Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 13 September 2026
Trending
  • Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan
  • Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru
  • Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!
  • Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan
  • Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ
  • Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat
  • Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah
  • Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Kisah Fernaldy Halim, Dokter Gigi yang Jadi Seniman Lukis Sepatu di Surabaya
Hobi

Kisah Fernaldy Halim, Dokter Gigi yang Jadi Seniman Lukis Sepatu di Surabaya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Awal Mula Kehidupan yang Berubah



Pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 lalu mengubah banyak rencana hidup seseorang. Bagi Fernaldy Halim, masa pembelajaran jarak jauh pada saat itu justru membuka jalan yang sama sekali berbeda. Dari seorang mahasiswa kedokteran gigi di Surabaya, Jawa Timur yang khawatir minim pengalaman klinis, ia bertransformasi menjadi pelukis sepatu dengan karya eksklusif yang kini menembus pasar sampai luar negeri.

Awalnya, Fernaldy merasa bahwa pengalaman kerja di bidang dokter gigi akan kurang jika tidak memiliki pengalaman langsung. Ia takut ketika lulus nanti, klinik-klinik akan menganggapnya sebagai “dokter angkatan Covid” yang kurang berpengalaman. Kegemarannya melukis menjadi titik awal. Dari kanvas, ia mulai menerima perhatian dari lingkar pertemanan hingga akhirnya terhubung dengan pelaku usaha custom sepatu.

Menjajaki Dunia Baru

“Nah, terus akhirnya saya cari cara supaya saya bisa merintis usaha di jalur lain selain dokter gigi untuk plan B-nya.” Awalnya, Fernaldy menggambar di kanvas terlebih dahulu, lalu melakukan reach out ke teman-teman yang bekerja di bidang custom sepatu. Ada salah satu teman yang memesan sepatu dari Jakarta, dan ini menjadi awal baginya untuk mencoba.

Pada tahun 2021, ia menjalani proses seleksi ketat untuk bergabung dengan usaha tersebut. Tantangan bukan hanya teknis, tetapi juga finansial. Harga cat yang cukup mahal menjadi kendala, terlebih ia masih seorang mahasiswa. Meski begitu, ia berhasil diterima dan mulai menyerap pengalaman langsung di lapangan.

Memilih Mandiri Saat Kondisi Berubah

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2023 menjadi fase penentuan. Pemilik usaha tempatnya bekerja melanjutkan studi ke luar negeri, sehingga volume pesanan menurun drastis. Akibatnya, pemasukannya pun turun. Fernaldy memutuskan untuk berdiri sendiri dan memulai usaha yang sama, dengan nama Dylukis Custom Service.

Dari jaringan pertemanan dan promosi sederhana di media sosial, meski hasilnya belum langsung terlihat. Titik balik datang saat ia beralih ke TikTok dan mengunggah konten secara konsisten. “Akhirnya ya saya mulai dengan konsisten, seminggu tiga kali upload-an sampai sekarang tiap hari ada,” ujar Fernaldy.

Tantangan dalam Menggambar Sepatu

Meski berbeda dengan kanvas, sepatu menuntut ketelitian tinggi. Jahitan, lipatan, dan bidang sempit menjadi tantangan tersendiri. “Kalau di sepatu ini benar-benar challenge-nya harus detail kecil-kecil,” tambahnya.

Namun, latar belakang seni membantunya beradaptasi. Seluruh proses dilakukan manual, langsung di permukaan sepatu. Mulai dari membuat sketsa dan pewarnaan langsung di sepatunya. “Karena kalau ada beda dikit sudah aneh banget rasanya. Terutama untuk karakter anime, kemiripan menjadi harga mati,” ujar Fernaldy.

Eksklusif dan Kolaboratif

Sejauh ini, Fernaldy menolak konsep desain massal. Setiap sepatu yang digambar dibuat satu per satu berdasarkan diskusi dengan pelanggan. Sehingga, jenis pesanan semakin beragam, namun unik bagi setiap pelanggan. Mulai dari karakter anime, hewan peliharaan, hingga foto keluarga.

“Untuk pemesanan itu by order satu persatu. Karena saya tidak menerima jualan desain yang bisa dipakai banyak orang,” ujarnya. “Sehingga karya dari saya ini ada juga bantuan dari customer. Jadi apa pun yang customer mau saya berusaha wujudkan.”

Harga lukisan sepatu dibanderol mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 2,5 juta, bergantung tingkat kesulitan. Meski tidak semua sepatu bisa dilukis, pemilihan bahan menjadi langkah awal sebelum pengerjaan untuk menentukan durasi pengerjaan yang bergantung pada kompleksitas desain.

Berkembang dan Mendunia

Kini, Fernaldy dibantu dua orang dalam tim produksi, meski pengelolaan konten tetap dilakukan sendiri. Apalagi sebagian besar pesanan datang dari luar Surabaya, bahkan luar negeri. Salah satu momen penting terjadi saat karyanya dikenakan adik Davina Karamoy, Winona Karamoy, dan merebak viral di jejaring media sosial. “Kalau FYP orderan pun naik dan tidak bisa diprediksi juga,” ujar dia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 Agustus 2026

Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi

31 Agustus 2026

Komentar deras! Iklan Shopee bersama Naykilla & Tenxi jadi sorotan netizen

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

31 Agustus 2026

Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

31 Agustus 2026

Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

31 Agustus 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?