Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 10 April 2026
Trending
  • BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana
  • JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno
  • Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?
  • Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular
  • Sinyal Kuat Timnas Indonesia: Dua Bintang Luar Negeri Bergabung dengan FCV Dender
  • Makna Nama Anak AHY dan Annisa Pohan: Filosofi Kuat Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
  • Tumpukan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Ganggu Pengunjung
  • 5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Nuh: Miftachul Akhyar Telah Memaafkan Yahya Staquf
Nasional

Nuh: Miftachul Akhyar Telah Memaafkan Yahya Staquf

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf akhirnya mendapatkan maaf dari Rais Aam Miftachul Akhyar. Keputusan ini menjadi penutup bagi konflik internal PBNU antara kubu Rais Aam dan Yahya Staquf yang berlangsung cukup panjang.

Menurut Muhammad Nuh, Katib Aam PBNU, Rais Aam telah memberikan maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh Ketua Umum PBNU tersebut. Kesalahan tersebut terkait dengan pengundangan Peter Berkowitz, seorang peneliti pro-Israel, sebagai narasumber dalam acara Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama di Jakarta pada 15-16 Agustus 2025.

“Rais Aam dan Wakil Rais Aam juga menyampaikan sikap kebesaran jiwa dengan memberikan maaf atas permohonan maaf Ketua Umum PBNU,” ujar Nuh dalam keterangan tertulis, pada Kamis, 25 Desember 2025.

Nuh menegaskan bahwa pemberian maaf dari jajaran Syuriyah kepada Yahya Staquf merupakan bagian dari tradisi NU yang mengedepankan akhlak, tabayun, dan penyelesaian masalah secara bijaksana. Keputusan untuk memaafkan kesalahan Yahya, kata dia, juga datang dari kebutuhan keberlangsungan organisasi.

“Semangat yang dibangun adalah kebersamaan dan menjaga keutuhan organisasi,” ujar Nuh.

Sebelumnya, Yahya dinilai melanggar anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan Peraturan Perkumpulan NU karena menghadirkan peneliti pro-Israel tersebut. Jajaran Syuriah lantas menggelar rapat harian di Hotel Aston, Jakarta, pada 20 November 2025. Hasil rapat itu adalah meminta Yahya mengundurkan diri dari jabatan ketua umum dalam waktu tiga hari.

Yahya menolak permintaan tersebut hingga Syuriah memutuskan mencopotnya dari jabatan ketua umum pada 26 November 2025. Syuriyah bahkan mengangkat Penjabat Ketua Umum PBNU Zulfan Mustofa untuk menggantikan Yahya.

Yahya menentang pemecatan tersebut. Ia menilai pemecatan itu bertentangan dengan AD/ART organisasi. Yahya lantas merotasi posisi Saifullah Yusuf dari jabatan Sekretaris Jenderal ke Ketua PBNU bidang Pendidikan, Hukum, dan Media pada 28 November 2025. Lalu kubu Yahya menunjuk Amin Said Husni sebagai sekretaris jenderal.

Rentetan konflik itu membuat sesepuh NU dan Mustasyar PBNU menginisiasi serangkaian pertemuan di sejumlah pesantren, seperti di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri; Pesantren Tebuireng Jombang; hingga Musyawarah Kubro di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada 21 Desember 2025. Hasil musyawarah kubro itu merekomendasikan islah kedua kubu serta pelaksanaan muktamar.

Selanjutnya, jajaran Syuriyah menginisiasi rapat konsultasi di Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis, 25 Desember 2025. Rapat konsultasi ini dihadiri oleh jajaran Syuriyah, Mustasyar, pengurus Tanfidziyah termasuk Yahya Staquf, hingga para kiai sepuh Nahdlatul Ulama. Hasil rapat konsultasi ini menyepakati akan segera menggelar muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Seusai rapat konsultasi, Miftachul Akhyar dan Yahya Staquf bertemu dihadapan para kiai NU.

Muhammad Nuh melanjutkan, kesepakatan untuk segera menggelar muktamar merupakan upaya menjaga ketertiban organisasi dan keutuhan umat. Rencana muktamar ke-35 itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang diatur dalam AD/ART organisasi.

Rencana pelaksanaan muktamar dalam waktu dekat ini juga berarti akan mempercepat pelaksanaan forum tertinggi di Nahdlatul Ulama tersebut. Jika merujuk masa jabatan Yahya Staquf periode 2021-2026, muktamar akan digelar pada akhir 2026 atau di awal 2027.

“Langkah-langkah teknis akan disiapkan oleh PBNU agar pelaksanaan muktamar dapat berlangsung tertib, sah, dan bermartabat,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Nuh berharap seluruh anggota NU dan jajaran pengurus di semua tingkatan menjaga suasana kondusif sembari mempersiapkan muktamar. Ia juga meminta warga NU mempercayakan proses pergantian kepemimpinan di PBNU kepada mekanisme yang telah disepakati bersama.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang

7 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?

7 April 2026

Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular

7 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?