Kesiapan Paskibra Kabupaten Serang untuk Tampil di Tingkat Nasional
Badan KesbangPOL Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan para pelajar yang mampu menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra) di tingkat nasional. Target yang ditetapkan pada tahun ini adalah meloloskan sepasang pelajar dari Kabupaten Serang ke tingkat nasional. Hal ini dilakukan setelah tiga tahun berturut-turut, pelajar asal daerah ini berhasil masuk dalam jajaran Paskibra nasional.
Kepala Badan KesbangPOL Kabupaten Serang, Haryadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai berbagai tahapan persiapan. Salah satu langkah awal adalah membentuk kepanitiaan seleksi yang sudah disahkan oleh Bupati. Proses seleksi akan dimulai pada 16 Maret hingga 12 April 2026, setelah pendaftaran dibuka sejak 9-22 Februari 2026.
Haryadi menyatakan bahwa meskipun rencana awalnya adalah melakukan seleksi sebelum bulan Ramadan, namun karena waktu yang mepet, pelaksanaannya akan dilakukan setelah Lebaran. Dari hasil seleksi tersebut, pihaknya akan memilih 55 peserta yang akan mengikuti pelatihan lebih lanjut. Pelatihan ini akan dilakukan oleh tim penyeleksi yang sedang dipersiapkan.
“Sebelumnya, para peserta juga telah melakukan latsar mandiri. Jadi mereka sudah memiliki dasar-dasar yang cukup baik,” ujar Haryadi.
Selain itu, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ekonomi Sosial Budaya dan Agama, Anton Hermawanto, menambahkan bahwa bagi peserta yang lolos ke tingkat nasional, terdapat beberapa insentif yang diberikan. Di antaranya, kemudahan untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Dindikbud untuk menyediakan beasiswa bagi peserta Paskibra asal Kabupaten Serang.
Anton menjelaskan bahwa pihaknya sangat memperhatikan kesulitan pendidikan yang mungkin dialami peserta Paskibra. Oleh karena itu, beasiswa dari beberapa universitas yang didanai oleh Pemerintah Kabupaten Serang telah disiapkan. Selain itu, peserta Paskibra juga akan mendapatkan penghargaan dari Bupati setelah menyelesaikan tugasnya.
Tugas Paskibra tidak hanya berakhir saat mengibarkan bendera pada 17 Agustus, tetapi juga ketika mengibarkan bendera pada momen Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni. Setelah itu, peserta akan menerima sertifikat yang dapat digunakan sebagai syarat beasiswa dari Pemkab Serang.
Meskipun selama tiga tahun terakhir kegiatan Paskibra telah berjalan lancar, Anton mengakui bahwa tidak ada konfirmasi resmi dari pihak KesbangPOL yang ingin mengambil program beasiswa. Namun, pihaknya tetap menyiapkan beasiswa tersebut dan telah menyampaikannya selama pembinaan pemusatan latihan di hotel.
Anton juga menyatakan bahwa mempertahankan prestasi tiga tahun berturut-turut bukanlah hal mudah. Meski begitu, dukungan dari pimpinan, Bupati, Wakil Bupati, dan Kaban memberikan semangat kepada pihaknya untuk terus berjuang.
Pada tahun lalu, jumlah peserta yang lolos ke tingkat provinsi berkurang dari biasanya sembilan orang menjadi tujuh orang. Meskipun demikian, pihaknya tetap berupaya keras untuk mempertahankan capaian tersebut.
Untuk meningkatkan peluang, Anton menyatakan bahwa pada tahun ini pihaknya akan memperbanyak try out dan tes psikologi. Hal ini penting karena tes psikologi tidak dilakukan dalam seleksi kabupaten, tetapi ada di tingkat provinsi dan nasional. Fisik dan tes CAT seperti TIU dan TWK tetap dilakukan di setiap tahapan.



