Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 6 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Korban tewas bencana Sumatera naik menjadi 1.135 jiwa
Nasional

Korban tewas bencana Sumatera naik menjadi 1.135 jiwa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perkembangan Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatera

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi Sumatera kembali meningkat. Berdasarkan data terbaru per Kamis, 25 Desember 2025, total korban jiwa mencapai 1.135 orang.

Jumlah tersebut naik enam orang dari pendataan sebelumnya, yaitu 1.129 orang. Dari total korban, Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yaitu sebanyak 503 orang. Di Provinsi Sumatera Utara, tercatat 371 jiwa meninggal, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, jumlah korban jiwa mencapai 261 orang. Selain itu, sebanyak 173 orang masih dinyatakan hilang.

“Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan operasi pencarian,” ujar Abdul dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta pada Kamis, 25 Desember 2025.

Selain korban jiwa, ratusan ribu orang juga masih berada di posko pengungsian yang tersebar di 52 kabupaten atau kota di tiga provinsi tersebut. “Jumlah pengungsi saat ini sebanyak 489.864 jiwa,” tambahnya.

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November lalu juga menyebabkan kerusakan pada ribuan infrastruktur. BNPB mencatat lebih dari 157 ribu rumah mengalami kerusakan. Selain itu, sebanyak 1.900 fasilitas umum yang tersebar di tiga provinsi tersebut mengalami kerusakan. Ratusan fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, gedung perkantoran, hingga jembatan juga tercatat rusak.

Langkah Pemerintah dalam Penanganan Bencana

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah akan segera membangun rumah hunian sementara dan hunian tetap bagi korban terdampak bencana Sumatera. Dia mengklaim pemerintah memiliki anggaran dan sudah disiapkan untuk pembangunan hunian tersebut.

Selain itu, Prabowo berencana segera membentuk badan atau satuan tugas (satgas) rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana di Sumatera. Dia menegaskan bahwa situasi penanganan bencana masih terkendali. “Kami sudah kerahkan untuk penanganan. Ini tiga provinsi dari total 38 provinsi, jadi situasi terkendali. Saya monitor terus,” ujar dia.

Upaya Pemulihan dan Rehabilitasi

Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk pemulihan dan rehabilitasi pasca-bencana. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, seperti tempat tinggal, air bersih, dan layanan kesehatan. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak agar dapat kembali berfungsi secara optimal.

Tim evakuasi dan bantuan darurat terus bekerja keras untuk mencari korban yang belum ditemukan dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. Kerja sama antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat juga sangat penting dalam memastikan proses pemulihan berjalan lancar.

Dalam beberapa minggu mendatang, pemerintah akan terus memantau kondisi daerah-daerah yang terkena dampak bencana dan menyesuaikan strategi penanganan sesuai dengan kebutuhan aktual. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?