Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Langkah Besar Dedi Mulyadi: Rekrutmen Lulusan SD Jadi Tenaga Teknis
    Politik

    Langkah Besar Dedi Mulyadi: Rekrutmen Lulusan SD Jadi Tenaga Teknis

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 April 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Visi Kepemimpinan yang Berbeda

    Dalam suasana silaturahmi minggu kedua Syawal 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri apel pagi di Gedung Sate, Senin (30/3/2026). Dalam pidatonya, ia menegaskan visi kepemimpinan baru yang tidak konvensional bagi masa depan Provinsi Jawa Barat (Provinsi Jabar).

    Dedi Mulyadi menekankan bahwa pembangunan harus teknis dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menyatakan komitmennya untuk menjadi Gubernur yang keluar dari sekat-sekat kantor dan lebih memilih hadir di pinggir kali, pantai, hingga hutan demi menyerap kebutuhan riil masyarakat.

    Filosofi Manajemen Sunda “Pokpek Trak” menjadi dasar dari visi tersebut. Pokpek Trak berarti kerja nyata di atas kata-kata. Dedi Mulyadi mendorong untuk lebih mengutamakan pekerjaan teknis daripada sekadar diskusi akademis yang imajinatif.

    Rekrutmen Tenaga Lapangan

    Salah satu poin paling mengejutkan dalam pidato Dedi Mulyadi adalah rencana rekrutmen besar-besaran tenaga teknis lapangan pada tahun 2026-2027. Ia menyoroti kebutuhan pemerintah yang seharusnya memprioritaskan tenaga teknis lapangan.

    Contoh yang diberikan adalah pengelolaan saluran air atau irigasi di Jawa Barat. Selama 4 tahun terakhir, tidak ada kemarau panjang, sehingga pengelolaan irigasi sangat diperlukan. Namun, Dedi Mulyadi menyayangkan bahwa pengelolaan irigasi itu kini telah kehilangan ‘kalcer’.

    Menurutnya, saat ini para tukang di lapangan tak lagi digunakan karena pemerintah lebih terpaku pada standar pendidikan. Padahal, para tukang pengelola irigasi tersebut meski hanya tamatan SD bisa bekerja baik dan sangat diandalkan.

    Prioritas Teknis Daripada Gelar

    Gubernur Jabar itu blak-blakan menyatakan bahwa pemerintah terlalu terjebak pada stratifikasi pendidikan (S1-S3) sehingga mengabaikan urusan teknis di lapangan. “Kita memiliki banyak doktor di kantor, tapi tidak ada yang bisa memperbaiki lampu jalan (PJU),” ujar Dedi Mulyadi.

    Untuk itu, Dedi Mulyadi mengusulkan pembentukan Divisi Kebersihan dan Infrastruktur yang tidak mensyaratkan ijazah sekolah, bahkan bagi mereka yang tidak lulus SD, selama memiliki keterampilan dan kemauan untuk bekerja nyata seperti menyapu jalan atau mengelas.

    Nantinya para tenaga teknis lapangan ini dijanjikan gaji yang layak, yakni sekitar Rp4,2 juta per bulan, demi menjamin kesejahteraan mereka. “Jadi saya ingin rekrutmen 2026-2027 dengan jumlah besar, tapi inginnya tenaga yang dibutuhkan di lapangan untuk efisiensi,” ujar Dedi Mulyadi.

    Struktur Organisasi yang Lebih Efisien

    Dedi Mulyadi mengungkap kebijakan tersebut nantinya akan berdampak pada manajemen kinerja di Pemprov Jabar. Ia ingin tenaga substansi sedikit dan tenaga teknis lapangan yang diperbanyak. “Jadi nanti di manajemen itu harus sedikit yang nyuruh banyak yang kerja,” ujarnya.

    Ia mencontohkan terkait pemeliharaan jalan yang selama ini ditangani kontraktor yang cenderung lebih panjang prosesnya. Ia mengusulkan agar pemeliharaan jalan rutin pun dapat ditangani tenaga teknis lapangan.

    Strategi Pengembangan Pariwisata

    Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya penataan kawasan yang estetik dengan ikon lokal seperti penggunaan injuk agar mampu menarik wisatawan domestik secara masif. Menurutnya strategi tersebut terbukti membuahkan hasil unik, di mana rakyat kini berperan menjadi “agen promosi” gratis melalui media sosial.

    “Hari ini pemda tidak mengeluarkan duit untuk menceritakan keberhasilan pembangunan, tetapi rakyat yang menceritakannya dan mereka mendapatkan penghasilan sebagai content creator,” ungkapnya.

    Gebrakan di Bidang Tenaga Kerja

    Dedi Mulyadi menegaskan mengutamakan kerja nyata di lapangan. Ia menekankan pembangunan harus teknis yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia juga berencana melakukan rekrutmen besar-besaran tenaga lapangan seperti pengelola irigasi, tukang las, dan petugas kebersihan yang tidak menyaratkan ijazah formal.

    Ia menyatakan bahwa tenaga kerja yang banyak direkrut terpaku pada stratifikasi pendidikan seperti lulusan SMA hingga S1, namun kinerjanya hanya berupa laporan foto ke atasan tanpa terjun langsung ke lapangan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?