Pantai Oebon, Destinasi Wisata yang Masih Asri di Kabupaten TTS
Pantai Oebon yang terletak di Desa Tuapakas, Kecamatan Kualin menjadi salah satu destinasi baru di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Meski masih tergolong belum dikenal luas, pantai ini menawarkan pemandangan alami yang indah dan suasana yang sangat tenang. Bagi masyarakat yang ingin melepas penat, Pantai Oebon bisa menjadi pilihan yang tepat.
Pantai Oebon berada sejajar dengan Pantai Kolbano. Letaknya menghadap langsung ke Laut lepas, dengan batu karang besar sebagai pembatas antara daratan dan laut. Pohon bonsai dengan akar yang kokoh memberikan kesejukan dan memperindah pemandangan. Material pantai terdiri dari pasir putih dan bebatuan berwarna-warni. Saat air surut, batu karang yang berlumut menambah kesan unik pada pemandangan tersebut.
Degradasi warna seperti putih, hijau muda, biru muda, dan biru gelap menjadi panorama yang menarik di Pantai Oebon. Namun, kondisi pantai ini masih sangat asli. Tidak ada fasilitas apapun yang tersedia, seperti kantin, toilet, atau tempat parkir. Jalur masuk hanya berupa lorong setapak, tanpa adanya petunjuk arah atau plang informasi.
Meski belum banyak pengunjung, beberapa warga setempat masih melakukan aktivitas penambangan batu warna secara manual. Namun, aktivitas ini tidak mengganggu pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan pantai. Sampah plastik tidak terlihat di sepanjang pantai, hanya dedaunan dan benda-benda alami yang berserakan. Air laut yang bersih dan udara yang sejuk membuat pengunjung merasa nyaman.
Salah satu pengunjung dari Kota Soe, Santy Selan (56), mengatakan bahwa ia mengetahui pantai ini dari pemuda di kompleks tempat tinggalnya. Ia menyampaikan bahwa perjalanan dari Fafinisin, Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat dimulai pukul 11.00 WITA dan tiba di pantai pada pukul 12.30 menggunakan pikup. Ia bersama keluarganya menghabiskan liburan akhir pekan dengan bermain di pantai Oebon, membawa makanan dan minuman untuk dinikmati bersama.
Santy menyampaikan harapan agar ada pengembangan pada pantai ini, seperti memperluas akses masuk atau memberi tanda masuk agar pengunjung tidak kebingungan. Ia juga menilai bahwa kebersihan pantai sudah sangat baik karena hanya ada daun-daun yang berserakan.
Selain Santy, Ery Hauteas (28) yang merupakan warga Kualin namun tinggal di Kota Soe juga mengungkapkan bahwa Pantai Oebon menjadi spot terbaru bagi anak-anak muda untuk menikmati pantai. Ia menyampaikan bahwa meskipun belum ada bangunan yang dibangun untuk menunjang fasilitas, kondisi pantai saat ini cukup memadai.
Ery berharap jika pantai ini dikelola secara serius maka akan menjadi wisata baru di Kualin, selain wisata Oetune yang sudah sangat familiar. Ia menyarankan agar jalan masuk diperbaiki, sementara bagian lain tidak perlu ada penambahan karena kondisi saat ini sudah cukup baik.
Akses masuk ke Pantai Oebon masih terbatas. Jika dari SD Oebon, kurang lebih 100 meter, masuk melewati cabang disebelah rumah warga pada sisi kanan jalan. Dengan keindahan alaminya, Pantai Oebon layak menjadi destinasi wisata yang dikelola lebih baik di masa depan.



