Warga sekitar yang menyaksikan kecelakaan tersebut awalnya mengira sang sopir membutuhkan pertolongan medis. Namun, niat baik warga justru dibalas dengan amukan. “Mas Toyo (warga) itu yang nemuin pertama. Diklarifikasi bukannya itikad baik malah dia keluar mukulin Toyo,” terang Riyanto.

Sopir sempat kembali masuk ke dalam mobil dan mencoba melarikan diri, namun gagal karena ban bagian kiri kendaraan sudah pecah. Ajiz kemudian keluar dari mobil dan semakin brutal hingga menyerang Riyanto yang berusaha menenangkan pelaku agar tidak dihakimi massa.

Alih-alih mereda, Riyanto justru menjadi korban berikutnya. “Disikep (dipiting) kayak gini malah digigit,” ungkapnya menahan nyeri. Tak hanya itu, pelaku juga memukul kepala Riyanto menggunakan kayu.

“Ngamuk nggak jelas pakai kayu sih, apapun yang lewat pasti diamuk,” jelasnya.

Mengutip TribunBanyumas.com, Plh Kapolsek Karanggayam, Ipda Samun, mengungkap dugaan penyebab perilaku agresif sopir yang dinilai tidak wajar. Saat ditanya apakah pelaku mengonsumsi narkoba atau zat terlarang, Ipda Samun menegaskan bahwa Ajiz justru berada di bawah pengaruh obat medis yang dikonsumsi secara berlebihan.

“Disinyalir minum obat-obatan jenis mextril,” pungkas Ipda Samun.

Sebagai informasi, Mextril merupakan obat bebas terbatas yang biasa digunakan untuk meredakan batuk, namun dapat menimbulkan efek samping serius jika dikonsumsi tidak sesuai aturan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

16 April 2026

4 Berita Terkini Sumbar: Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Tewaskan Korban, Hari Pertama WFH ASN Pemprov

16 April 2026

Pria Telantar Dihukum Karena Tidur di Garasi, Pemilik Memaafkannya

16 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams

16 April 2026

Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026

16 April 2026

SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan

16 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?