Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 18 Mei 2026
Trending
  • Maxi Tour Boemi Nusantara Jelajahi Surga Wisata di Pintu Gerbang Sumatera Menuju Etape 3
  • Promo Asmo Kalbar di Bulan Mei, DP Mulai Rp900 Ribu
  • Data besar keanekaragaman hayati dan masa depan penelitian Indonesia
  • Kapal Perang Canggih Belanda Berlabuh di Surabaya, Kuatkan Maritim dan Ekonomi
  • Suami Tega Cekik Istri Hingga Tewas, Serahkan Diri ke Polisi
  • Rekam Jejak Roy Riady, Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun, Mantan JPU KPK 7 Tahun
  • Prediksi Skor Leverkusen vs Hamburger SV Bundesliga 16 Mei 2026 Pukul 20.30 WIB
  • Mahasiswa, JKA, Tukin, dan Pokir: Mengapa Kesehatan Rakyat yang Jadi Taruhan?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Peluang saham ESG ramah lingkungan menarik investasi asing
Nasional

Peluang saham ESG ramah lingkungan menarik investasi asing

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesia memiliki sejumlah saham yang dikenal ramah lingkungan dan terdaftar dalam berbagai indeks ESG (Environmental, Social, and Governance) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, sepanjang tahun 2025, kinerja saham-saham tersebut tergolong tidak memuaskan dibandingkan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Berdasarkan data BEI, indeks ESG Leaders (IDXESGL), yang terdiri dari 30 emiten dengan penilaian ESG yang baik, hanya menguat sebesar 2,87% pada tahun ini (year to date/ytd) ke level 151,25. Sementara itu, IHSG telah melonjak hingga 22,10% ytd ke level 8.644,25.

IDXESGL dirancang untuk mengukur kinerja harga saham dari perusahaan-perusahaan yang memiliki penilaian ESG yang kuat. Emiten-emiten yang masuk dalam indeks ini biasanya tidak terlibat dalam kontroversi signifikan, memiliki likuiditas transaksi yang baik, serta kinerja keuangan yang stabil.

Selain IDXESGL, indeks lain seperti SRI-KEHATI juga menunjukkan pertumbuhan yang rendah. Indeks ini hanya menguat sebesar 2,16% ytd. SRI-KEHATI merupakan indeks saham hijau yang dikelola Yayasan KEHATI bersama BEI, dan mengukur kinerja 25 perusahaan terbaik di Indonesia yang menerapkan prinsip investasi berkelanjutan.

Tidak hanya itu, indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders juga menjadi salah satu indeks yang paling jeblok di BEI. Indeks ini turun sebesar 1,78% ytd. IDX LQ45 Low Carbon Leaders bertujuan untuk mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portofolio sebesar minimal 50% dibandingkan dengan Indeks LQ45 sebagai parent index.

Menurut Abdul Azis Setyo Wibowo, analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, lesunya kinerja indeks ESG disebabkan oleh kinerja yang menurun dari sejumlah konstituen mereka. Beberapa saham besar, seperti bank jumbo, yang masuk ke dalam indeks ESG, mengalami penurunan signifikan.

Contohnya, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 17,05% ytd, PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) turun 10,96% ytd, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) turun 7,35% ytd. Selain itu, saham sektor konsumer yang juga masuk dalam indeks ESG juga melemah.

Harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) melemah 12,01% ytd, sedangkan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) turun 27,03% ytd.

Azis menjelaskan bahwa hal ini memengaruhi kinerja indeks ESG yang masih underperform. Ia juga menyebutkan bahwa faktor daya beli masyarakat yang masih rendah menjadi penyebab lesunya kinerja keuangan emiten bank jumbo. Sektor konsumer lainnya juga mengalami perlambatan kinerja keuangan.

“Ke depan diharapkan adanya pelonggaran kebijakan fiskal dan moneter yang menjadi angin segar sehingga bisa mendorong purchasing power dan dapat memberikan efek domino yang baik bagi sektor-sektor yang saat ini terpengaruh dari perlamabatan daya beli,” ujar Azis.

Meski ada tantangan, tren investasi saham-saham ramah lingkungan di masa depan memiliki prospek kuat. Permintaan dari investor asing dan generasi milenial-Gen Z terhadap instrumen investasi berkelanjutan semakin meningkat.

Saham-saham yang masuk dalam indeks ESG dipandang lebih menarik karena mencerminkan tata kelola yang baik dan risiko yang lebih rendah. Meskipun demikian, pergerakan harga tetap bergantung pada fundamental perusahaan.

Namun, indeks saham ramah lingkungan juga menghadapi beberapa tantangan. Kesadaran investor ritel yang masih rendah, keterbatasan produk ESG fund di pasar, serta perbedaan metodologi penilaian ESG yang membuat standar rating belum seragam.

Nafan Aji Gusti, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menambahkan bahwa faktor geopolitik juga memengaruhi permintaan terhadap saham-saham dengan spesifikasi komoditas tinggi.

“Akan tetapi, ya di sisi lain sebenarnya tren investasi ESG memiliki potensi yang prospektif,” kata Nafan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Indonesiadiscover.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Maxi Tour Boemi Nusantara Jelajahi Surga Wisata di Pintu Gerbang Sumatera Menuju Etape 3

18 Mei 2026

Kapal Perang Canggih Belanda Berlabuh di Surabaya, Kuatkan Maritim dan Ekonomi

18 Mei 2026

Ancaman Nyata Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026! Hiroshi Aoyama Bocorkan Bahaya yang Mengancam Mimpi Podiumnya

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Maxi Tour Boemi Nusantara Jelajahi Surga Wisata di Pintu Gerbang Sumatera Menuju Etape 3

18 Mei 2026

Promo Asmo Kalbar di Bulan Mei, DP Mulai Rp900 Ribu

18 Mei 2026

Data besar keanekaragaman hayati dan masa depan penelitian Indonesia

18 Mei 2026

Kapal Perang Canggih Belanda Berlabuh di Surabaya, Kuatkan Maritim dan Ekonomi

18 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?