Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Huawei Mate 80 Pro: Kamera Alami dan Daya Tahan Tinggi
  • Jurnalis Senior Kritik Komdigi Setelah Video Amien Rais Dihapus: Menteri dan Wamennya Mantan Wartawan
  • 20 Soal PSAJ Kelas 6 SD Tahun 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum
  • Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng
  • NasDem Belum Putuskan Pengganti RMS, Tobo: Darah PSI Sudah Mengalir
  • Iran Tanggapi Usulan Damai AS, Fokus Awal Berhentikan Perang
  • 5 Sektor Pekerjaan Paling Diminati Tahun 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Jay Idzes Terserang Kutukan
Olahraga

Jay Idzes Terserang Kutukan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Performa Sassuolo yang Tidak Konsisten di Kandang

Pertandingan antara Sassuolo melawan Torino di Stadion Mapei menjadi momen penting dalam perjalanan tim asal Italia tersebut. Dalam laga pekan ke-15 Liga Italia 2025-2026 yang digelar pada Minggu (21/12/2025), Jay Idzes, bek Timnas Indonesia yang bermain penuh selama 90 menit, harus menerima kekalahan 0-1 dari Torino. Gol kemenangan Torino dicetak oleh Nikola Vlasic pada menit ke-66 melalui tendangan penalti.

Hasil ini tentu menjadi langkah mundur bagi Sassuolo setelah sebelumnya sukses menahan AC Milan di San Siro. Pada pertandingan itu, Sassuolo bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol Ismael Kone. Namun, kesuksesan tersebut tidak bisa diulang saat menghadapi Torino.

Kehilangan Pilar Kunci dan Strategi yang Tidak Optimal

Sassuolo tampil tanpa skuad lengkap dalam laga ini. Beberapa pemain kunci seperti Andra Pinamonti, Kristian Thorstvedt, dan Domenico Berardi absen. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyatakan bahwa dalam babak pertama, timnya terlalu hati-hati dan tidak sesuai dengan ritme biasanya. Meski demikian, laga tetap berjalan seimbang.

Pada babak kedua, Sassuolo menciptakan beberapa peluang dan menguasai jalannya pertandingan. Namun, dalam pertandingan yang sangat berimbang, satu momen saja bisa memengaruhi hasil akhir. Grosso menyebut bahwa timnya kurang memiliki kekuatan untuk membalikkan keadaan, terlebih karena keunggulan lawan.

Kutukan di Stadion Mapei

Performa Sassuolo di kandang sendiri tampaknya masih belum stabil. Dalam lima laga kandang terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan. Di sisi lain, performa tandang Sassuolo musim ini jauh lebih baik. Dalam delapan laga away, mereka berhasil mengumpulkan 11 poin, termasuk tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Jika klasemen Serie A hanya menghitung hasil laga tandang, Sassuolo akan berada di posisi tujuh. Namun, di kandang sendiri, mereka hanya mampu mengumpulkan 10 poin dalam 8 pertandingan. Hal ini menjadikan Sassuolo berada di peringkat 12 dalam klasemen hasil kandang.

Analisis dan Evaluasi Performa

Grosso mengatakan bahwa timnya akan menganalisis data ini dengan lebih baik dan berusaha tampil lebih baik. Ia menekankan bahwa timnya bersifat proaktif, tetapi ketika membuka ruang bagi lawan, maka lawan akan lebih mudah menyulitkan mereka. Ia juga menyebut bahwa ada keinginan untuk bermain dan terlibat dalam pertandingan, tetapi sering kali tim melakukan kecerobohan yang membuat performa mereka tidak optimal.

Kesimpulan

Meskipun Jay Idzes dan rekan-rekannya telah menunjukkan potensi besar dalam beberapa pertandingan terakhir, konsistensi di kandang masih menjadi tantangan bagi Sassuolo. Performa yang tidak konsisten di Stadion Mapei menjadi salah satu faktor yang menghambat ambisi tim untuk menembus zona empat besar Liga Italia. Dengan evaluasi yang tepat, Sassuolo diharapkan bisa segera bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan-pertandingan mendatang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng

15 Mei 2026

7 manfaat menonton olahraga untuk anak, tingkatkan kebersamaan keluarga!

15 Mei 2026

Klasemen Liga Italia: Napoli Kalah 2-3, Tiket Liga Champions Masih Tidak Aman

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Huawei Mate 80 Pro: Kamera Alami dan Daya Tahan Tinggi

15 Mei 2026

Jurnalis Senior Kritik Komdigi Setelah Video Amien Rais Dihapus: Menteri dan Wamennya Mantan Wartawan

15 Mei 2026

20 Soal PSAJ Kelas 6 SD Tahun 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

15 Mei 2026

Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?