Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 24 Agustus 2026
Trending
  • Sering Perhatikan Hewan Peliharaan? Anda Tak Sadar Dapat 6 Manfaat Ini
  • Tiga drakor musik klasik: Four Hands dan Two Sonatas
  • Wall Street Tertekan Karena Kenaikan Suku Bunga & Penurunan Saham Walmart
  • Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Sahabat Bocorkan Harta Banyak
  • OC Kaligis Tanyakan Kesehatan Nanik S Deyang, Disebut Punya Banyak Dapur SPPG
  • Makna Laskar Tambun Bungai, Julukan Isen Mulang Kalteng FC di Liga Super 2026/2027
  • 10 Contoh Laporan Perjalanan Banten-Serang dengan Narasi Efektif dan Metafora
  • Jadwal Final AFF 2026: Thailand vs Vietnam Kapan dan Di Mana?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kejati Bongkar Korupsi Tambang Kukar, Uang Miliaran dan Tas Mewah Disita
Hukum

Kejati Bongkar Korupsi Tambang Kukar, Uang Miliaran dan Tas Mewah Disita

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyelamatan Keuangan Negara oleh Kejati Kaltim

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menggelar pameran hasil penyelamatan keuangan negara pada hari Kamis, 26 Maret 2026, di kantornya yang terletak di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Pameran ini menampilkan berbagai barang bukti yang mencolok, termasuk tumpukan uang tunai dalam jumlah besar, pecahan mata uang asing seperti Dollar, hingga deretan tas branded mewah.

Uang senilai Rp214.283.871.000.000 atau sekitar Rp214,283,87 miliar (dua ratus empat belas ribu dua ratus delapan puluh tiga koma delapan puluh tujuh miliar rupiah) secara akumulatif menjadi bukti nyata kerugian negara yang diduga berasal dari praktik korupsi di sektor pertambangan. Kasus ini melibatkan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan negara terkait pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).

Aktivitas Tambang PT JMB Group yang Diduga Melanggar Aturan

Aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT JMB Group di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diduga kuat melanggar aturan dan merugikan keuangan negara dalam skala masif. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh Tribun Kaltim, PT JMB Group diduga melakukan aktivitas pengerukan batu bara di atas lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 01 milik Kementerian Transmigrasi.

Ironisnya, aktivitas tambang ini disebut-sebut berjalan tanpa izin resmi dari kementerian terkait, namun “mulus” berkat bantuan oknum pejabat daerah. Kasi Penkum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, menyatakan bahwa tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan untuk memuluskan jalan pihak swasta mengeruk hasil bumi secara tidak sah di lahan negara.

Aset Bernilai Tinggi yang Disita

Selain uang tunai dalam pecahan Rupiah dan Dollar, penyidik juga menyita aset-aset bernilai tinggi yang diduga hasil dari aliran dana korupsi tersebut. Tas-tas dan jam mewah dari brand ternama dunia ikut dijajarkan saat rilis barang bukti, menunjukkan gaya hidup glamor yang dibiayai dari kerugian negara.

Daftar Tersangka yang Telah Ditahan

Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kaltim sudah menetapkan dan menahan enam tersangka. Penetapan dan penahanan dilakukan dalam rentang waktu dua pekan. Berikut adalah daftar tersangka yang telah resmi ditahan di Rutan Kelas I Samarinda:

  • HM (Mantan Kadistamben Kukar 2005–2008):

    Diduga menerbitkan izin yang membiarkan PT JMB dan dua perusahaan lain (PT ABE & PT KRA) menambang di lahan HPL Transmigrasi.

  • BH (Mantan Kadistamben Kukar 2009–2010):

    Ditahan atas dugaan serupa dalam estafet pemberian izin ilegal.

  • ADR (Mantan Kadistamben Kukar 2011–2013):

    Tersangka ketiga dari unsur birokrasi yang turut dijebloskan ke sel.

  • BT:

    Menjabat sebagai Direktur di tiga perusahaan sekaligus, yakni PT JMB, PT ABE, dan PT KRA periode 2001 sampai 2007.

  • DA:

    Selaku Direktur dari tiga perusahaan yaitu PT JMB, PT ABE, PT KRA.

  • GT:

    Selaku Direktur Utama dari tiga perusahaan yaitu PT JMB, PT ABE, PT KRA pada periode 2007–2012.






Keenam tersangka langsung dijebloskan ke sel tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Kota Samarinda. Hingga Maret 2026, Kejati Kaltim bergerak cepat dengan menahan sejumlah nama besar yang diduga menjadi otak di balik skandal ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Sahabat Bocorkan Harta Banyak

24 Agustus 2026

Aktivis AMPB Pati Menghadapi Ancaman Jelang Aksi di DPR, Tetap Berangkat ke Jakarta

23 Agustus 2026

Praperadilan Dokter Tifa Terhambat oleh SEMA 3/2026, Praktisi Minta Persidangan Segera Dimulai

23 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sering Perhatikan Hewan Peliharaan? Anda Tak Sadar Dapat 6 Manfaat Ini

24 Agustus 2026

Tiga drakor musik klasik: Four Hands dan Two Sonatas

24 Agustus 2026

Wall Street Tertekan Karena Kenaikan Suku Bunga & Penurunan Saham Walmart

24 Agustus 2026

Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Sahabat Bocorkan Harta Banyak

24 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?