Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Oknum TNI Diduga Pukul Pendaki Gunung Lewotobi di Flores Timur
Hukum

Oknum TNI Diduga Pukul Pendaki Gunung Lewotobi di Flores Timur

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 March 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penganiayaan oleh Oknum TNI terhadap Warga Desa Boru

Beberapa waktu lalu, dua warga Desa Boru di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, yaitu F dan R, mengalami penganiayaan oleh oknum anggota TNI. Kedua korban ini merupakan penyintas dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Kejadian tersebut menimbulkan kekecewaan dan ketakutan di kalangan masyarakat setempat.

Kronologi Kejadian

Korban F menceritakan bahwa kejadian bermula ketika dirinya dan R diminta oleh S untuk mengangkut kelapa di kebun milik S di Padang Pasir, Kecamatan Wulanggitang pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 12.30 Wita. Setibanya di lokasi, keduanya mengambil dan menghitung kelapa yang telah dikumpulkan oleh S. Totalnya sebanyak 95 buah kelapa.

Setelah itu, keduanya kembali menanyakan kepada S apakah masih ada buah kelapa. S menyampaikan bahwa masih ada beberapa buah kelapa, namun belum terkumpul. F dan R menawarkan diri untuk membelinya. S pun setuju. Mereka mengambil kelapa tersebut berjumlah 20 buah, kemudian bergegas pulang.

Di tengah perjalanan pulang, keduanya berpapasan dengan seorang pria dewasa. Pria itu menanyakan dari mana buah kelapa tersebut. Keduanya menjawab bahwa kelapa tersebut dibeli dari S. Pria itu pun melanjutkan perjalanannya.

F mengungkapkan, saat itu S tiba-tiba emosi dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada keduanya. “Tampak wajahnya penuh ketakutan sambil berkata dengan nada kasar kenapa kamu menyebut nama saya. Kami pun semakin kebingungan melihat tingkah laku S. Karena kami datang sebagai pembeli,” ungkapnya.

S kemudian meminta keduanya untuk membeli karpet lantai di kios. Karpet lantai itu kemudian diantar ke rumah S di desa Hokeng Jaya. Setelah itu, keduanya pulang antar kelapa ke rumah di Dusun Podor, Desa Boru.

Dipanggil ke Koramil, Dituduh Mencuri Kelapa

Pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 15:30 Wita, F dan R dipanggil oleh seorang Babinsa berinisial N untuk segera ke Koramil 1624/06 Boru. Setelah sampai ke Koramil, mereka dipanggil lagi oleh anggota Babinsa yang lain berinisial RL.

Saat itu, RL langsung menuduh keduanya telah mencuri buah kelapa. Tanpa banyak bertanya, RL memukul keduanya menggunakan selang di bagian punggung hingga lebam. “Seakan-akan kami yang mencuri. Kami sedikitpun tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan kronologis kejadian.”

“Jika kami diberi kesempatan, maka sebenarnya adalah kami sebagai pembeli kelapa bukan pencuri seperti yang dituduhkan. Sebagai bukti kami telah menyerahkan uang sebesar Rp180.000 kepada S,” sambung F.

Usai Dianiaya, Dipaksa Membayar Rp 10 Juta

RL terus memaksa keduanya untuk menemui seorang bapak. Namun, keduanya tidak mengenali sosok yang dimaksud oleh RL. Bahkan, keduanya dipaksa membayar ganti rugi sebesar Rp10 juta.

“Kami pun semakin bingung, tertekan dan ketakutan karena kami teraniaya dan tidak bersalah sama sekali. Kami sangat menyayangkan atas sikap oknum TNI yang tidak manusiawi ini,” tandasnya.

Respons Komandan Kodim

Komandan Kodim (Dandim) 1624/Flores Timur, Letkol Inf Erly Merlian, menyatakan akan segera menelusuri adanya dugaan penganiayaan tersebut. Ia menegaskan, jika terbukti melakukan penganiayaan akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Saya akan telusuri dan saya minta Danramil untuk selesaikan,” ujar Erly, saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Dikhianati Poligami, Istri Sah Peluk Erat Suami Sambil Menangis

3 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?