Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 17 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Peluang Persebaya Surabaya Terancam, Persijap Jepara Catatkan Produktivitas Gol Terendah Musim Ini
Olahraga

Peluang Persebaya Surabaya Terancam, Persijap Jepara Catatkan Produktivitas Gol Terendah Musim Ini

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Persebaya Surabaya Menghadapi Persijap Jepara dengan Motivasi Tinggi

Persebaya Surabaya tampaknya sedang dalam kondisi yang cukup menguntungkan menjelang pertandingan melawan Persijap Jepara. Hal ini terlihat dari data yang menunjukkan bahwa Laskar Kalinyamat, julukan Persijap Jepara, memiliki konversi gol terburuk di Super League musim ini.

Hingga pekan ke-21, Persijap Jepara hanya mampu mencetak 17 gol dari 21 pertandingan yang telah dijalani. Rata-rata gol per laga mereka adalah 0,81, angka yang sangat rendah dibandingkan tim-tim lain. Angka ini membuat Persijap berada di posisi paling buncit dalam daftar produktivitas gol sementara. Situasi ini menjadi sorotan utama menjelang laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2).

Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan motivasi tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil kurang maksimal dalam pertandingan sebelumnya. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari bahwa laga ini menjadi momentum penting bagi timnya.

Secara historis, Persebaya Surabaya memiliki catatan yang cukup meyakinkan saat melawan Persijap Jepara. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Green Force berhasil meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan ini menjadi modal psikologis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan pada putaran pertama musim ini, Persebaya Surabaya sukses mengamankan poin penuh atas lawannya tersebut.

Produktivitas gol Persebaya Surabaya juga jauh lebih baik dibanding tuan rumah. Hingga pekan ke-21, Persebaya telah mencetak 32 gol dan menempati posisi keempat dalam daftar tim paling subur. Daftar ini dipimpin oleh Malut United FC dengan 44 gol, disusul Persija Jakarta dengan 39 gol, dan Borneo FC Samarinda dengan 36 gol. Persebaya Surabaya berada di bawah mereka, namun tetap unggul jauh atas Persijap yang tertahan di angka 17 gol.

Fakta ini membuat duel nanti terasa seperti peluang emas bagi Persebaya Surabaya untuk mengamankan tiga poin. Ketika satu tim kesulitan mencetak gol, tim lain justru punya catatan produktivitas yang cukup stabil.

Meski begitu, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menolak jemawa menghadapi statistik tersebut. Ia menegaskan bahwa laga tandang tetap menyimpan tantangan tersendiri. “Sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera dan demam. Saya harap para pemain bisa beristirahat cukup karena kami memulai perjalanan di malam hari. Jadi, kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus dan intensitas yang baik,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers.

Selain itu, sebagian pemain Persebaya Surabaya juga tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan. Situasi tersebut membuat tim pelatih harus menyesuaikan metode latihan tanpa mengurangi kualitas persiapan. “Untuk saat ini tidak ada masalah, karena mereka sudah bisa makan dan minum. Mereka sudah bisa melakukannya. Namun di minggu awal tetap memperhatikan durasi sesi latihan menjadi sedikit lebih singkat,” jelasnya.

Penyesuaian tersebut dilakukan agar pemain tetap berada dalam kondisi optimal saat pertandingan. Intensitas dijaga, namun durasi dibuat lebih efisien agar energi tidak terkuras berlebihan.

Dari sisi pemain, optimisme juga terpancar dalam skuad Green Force. Gelandang bertahan Persebaya Surabaya, Milos Raickovic, menatap laga ini dengan penuh keyakinan. “Kami tahu mereka memiliki banyak pemain baru. Kami juga ingin kembali ke jalur kemenangan karena pertandingan terakhir kami kalah di kandang. Kami ingin meningkatkan performa, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang tiga poin,” tegas Raickovic.

Pernyataan itu mencerminkan tekad kuat Persebaya Surabaya untuk bangkit. Kekalahan di kandang pada laga sebelumnya menjadi cambuk yang memicu semangat tambahan dalam lawatan kali ini.

Meski Persijap Jepara berstatus tim dengan produktivitas terendah, perubahan komposisi pemain tetap patut diwaspadai. Tambahan wajah-wajah baru bisa menghadirkan dinamika berbeda di atas lapangan. Persebaya Surabaya tak ingin terjebak pada asumsi statistik semata. Fokus, disiplin, dan efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi kunci agar peluang tak terbuang percuma.

Duel ini bukan sekadar pertemuan dua tim dengan grafik berbeda. Ini tentang bagaimana Persebaya Surabaya memanfaatkan momentum saat lawan sedang rapuh dalam urusan mencetak gol. Jika mampu tampil solid dan konsisten sepanjang 90 menit, peluang membawa pulang tiga poin terbuka lebar. Ketajaman lini depan Persebaya Surabaya bisa menjadi pembeda dalam laga yang diprediksi berjalan ketat.

Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Green Force mengeksekusi kesempatan yang ada. Ketika Persijap Jepara masih berkutat dengan problem konversi peluang, Persebaya Surabaya punya peluang emas untuk benar-benar memanfaatkan “durian runtuh” ini dan kembali tersenyum di papan klasemen.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza

13 Juni 2026

Juara Polytron Indonesia Open 2026: Raymond/Joaquin Dinilai Salah Satu MD Terbaik

13 Juni 2026

Persis Solo Lepas Milomir Seslija Pasca Degradasi, Siapa Penggantinya?

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?