Persiapan Pengamanan Malam Tahun Baru di Berbagai Daerah
Pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026, sejumlah pejabat tinggi pemerintah melakukan pengecekan langsung terkait pengamanan perayaan malam tahun baru di berbagai kota besar di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto turut hadir dalam pengecekan tersebut.
Djamari mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di berbagai wilayah. Mulai dari Lampung, Jawa Tengah (Jateng), hingga Papua. Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jateng sempat diprediksi akan diguyur hujan lebat. Namun, situasi tersebut tidak terjadi seperti yang dikhawatirkan.
”Di sana (Jateng) tidak terjadi (hujan lebat), bahkan sudah menurun menjadi gerimis saja,” ujarnya kepada awak media.
Pergerakan Masyarakat di Yogyakarta dan Bali
Bergeser ke Yogyakarta dan Bali, Djamari menyatakan bahwa pergerakan masyarakat di dua daerah tersebut meningkat cukup signifikan. Meski sempat dikabarkan sepi wisatawan, ia memastikan bahwa jumlah wisatawan di Bali menjelang pergantian tahun naik sekitar 5 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara itu, Yogyakarta juga cukup ramai, mirip dengan kondisi saat libur panjang pekan lalu.
”Ini menunjukkan bahwa kita semua, masyarakat dan para petugas di lapangan menjaga suasana untuk bisa dinikmati oleh semua warga. Dan persiapan itu sudah kita lakukan sejak Operasi Lilin diberlakukan sampai dengan nanti operasi akan diselesaikan,” jelasnya.
Kondisi Kondusif di Seluruh Indonesia
Berdasarkan komunikasi yang dilakukan dengan beberapa forkopimda di Indonesia, Djamari menyatakan bahwa situasi dan kondisi di Indonesia menjelang pergantian tahun dalam suasana kondusif. Hal ini dibuktikan dengan perayaan malam pergantian tahun yang berlangsung sesuai harapan masyarakat. Berbagai acara di daerah berjalan lancar.
”Daerah-daerah yang saya sebutkan tadi memberikan kesan kepada kita semua bahwa apa yang dilakukan di daerah memberikan (gambaran) suasana yang sangat kondusif bagi masyarakat kita untuk mempersiapkan diri merayakan pergantian tahun pada malam ini,” ucap dia.
Harapan untuk Situasi yang Tetap Kondusif
Lebih lanjut, Djamari berharap situasi kondusif di berbagai daerah Indonesia terus terjaga sampai malam pergantian tahun berlangsung. Sebagai perwakilan dari Pemerintah Pusat, dia menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang mendukung pelaksanaan Operasi Lilin dan perayaan malam pergantian tahun hingga berlangsung kondusif.
Penanganan Cuaca dan Kepatuhan Masyarakat
Selain itu, Djamari juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memperhatikan berbagai aspek yang dapat memengaruhi keamanan dan kelancaran perayaan. Salah satunya adalah cuaca. Meskipun beberapa daerah sempat diprediksi akan diguyur hujan, situasi tersebut tidak berdampak signifikan pada kegiatan masyarakat.
Kepatuhan masyarakat terhadap aturan dan himbauan dari aparat juga menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban selama perayaan. Djamari menilai bahwa masyarakat secara umum sudah memahami pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pengecekan yang dilakukan oleh para pejabat tinggi menunjukkan bahwa persiapan dan pelaksanaan perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026 berjalan dengan baik. Kondisi yang kondusif dan kepatuhan masyarakat menjadi kunci keberhasilan acara tersebut. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, perayaan malam tahun baru dapat berlangsung dengan aman dan lancar.



