Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Gubernur AS Minta Trump Kembalikan Dana Usai MA Batalkan Tarif Global
    Politik

    Gubernur AS Minta Trump Kembalikan Dana Usai MA Batalkan Tarif Global

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Gubernur California Minta Presiden Trump Kembalikan Dana Tarif yang Dianggap Ilegal



    Gubernur California, Gavin Newsom, menyerukan agar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengembalikan miliaran dolar dana yang dikumpulkan melalui tarif AS setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa bea masuk yang dikenakan secara global ilegal. Putusan ini diumumkan pada Jumat (20/2) dengan hasil 6-3, menyatakan bahwa Trump melampaui kewenangannya saat menggunakan kekuasaan darurat untuk memberlakukan tarif “resiprokal” tanpa persetujuan Kongres.

    Putusan tersebut menegaskan bahwa hukum federal tidak memberikan presiden kewenangan sepihak untuk memberlakukan tarif dalam skala yang begitu luas. Newsom mengecam tindakan Trump dalam pernyataannya, menyebut bahwa tarif tersebut adalah perampasan uang ilegal yang meningkatkan harga dan merugikan keluarga pekerja. Ia menegaskan bahwa sudah waktunya bagi Trump untuk membayar utangnya.

    Newsom, seorang Demokrat yang dipandang sebagai kandidat potensial presiden AS 2028, telah meningkatkan profil nasionalnya melalui konfrontasi berulang dengan Trump. Ia menekankan bahwa keluarga dan pelaku usaha seharusnya menerima pengembalian dana beserta bunganya. California termasuk di antara negara bagian yang menggugat kebijakan tarif tersebut.

    Selama masa pemerintahan Trump, Newsom sering menantang kebijakan pemerintah di pengadilan. Jaksa Agung negara bagian, Rob Bonta, mengajukan gugatan hampir setiap pekan atas berbagai sengketa, mulai dari pembatalan pendanaan federal hingga kebijakan imigrasi.

    Tarif Trump Dinilai Merugikan Ekonomi California



    Menurut Newsom, tarif Trump telah merugikan negaranya secara tidak proporsional karena peran besar California dalam ekonomi dan perdagangan AS. Negara bagian itu menyumbang sekitar 14 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan akan menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia jika berdiri sebagai negara sendiri.

    Namun, Mahkamah Agung tidak membahas bagaimana mereka menangani klaim pengembalian dana, sehingga keputusan tersebut diserahkan kepada pengadilan tingkat bawah. Jika sepenuhnya diizinkan, klaim itu bisa mencapai hingga USD 170 miliar, lebih dari setengah total pendapatan tarif yang terkumpul.

    Gubernur New York, Kathy Hochul, menyatakan setuju dengan Newsom ketika ditanya apakah tarif tersebut harus dikembalikan. Katanya, pemerintahan Trump “berutang uang yang harus kembali ke kantong warga,” sebut Hochul.

    Di sisi lain, Gubernur Illinois, JB Pritzker, juga mengirimkan faktur kepada Trump pada Jumat (20/2), menuntut hampir USD 9 miliar sebagai pengembalian tarif bagi keluarga Illinois setelah Mahkamah Agung AS memutuskan tarif yang sering dipromosikan presiden itu ilegal.

    Penolakan Terhadap Kebijakan Tarif Trump



    Pritzker menulis bahwa pajak tarif telah menimbulkan kekacauan bagi petani, membuat sekutu kita marah, dan membuat harga bahan makanan melonjak. Ia memperingatkan bahwa langkah hukum lanjutan bisa ditempuh jika kompensasi tidak diberikan.

    Dikutip dari Le Monde, Pritzker menuntut sekitar USD 1.700 untuk setiap rumah tangga di Illinois, jumlah yang menurut para pakar Universitas Yale merupakan rata-rata beban tarif yang harus dibayar rumah tangga AS tahun lalu.

    Sebelumnya, Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa Donald Trump telah melampaui kewenangannya sebagai Presiden AS dalam memberlakukan penerapan tarif yang mengguncang perdagangan global. Putusan Mahkamah Agung tersebut juga sekaligus memblokir salah satu instrumen utama yang digunakan Trump untuk menjalankan agenda ekonominya.

    Menurut laporan AFP, Mahkamah Agung yang didominasi hakim konservatif itu memutuskan dengan suara 6-3, menyatakan bahwa International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) tidak memberikan kewenangan kepada Presiden untuk mengenakan tarif. Dengan demikian, kebijakan tarif yang diberlakukan berdasarkan undang-undang darurat tersebut dinilai tidak sah.

    Trump sejak lama menggunakan tarif sebagai alat tekanan dalam negosiasi perdagangan. Setelah kembali menjabat tahun lalu, ia memanfaatkan kewenangan ekonomi darurat untuk mengenakan bea baru terhadap hampir seluruh mitra dagang Amerika Serikat. Tarif itu mencakup kebijakan “resiprokal” atas praktik perdagangan yang dinilai Washington tidak adil. Selain itu, pemerintahannya juga memberlakukan tarif terpisah terhadap Meksiko, Kanada, dan China dengan alasan penanganan arus narkoba ilegal dan persoalan imigrasi.

    Dalam pertimbangannya, Mahkamah menyatakan bahwa apabila Kongres memang bermaksud memberikan kewenangan luar biasa untuk mengenakan tarif melalui IEEPA, hal tersebut semestinya dinyatakan secara tegas sebagaimana tercantum dalam undang-undang tarif lainnya.

    Putusan ini tidak memengaruhi tarif sektoral yang secara terpisah telah dikenakan terhadap impor baja, aluminium, dan sejumlah komoditas lain. Sejumlah penyelidikan formal yang berpotensi berujung pada penerapan tarif sektoral tambahan juga masih berlangsung.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?