Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan signifikan pada akhir perdagangan Selasa (3/2/2026). IHSG ditutup naik sebesar 2,52% dengan mencapai level 8.122,60. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen positif yang berasal dari pasar global dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Menurut Herditya Wicaksana, Head of Retail Research MNC Sekuritas, penguatan IHSG didorong oleh beberapa faktor. Pertama, adanya kenaikan harga komoditas emas dunia yang kembali menguat. Kedua, penguatan saham-saham dari perusahaan konglomerasi yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari sebelumnya. Dengan kondisi ini, ia memproyeksikan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk menguat terbatas pada perdagangan Rabu (4/2/2026), dengan level support di 8.007 dan resistance di 8.214.
Herditya juga memberikan rekomendasi beberapa saham yang layak diperhatikan. Antara lain, IMPC yang berada di kisaran Rp 2.510 hingga Rp 2.730, INKP di kisaran Rp 9.375 hingga Rp 9.700, serta PANI yang berada di kisaran Rp 9.850 hingga Rp 11.175.
Di sisi lain, Alrich Paskalis Tambolang, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, menilai bahwa rebound IHSG juga dipengaruhi oleh sentimen positif dari reformasi pasar modal. Selain itu, aksi bargain hunting atau pembelian saham yang sudah terkoreksi dalam beberapa hari terakhir turut memberikan dukungan.
Alrich menjelaskan bahwa IHSG awalnya dibuka dengan penurunan, tetapi kemudian berhasil bangkit setelah adanya penguatan bursa Asia, kenaikan harga komoditas, serta harapan pulihnya pasar modal akibat rencana reformasi dan pertemuan otoritas dengan MSCI.
Secara teknikal, Alrich menyebutkan bahwa Indeks IHSG berhasil bertahan di atas MA200 dan level psikologis 8.000. Stochastic RSI juga membentuk golden cross di area oversold, yang menjadi indikasi kuat bahwa IHSG berpotensi berkonsolidasi dalam rentang 7.950 hingga 8.400.
Dari sisi eksternal, mayoritas bursa Asia mengalami penguatan setelah tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan India. Harga emas dan perak juga mengalami rebound setelah aksi jual masif selama dua hari sebelumnya.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan pada perdagangan Rabu (4/2/2026), yaitu ASII, ICBP, MAPI, CUAN, dan MDKA. Rekomendasi ini berdasarkan analisis teknikal dan fundamental yang dilakukan oleh tim riset mereka.



