Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat
    Politik

    Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penjelasan dan Kritik Terkait Pernyataan Menteri HAM tentang MBG

    Pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, yang menyebut bahwa orang yang ingin meniadakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berarti menentang HAM menjadi sorotan. Pernyataan ini diungkapkan saat ia menjawab kritik dari Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang menilai penggunaan anggaran pendidikan dinilai tidak tepat sasaran.

    Kritik dari Ketua BEM UGM

    Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan bermaksud menolak hak rakyat atas gizi, melainkan mengkritik potensi “maling berkedok gizi” dan penggunaan anggaran pendidikan yang dinilai tidak tepat sasaran. Ia menilai pernyataan Natalius Pigai tidak tepat karena menggunakan argumentasi HAM untuk hal yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

    Tiyo menyebut bahwa Natalius Pigai adalah Menteri HAM yang tidak paham apapun soal HAM. Menurutnya, menggunakan HAM sebagai dasar argumentasi dari proyek yang dinilai tidak tepat adalah bentuk kebodohan dan kejahatan luar biasa. Ia menilai bahwa penjahat HAM itu bernama Natalius Pigai, yang menjabat sebagai Menteri HAM.

    Respons dari PSAD UII

    Ketua Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PSAD), Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Masduki menilai pernyataan Natalius Pigai tidak nyambung dengan kritik publik. Menurutnya, yang menjadi masalah adalah implementasi dari program MBG yang bermasalah dan melanggar HAM. Ia menilai bahwa pernyataan Pigai berangkat dari norma yang bersifat subjektif idealis, sedangkan kritik publik, termasuk dari Ketua BEM UGM, berangkat dari situasi empiris.

    Masduki menilai logika yang disampaikan oleh Menteri HAM adalah logika khas pejabat negara yang sebenarnya tidak mau mendengar suasana hati dan kebatinan publik. Ia menyarankan agar para menteri lebih banyak turun ke lapangan untuk melihat kritik atau masukan dari publik sebagai vitamin yang bisa menjadi pertimbangan untuk melakukan perubahan kebijakan lebih baik.

    Dampak pada Citra Rezim Prabowo

    Menurut Masduki, pernyataan Natalius Pigai dapat memperburuk citra dari pemerintahan Prabowo. Seharusnya, kritik diterima sebagai vitamin untuk melakukan perbaikan, termasuk memitigasi pelanggaran HAM dari program pemerintah, khususnya MBG.

    Penjelasan dari Menteri HAM

    Menteri HAM, Natalius Pigai, menilai pihak yang ingin meniadakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Merah Putih sebagai pihak yang menentang HAM. Ia menyatakan bahwa dalam konteks HAM, pemerintah melakukan makan bergizi gratis, pendidikan gratis, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, perumahan, kampung nelayan, dan swasembada pangan, yang sejalan dengan HAM.

    Ia menegaskan bahwa kritik untuk perbaikan layanan diperbolehkan, tetapi upaya menghapus program yang menyangkut hak dasar masyarakat tidak dapat dibenarkan. Natalius Pigai juga menyebut program MBG merupakan bagian dari komitmen yang selaras dengan dorongan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk harapan UNICEF terkait pemenuhan gizi, pendidikan, dan kesehatan anak.

    Penutup

    Perdebatan ini menunjukkan pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi isu-isu sosial yang kompleks. Kritik dari mahasiswa dan akademisi harus dianggap sebagai bentuk partisipasi demokratis yang dapat membantu meningkatkan kualitas kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Dengan demikian, setiap pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan sistem yang lebih adil dan transparan bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?