Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 2 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Jangan Pilih Jumat, DPR Bongkar Dampak Tersembunyi WFH
    Politik

    Jangan Pilih Jumat, DPR Bongkar Dampak Tersembunyi WFH

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 March 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    DPR Mewanti-Wanti Pemerangkapan WFH di Akhir Pekan

    Dalam rangka mendorong efisiensi dan penghematan energi, pemerintah sedang merancang kebijakan work from home (WFH) yang akan diterapkan satu hari dalam seminggu. Namun, rencana ini menimbulkan perhatian khusus dari kalangan DPR, terutama dari anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Romy Soekarno.

    Romy mengingatkan bahwa penempatan WFH pada hari Jumat bisa berpotensi memicu long weekend. Ia menilai, hal ini justru akan menyebabkan pekerja memanfaatkan waktu tersebut untuk memperpanjang liburan, sehingga tujuan penghematan BBM justru tidak tercapai.

    “Kita harus waspada terhadap moral hazard, yaitu kecenderungan menjadikan WFH sebagai long weekend. Ini bisa meningkatkan mobilitas, bukan menurunkannya,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa meskipun ide WFH sebagai langkah penghematan energi rasional, implementasi harus dirancang dengan matang agar tidak menimbulkan dampak negatif.

    Dampak WFH pada Efektivitas Kerja

    Selain risiko long weekend, Romy juga menyoroti dampak WFH terhadap efektivitas kerja dan kualitas pelayanan. Menurutnya, sistem kerja jarak jauh sering kali membuat proses kerja menjadi kurang direct.

    • Pengambilan keputusan menjadi lebih lambat
    • Koordinasi tidak seefektif tatap muka
    • Terjadi fragmentasi komunikasi

    Selain itu, ia menilai interaksi langsung antar pekerja sangat penting dalam membangun kepercayaan dan soliditas tim. Interaksi ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan fondasi dari trust, leadership presence, dan soliditas organisasi.

    “Ketika interaksi ini berkurang, maka yang muncul adalah pola kerja yang cenderung mekanistis dan kurang memiliki kedalaman kolaborasi,” tambahnya.

    Solusi yang Ditawarkan oleh Romy

    Untuk menghindari potensi penyalahgunaan WFH menjadi libur panjang, Romy mengusulkan agar hari pelaksanaan WFH ditempatkan di pertengahan minggu. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kualitas layanan.

    • Penentuan hari yang netral, seperti pertengahan minggu
    • Penguatan sistem kontrol kinerja berbasis output
    • Standardisasi komunikasi dan koordinasi yang efektif

    Ia juga menegaskan perlunya pengecualian bagi sektor-sektor yang membutuhkan kehadiran fisik, khususnya layanan publik dan bidang usaha tertentu.

    Pemerintah Pastikan Kebijakan WFH Tidak Berlaku Umum

    Sementara itu, pemerintah memastikan bahwa kebijakan WFH satu hari dalam sepekan tidak akan diberlakukan secara menyeluruh. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku untuk sektor tertentu yang memungkinkan kerja jarak jauh.

    “Perlu saya luruskan bahwa berlakunya nanti untuk sektor-sektor tertentu. Supaya tidak disalahpahami, misalnya sektor pelayanan, industri, perdagangan tentu mungkin tidak menjadi bagian dari kebijakan tersebut,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa aturan teknis masih dalam tahap perumusan dan akan segera diumumkan setelah final.

    Proses Penyusunan Kebijakan WFH

    Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa sejumlah menteri telah mencapai kesepakatan terkait penerapan WFH tersebut. Namun, keputusan final masih menunggu laporan kepada Presiden.

    “Udah rapat kemarin, rapat hampir 3 atau 4 jam. Ya, tapi kita sepakat untuk satu suara berarti yang menyampaikan, ya saya nggak tahu siapa, (rapat) di Istana. Apakah Pak Menko PMK, apakah Menko Ekonomi, ataukah nanti oleh Pak Mensesneg (yang mengumumkan). Jadi, kita hanya memberikan masukan-masukan saja, tapi saya nggak berwenang untuk menyampaikan ke publik,” ujarnya.

    Meski demikian, ia belum mengungkap hari pelaksanaan WFH yang akan dipilih karena masih menunggu keputusan Presiden.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?