Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Kronologi Protes WNA Selandia Baru di Gili Trawangan, Cabut Kabel dan Rusak Alat Ibadah
    Politik

    Kronologi Protes WNA Selandia Baru di Gili Trawangan, Cabut Kabel dan Rusak Alat Ibadah

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Kekerasan di Musala Gili Trawangan

    Pada hari Kamis malam (19/2/2026), sebuah kejadian tidak terduga terjadi di musala Gili Trawangan. Miranda Lee, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Selandia Baru, tiba-tiba mengamuk dan menyebabkan ketegangan antara warga setempat dan pengunjung.

    Kejadian Awal yang Memicu Ketegangan

    Saat warga sedang melakukan tadarus Alquran di dalam musala, Miranda Lee masuk secara mendadak dan langsung marah-marah. Ia mencabut kabel mikrofon yang digunakan oleh warga untuk beribadah. Tindakan ini memicu emosi warga setempat yang kemudian mencoba melerai situasi.

    Namun, Miranda Lee tidak hanya menolak untuk menjelaskan tindakannya, tetapi justru melawan dengan cara yang kasar. Ia menyerang beberapa warga hingga melukai salah satu dari mereka. Bahkan, ia merebut handphone milik warga dan mengancam dengan parang, yang membuat situasi semakin memanas.

    Tindakan Aparat dan Pemahaman tentang Tradisi Ibadah

    Setelah kejadian tersebut, aparat kepolisian turun tangan untuk menenangkan situasi dan mengamankan pelaku. Menurut informasi yang diperoleh, Miranda Lee sudah lama tinggal di Gili Trawangan bersama orang tuanya. Namun, ia tampaknya tidak memahami tradisi ibadah Ramadan yang biasa dilakukan oleh warga setempat.

    Menurut Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, kejadian ini terjadi sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu, warga sedang melakukan tadarus di musala. Tindakan Miranda Lee yang spontan membuat warga merasa terganggu dan emosional.

    Husni menjelaskan bahwa dalam aturan bulan puasa di Gili Trawangan, penggunaan speaker atau toa diperbolehkan hingga pukul 24.00 Wita. Setelah waktu tersebut, warga harus menggunakan speaker bawah atau dalam. Aturan ini juga berlaku bagi kafe yang menggelar acara selama bulan puasa.

    Penjelasan dan Edukasi untuk WNA

    Setelah kejadian, aparat kepolisian dan pihak desa melakukan edukasi kepada Miranda Lee agar lebih memahami tradisi dan kebiasaan warga setempat. Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Polisi Edy Murbowo, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk menjaga toleransi beragama di wilayah tersebut.

    Dia menekankan pentingnya pemahaman dan edukasi terhadap para wisatawan, terutama yang berasal dari luar negeri. Menurutnya, warga setempat harus memberikan penjelasan tentang tradisi ibadah Ramadan yang biasa dilakukan di Lombok, termasuk tadarus Alquran yang dilakukan hingga pukul 24.00 Wita.

    Tindakan Lanjutan dan Pemantauan

    Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, menyatakan bahwa pihaknya masih terus memantau situasi pasca-kejadian. Ia juga meminta para pengelola hotel, resort, dan lainnya untuk memberikan informasi edukasi kepada tamu mereka mengenai kebiasaan dan tradisi di Trawangan.

    Selain itu, Kapolres diminta untuk berkordinasi dengan takmir masjid, kepala lingkungan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna menjaga toleransi beragama. Hal ini dilakukan agar ibadah dapat tetap dilaksanakan tanpa menimbulkan komplain dari pihak lain.

    Kesimpulan

    Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak, baik warga setempat maupun para pendatang, untuk saling memahami dan menghormati tradisi serta kebiasaan yang ada. Dengan edukasi yang tepat, diharapkan insiden serupa tidak terulang lagi di masa depan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?