Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Tuesday, 20 October 2026
Trending
  • Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan
  • Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus
  • Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI
  • Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen
  • Apakah mobil hybrid perlu di cas? Ini jawaban dan fakta lengkapnya!
  • Prediksi skor LASK Linz vs Liverpool: The Reds siap pesta gol di Raiffeisen Arena!
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pembongkaran Tiang Monorel dan Penataan Kawasan Rasuna Said Selesai dalam Delapan Bulan
Nasional

Pembongkaran Tiang Monorel dan Penataan Kawasan Rasuna Said Selesai dalam Delapan Bulan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 January 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Proses Pembongkaran Tiang Monorel di Jalan Rasuna Said

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai melakukan pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026). Pembongkaran tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan Rasuna Said. Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan pekerjaan ini dapat selesai dalam delapan bulan atau pada September 2026.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan pengadaan untuk mencari pelaksana proyek pembongkaran tiang monorel dan penataan Jalan Rasuna Said. Heru mengungkapkan bahwa proses pengadaan masih berjalan dan belum ada kepastian siapa yang akan menjadi pemenang. Ia menyebutkan bahwa saat ini, pekerjaan pembongkaran masih dilakukan oleh Satgas Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta. Namun, nantinya pekerjaan tersebut akan diserahkan kepada pihak ketiga.

Heru berharap, pemenang pengadaan proyek tersebut dapat diketahui dalam pekan depan. Dengan begitu, proses pekerjaan bisa dilakukan secara optimal sesuai target yang ditentukan. Jika hingga minggu depan belum ada pemenang, maka prosesnya mungkin sedikit terlambat. Namun, ia menegaskan bahwa waktu yang telah ditetapkan adalah delapan bulan.

Meski demikian, Heru berkomitmen agar pekerjaan penataan kawasan Rasuna Said dapat rampung lebih cepat dari target yang ditentukan. Hal ini dilakukan agar tidak terlalu mengganggu pengguna jalan di kawasan tersebut.

Jumlah Tiang Monorel yang Harus Dibongkar

Heru menjelaskan bahwa terdapat 109 tiang monorel yang harus dibongkar di kawasan Rasuna Said. Sebagian dari tiang tersebut masih berupa besi, tetapi beberapa lainnya sudah diikat dengan beton. Saat ini, pihaknya melakukan pemotongan besi terlebih dahulu, kemudian baru melanjutkan dengan pembongkaran beton.

Ia memastikan bahwa proyek pembongkaran tiang-tiang itu tidak akan menutup seluruh badan jalan di Rasuna Said. Penutupan hanya dilakukan di jalur lambat sekitar lokasi tiang yang sedang dibongkar. Sementara jalur cepat tetap bisa dilalui.

Jadwal Pekerjaan dan Pengaruh Terhadap Lalu Lintas

Pekerjaan pembongkaran tiang monorel juga dilakukan pada malam hari, tepatnya pada pukul 23.00-05.00 WIB. Dengan begitu, pekerjaan tersebut diharapkan tidak terlalu berdampak terhadap kemacetan lalu lintas.

Penataan Jalan dan Trotoar

Selain pembongkaran tiang monorel, pihaknya juga akan melakukan penataan jalan di Jalan Rasuna Said. Batas pemisah antara jalur cepat dan jalur lambat akan dihilangkan. Selain itu, tinggi jalan juga akan disamakan. Heru menjelaskan bahwa perbedaan tinggi antara jalur cepat dan jalur lambat mencapai sekitar 30 cm. Oleh karena itu, penataan jalan diperlukan agar kedua jalur tersebut memiliki ketinggian yang sama.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penataan trotoar di sepanjang jalan tersebut. Nantinya, trotoarnya akan ditata mengikuti kontur jalan agar lebih rapi dan nyaman digunakan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen

18 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?