Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 24 Agustus 2026
Trending
  • Gen Z Siap Menikah? Expo Pernikahan yang Seru Seperti Belanja, Catat Tanggalnya
  • Merdeka dalam Dunia Digital
  • Shio Beruntung Besok: Naga, Ular, Kuda, dan Kambing
  • Perayaan Menarik di Bali 21 Agustus 2026, Mulai dari Festival Musik hingga Tanah Lot Art and Food Festival
  • HUT ke-81 Maluku, Gubernur Lewerissa: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
  • Profil Ruben Onsu, Mantan Suami Sarwendah yang Terlibat Kasus Penipuan
  • Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK, 5 Kali Menjadi Dosen Berprestasi
  • Jadwal Liga Italia 2026/27, Update Terkini AS Roma Hadapi Fiorentina
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Gen Z Siap Menikah? Expo Pernikahan yang Seru Seperti Belanja, Catat Tanggalnya
Ragam

Gen Z Siap Menikah? Expo Pernikahan yang Seru Seperti Belanja, Catat Tanggalnya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Agustus 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Tren Pernikahan di Kalangan Generasi Muda

Pernikahan kini tidak lagi identik dengan kegiatan yang rumit dan melelahkan. Bagi pasangan muda, proses perencanaan pernikahan semakin difokuskan pada kepraktisan, ketenangan, dan estetika. Konsep inilah yang ingin dihadirkan oleh TOPENG The Event melalui acara Let’s Get Married, sebuah pameran pernikahan yang akan berlangsung di DP Mall Semarang pada 21-23 Agustus 2026.

Konsep Wedding Shopping Experience

Let’s Get Married mengusung konsep unik yang disebut Wedding Shopping Experience. Calon pengantin dapat memilih berbagai kebutuhan pernikahan layaknya sedang berbelanja di pusat perbelanjaan. Mulai dari membandingkan layanan dan harga vendor, berkonsultasi langsung, hingga mencari penawaran yang sesuai dengan kebutuhan, semua bisa dilakukan dalam satu lokasi.

Lokasi pameran dipilih sebagai pusat perbelanjaan karena dinilai lebih mudah dijangkau dan sesuai dengan gaya hidup generasi Z yang menginginkan proses perencanaan pernikahan yang praktis dan modern.

Pendekatan untuk Generasi Z

Owner TOPENG The Event, Evelyne Joyce, menjelaskan bahwa konsep ini sengaja dibuat untuk mendekatkan wedding exhibition dengan gaya hidup generasi Z. “Konsepnya adalah buat Gen Z kayak kita shopping. Jadi paper bag supaya kayak anak-anak tuh kan enggak mau kayak datang ke gedung, maunya yang modis apa, yang keren apa,” ujarnya.

Menurut Evelyne, meskipun kebutuhan yang ditawarkan tetap serupa dengan pameran pernikahan lainnya, pengalaman pengunjung dibuat lebih santai, modern, dan tetap memperhatikan sisi estetika. “Penginnya kan Gen Z itu maunya kan kayak simpel. Simpel kayak aku mau belanja,” tambahnya.

Beragam Vendor dan Tema Pameran

Pameran ini juga menghadirkan lebih dari 50 vendor yang mencakup berbagai kebutuhan pernikahan, mulai dari venue, hotel, dekorasi, wedding organizer, bridal, jas, wedding cake, souvenir, undangan, musik dan hiburan, foto, video, hingga wedding stylist.

Vendor tidak hanya ditampilkan secara terpisah, tetapi dikelompokkan berdasarkan tema agar calon pengantin dapat melihat gambaran konsep pernikahan secara utuh. “Untuk wedding ini setiap grup itu ada empat konsepnya. Jadi nanti bisa melihat dekorasi dengan empat tema,” jelas Evelyne.

Inspirasi Busana dan Penawaran Menarik

Selain mencari vendor, pengunjung juga dapat memperoleh inspirasi busana melalui fashion show bridal dan groom collection yang akan menampilkan koleksi pernikahan. Di sisi penawaran, pameran ini juga menyiapkan sejumlah program transaksi, seperti cashback hingga Rp20 juta untuk transaksi dengan vendor tertentu, hadiah logam mulia dalam program tertentu, serta wedding ring sebagai hadiah utama.

Sajian kuliner kekinian juga disiapkan untuk membuat suasana pameran lebih kasual dan dekat dengan karakter pengunjung muda. Evelyne menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membuat wedding exhibition tidak terasa seperti kegiatan formal.

Tren Pernikahan yang Berkembang

Di tengah perubahan gaya pasangan muda dalam mempersiapkan pernikahan, tren pesta pernikahan juga semakin mengarah pada konsep yang personal dan mencerminkan karakter pasangan. Dekorasi dengan gaya elegan, modern, dan timeless, penggunaan elemen natural, undangan digital, visual LED, hingga dokumentasi sinematik menjadi sejumlah tren yang diperkirakan terus berkembang.

Pengalaman tamu juga semakin diperhatikan melalui konsep interactive corner, hiburan, dan pelayanan yang lebih personal. Evelyne menambahkan bahwa pernikahan tidak lagi sekadar soal kemewahan atau besarnya pesta, tetapi bagaimana pasangan dapat menciptakan pengalaman yang sesuai dengan cerita dan karakter mereka.

Tujuan Pameran

Let’s Get Married dirancang bukan hanya sebagai tempat melihat-lihat vendor, tetapi juga membantu calon pengantin mendapatkan inspirasi, membandingkan pilihan, hingga menentukan kebutuhan pernikahan dalam satu kali kunjungan. Dengan konsep tersebut, pasangan yang datang diharapkan tidak sekadar pulang membawa brosur, tetapi juga membawa gambaran yang lebih jelas mengenai pernikahan yang ingin mereka wujudkan.

Target Transaksi dan Kepuasan Pengunjung

Selain menghadirkan pengunjung, penyelenggara juga memasang target agar kehadiran calon pengantin di pameran berujung pada transaksi. Evelyne mengatakan, setiap vendor diharapkan dapat memperoleh sekitar 10 hingga 15 calon pelanggan potensial setiap harinya selama pameran berlangsung.

Target tersebut menjadi salah satu fokus utama penyelenggara karena keikutsertaan vendor dalam sebuah pameran juga membutuhkan biaya. Karena itu, pameran tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan eksposur atau branding vendor, tetapi juga mempertemukan mereka dengan calon pelanggan yang memang sedang mempersiapkan pernikahan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Merdeka dalam Dunia Digital

24 Agustus 2026

Perayaan Menarik di Bali 21 Agustus 2026, Mulai dari Festival Musik hingga Tanah Lot Art and Food Festival

24 Agustus 2026

Shio Beruntung Besok: Naga, Ular, Kuda, dan Kambing

24 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Gen Z Siap Menikah? Expo Pernikahan yang Seru Seperti Belanja, Catat Tanggalnya

24 Agustus 2026

Merdeka dalam Dunia Digital

24 Agustus 2026

Shio Beruntung Besok: Naga, Ular, Kuda, dan Kambing

24 Agustus 2026

Perayaan Menarik di Bali 21 Agustus 2026, Mulai dari Festival Musik hingga Tanah Lot Art and Food Festival

24 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?