Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Gempa Bumi Mengguncang Sulawesi Tenggara Pagi Ini
  • JPU Soroti Argumen Rocky Gerung di Sidang Chromebook
  • 5 Kritik Sosial Tersembunyi dalam My Royal Nemesis
  • Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?
  • Mengapa Venus Disebut Neraka Tata Surya?
  • Penitipan 12 Bayi di Rumah Bidan Yogyakarta, Hasil Hubungan Luar Nikah Tanpa Izin
  • Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026
  • Rosa Sofi Meninggal Sebelum Wisuda, Kecelakaan Saat Akan Donorkan Darah untuk Teman, Diwakili Ibu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Komentar Exco PSSI soal kerusuhan Persijap vs Persis Solo: Suporter lupa tragedi Kanjuruhan
Olahraga

Komentar Exco PSSI soal kerusuhan Persijap vs Persis Solo: Suporter lupa tragedi Kanjuruhan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kerusuhan Suporter dalam Laga Persijap Jepara vs Persis Solo

Pertandingan antara Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor 0-0. Namun, laga tersebut justru menjadi sorotan karena terjadinya kerusuhan yang melibatkan suporter kedua tim. Kericuhan ini tidak hanya terjadi di dalam stadion, tetapi juga meluas hingga ke luar area stadion.

Pemicu Kerusuhan

Keributan dipicu oleh saling ejek dan lempar benda di tribun, yang kemudian memicu bentrok antarpendukung di luar stadion selama sekitar 30 menit. Beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan, sementara beberapa kendaraan milik suporter juga dilaporkan rusak.

Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, menyampaikan penyesalannya atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa larangan suporter tandang ditetapkan demi keselamatan semua pihak.

“Kadang para suporter seakan lupa dengan tragedi seperti Kanjuruhan dan kejadian-kejadian lainnya. Padahal kami sudah menetapkan larangan suporter tandang, tetapi masih saja dilanggar,” ujar Arya.

Ia menjelaskan bahwa meskipun pernah ada pertandingan yang berlangsung aman meskipun dihadiri oleh suporter tim tamu, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka kembali kebijakan suporter tandang.

“Ini menyangkut nyawa. Kita ingin para suporter ingat bahwa ketika masuk stadion dengan aman, harus keluar juga dengan aman. Tidak perlu ada korban lagi,” tegasnya.

Kronologi Kerusuhan

Pertandingan derbi Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini Stadium, Kamis (5/3/2026) malam, berlangsung panas. Laga yang berakhir imbang 0-0 tersebut tidak hanya menyuguhkan duel sengit di lapangan, tetapi juga diwarnai kericuhan antar-suporter di tribun hingga area luar stadion.

Situasi memanas setelah pertandingan berakhir dan memicu bentrokan antar-suporter. Keributan yang berlangsung cukup lama itu bahkan berdampak pada keamanan pemain serta official tim tamu.

Ketegangan di tribun sebenarnya sudah terasa sejak babak pertama. Suporter di tribun barat terdengar melontarkan nyanyian serta kalimat bernada provokatif selama pertandingan berlangsung. Situasi semakin memanas ketika pagar pembatas yang memisahkan tribun suporter Solo dan tribun VIP nyaris roboh.

Ketegangan sempat terjadi menjelang akhir babak pertama, tetapi petugas keamanan berhasil meredam situasi sehingga pertandingan dapat dilanjutkan. Memasuki babak kedua, kondisi sempat terlihat aman. Namun suasana kembali memanas ketika suara provokasi kembali terdengar sekitar menit ke-70.

Aksi Saling Lempar Benda

Ketegangan akhirnya memuncak ketika pertandingan memasuki menit ke-80. Di sudut tribun barat sisi selatan, suporter mulai terlibat aksi saling lempar benda. Botol minuman hingga petasan dilaporkan melayang di area tribun dan beberapa kali terdengar letusan.

Kericuhan sempat mereda ketika pertandingan berakhir, namun kembali memanas saat suporter tuan rumah hendak menyanyikan lagu kebanggaan Laskar Kalinyamat. Keributan kemudian berlanjut hingga ke pintu keluar stadion sisi barat. Suporter tuan rumah dilaporkan mencegat pendukung Persis Solo sehingga bentrok tidak terhindarkan.

Aksi saling lempar batu, kayu, dan botol minuman berlangsung sekitar 30 menit dan menyebabkan sejumlah fasilitas stadion mengalami kerusakan.

Dampak pada Tim Tamu

Kericuhan tersebut juga berdampak pada tim Persis Solo. Para pemain dan official tim tamu terpaksa bertahan di dalam stadion selama beberapa jam karena kondisi di luar stadion belum aman.

Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, membenarkan bahwa tim diminta tetap berada di stadion sampai situasi kondusif. Ia mengatakan pihak manajemen menerima laporan bahwa tim tidak bisa meninggalkan stadion karena kondisi keamanan belum memungkinkan.

“Betul betul, manajemen dapat laporan kalau tim kemarin tertahan di stadion karena situasi tidak kondusif di sekitaran stadion kemudian tim diminta untuk stay di dalam stadion sampai kondisi kondusif,” ujar Ginda.

Menurutnya, kondisi baru benar-benar aman beberapa jam kemudian. “Kondisi kondusif baru terjadi jam 03.30 kurang lebih dan para pemain baru bisa kembali ke hotel,” tambahnya.

Meski tertahan cukup lama di stadion, ia memastikan seluruh pemain dan official dalam kondisi aman. “Kalau dari tim aman sih,” kata dia.

Tunggu Keputusan Operator Liga

Setelah situasi dinyatakan aman, rombongan Persis Solo akhirnya meninggalkan stadion dan kembali ke hotel sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Solo pada pagi hari. Manajemen Persis Solo juga berencana menggelar pertemuan untuk membahas berbagai insiden yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

“Kita nunggu operator ya hari ini kita juga ngumpul di kantor terkait pertandingan semalam baik secara tim maupun secara penonton yang cukup banyak insiden yang terjadi di situ ya mungkin kita akan bertanya juga dan juga menunggu keputusan dari I league seperti apa,” pungkas Ginda.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Messi Dapati Tempat di Timnas Argentina Piala Dunia 2026

15 Mei 2026

Mbappe Mungkin Tinggalkan Madrid, Isu ke Liverpool Muncul Saat Reds Incar Estevao Chelsea

15 Mei 2026

Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Gempa Bumi Mengguncang Sulawesi Tenggara Pagi Ini

15 Mei 2026

JPU Soroti Argumen Rocky Gerung di Sidang Chromebook

15 Mei 2026

5 Kritik Sosial Tersembunyi dalam My Royal Nemesis

15 Mei 2026

Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?