Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Renungan Katolik Sabtu 7 Februari 2026: Kesunyian Hati
Politik

Renungan Katolik Sabtu 7 Februari 2026: Kesunyian Hati

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 February 2026No Comments6 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ringkasan Berita

Tema renungan Katolik “Tempat yang sunyi”

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IV, hari Sabtu Imam, Santo Rikardus, Pertapa, Santa Koleta, Perawan, dengan warna liturgi hijau.

Oleh: Bruder Pio Hayon SVD

Indonesiadiscover.com, MAUMERE –

Mari simak renungan Katolik Sabtu 7 Februari 2026.

Tema renungan Katolik “Tempat yang sunyi”

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik untuk hari Sabtu Biasa IV, hari Sabtu Imam, Santo Rikardus, Pertapa, Santa Koleta, Perawan, dengan warna liturgi hijau.

Bacaan Liturgi Katolik Hari Sabtu 7 Februari 2026

Bacaan Pertama 1 Raja-Raja 3:4-13

“Salomo memohon hati yang bijaksana agar sanggup memerintah umat Allah.”

Pada suatu hari Raja Salomo pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan kurban sebab di situlah bukit pengurbanan yang paling besar; seribu kurban bakaran ia persembahkan di atas mezbah itu. Di Gibeon itu Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam.

Bersabdalah Allah, “Mintalah apa yang kauharapkan dari pada-Ku!” Lalu Salomo berkata, “Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku,

sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau! Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.

Sekarang, ya Tuhan, Allahku, Engkau telah mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.

Kini hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang paham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan tepat, dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat,

sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” Tuhan sangat berkenan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.

Maka bersabdalah Allah kepada Salomo, “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu!

Sungguh, Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau pun takkan bangkit seseorang seperti engkau.

Namun yang tidak kauminta pun akan Kuberikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di kalangan raja-raja.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 119:9-14

Ref. Ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.

Bagaimana kaum muda mempertahankan hidupnya tanpa cela? Dengan mengamalkan firman-Mu.

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, jangan biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu.

Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.

Aku bergembira atas peringatan-peringatan-Mu, melebihi segala harta.

Bait Pengantar Injil Yohanes 10:27

Ref. Alleluya

Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku. Alleluya.

Bacaan Injil Markus 6:30-34

“Mereka itu bagaikan domba-domba tak bergembala.”

Pada waktu itu Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.

Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah sejenak!” Memang begitu banyaknya orang yang datang dan pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.

Maka pergilah mereka mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat,

dan mereka mengetahui tujuannya. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu dan mereka malah menahului Yesus.

Ketika mendarat, Yesus melihat jumlah orang yang begitu banyak. Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik

“Tempat yang sunyi”

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Salam sejahtera untuk kita semua. Hari ini, kita merenungkan tema ketenangan dan pencarian Tuhan melalui bacaan dari 1 Raja-Raja dan Injil Markus. Dalam kehidupan yang sering kali penuh dengan kesibukan dan tantangan, momen-momen di tempat yang sunyi dan tenang adalah penting untuk memperdalam hubungan kita dengan Tuhan. Mari kita eksplorasi makna dari “tempat yang sunyi” dalam hidup kita.

Saudari/a terkasih

Permenungan dalam perikope bacaan pertama ini (1 Raj. 3:4-13), yang mengisahkan tentang Salomo pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban dan berdoa kepada Tuhan. Di tempat sunyi itu, Tuhan menampakkan diri dan menawarkan untuk memberikan apa pun yang diinginkan Salomo. Alih-alih meminta kekayaan atau umur panjang, Salomo meminta kebijaksanaan untuk memimpin umat-Nya. Ini menunjukkan bahwa dalam keheningan dan ketenangan, kita dapat lebih fokus pada apa yang benar-benar kita butuhkan. Sedangkan dalam bacaan Injil (Mrk. 6:30-34), menggambarkan tentang Yesus dan murid-murid-Nya juga menginginkan waktu untuk beristirahat setelah pelayanan yang padat. Saat mereka berusaha menemukan tempat yang sunyi, perhatian Yesus tetap kepada kerumunan yang lapar akan pengajaran dan kasih. Dia melihat mereka dengan kasih sayang, menandakan bahwa dalam momen-momen keheningan dan istirahat, kita diingatkan untuk juga peka terhadap kebutuhan orang lain. Untuk itu poin-poin refleksi atas permenungan kita adalah tentang:

  • Mencari Ketenangan untuk Mendengar Suara Tuhan: Salomo mendapatkan kesempatan untuk menerima kebijaksanaan ketika berada di tempat yang sunyi. Seberapa sering kita menyisihkan waktu untuk mendengarkan suara Tuhan dalam keheningan? Renungkan pentingnya memiliki rutinitas spiritual yang mencakup refleksi dan doa di tempat yang sunyi.
  • Kebijaksanaan dalam Memilih Permohonan: Permintaan Salomo untuk kebijaksanaan daripada hal-hal materi mencerminkan nilai-nilai yang mendalam. Apa yang kita prioritaskan dalam hidup kita? Apakah kita lebih meminta hal-hal duniawi atau mencari kebijaksanaan untuk menjalani hidup yang benar? Pikirkan tentang bagaimana pilihan kita mencerminkan iman dan tujuan hidup kita.
  • Kepedulian Terhadap Orang Lain Saat Beristirahat: Ketika Yesus melihat kerumunan yang lapar akan pengajaran, Dia tidak membiarkan waktu istirahatnya menghalangi-Nya untuk melayani. Seberapa peka kita terhadap kebutuhan orang lain di sekitar kita? Renungkan cara-cara praktis yang bisa kita lakukan untuk memberi dukungan dan perhatian kepada mereka bahkan ketika kita merasa lelah atau ingin beristirahat.

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama: kita telah merenungkan kekuatan tempat yang sunyi dalam kehidupan spiritual kita. Kedua, mari kita berusaha untuk mengambil waktu untuk merenungkan, berdoa, dan mendengarkan Tuhan dalam keheningan. Dengan mengikuti teladan Salomo dan Yesus, kita dapat menemukan kebijaksanaan dan kekuatan untuk menjalani hidup yang penuh kasih. Ketiga, semoga kita senantiasa mengingat pentingnya tidak hanya mencukupi kebutuhan diri sendiri, tetapi juga peka terhadap kebutuhan orang lain di sekitar kita. Tuhan memberkati kita.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?