Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 23 Mei 2026
Trending
  • 7 Tren Gaya Hidup yang Ditinggalkan Gen Z, Mengapa?
  • Cara padukan aksesori emas dan perak dengan gaya
  • Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026
  • Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik
  • Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti
  • Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH
  • Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Mengakhiri Kekalahan di Laga Penentuan
  • Perjalanan Karier Choi Siwon: Dari Idola ke Pengusaha
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»HPE gelar forum CXO, bahas transformasi AI di asuransi
Ekonomi

HPE gelar forum CXO, bahas transformasi AI di asuransi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Forum HPE Discover More CXO Executive Luncheon Menghadirkan Diskusi Mendalam tentang Transformasi AI di Indonesia

Hewlett Packard Enterprise Company (HPE) menggelar forum eksklusif yang diberi nama HPE Discover More CXO Executive Luncheon. Acara ini bertujuan untuk mempertemukan hingga 25 pemimpin teknologi senior dari berbagai organisasi terkemuka di Indonesia. Forum ini dirancang sebagai wadah diskusi terbuka dan mendalam, serta pertukaran strategi mengenai pengalaman transformasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), mulai dari tantangan yang dihadapi hingga praktik terbaik implementasi AI di lintas industri.

Dalam acara tersebut, dua pembicara dari industri asuransi hadir, yaitu Head of Digital Transformation Zurich Asuransi Indonesia Benny Jioe dan CEO PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance) Wayan Pariama. Keduanya memaparkan materi tentang transformasi asuransi berbasis AI serta strategi implementasi AI dari perspektif kepemimpinan.

Para pemimpin perusahaan di Indonesia dinilai menghadapi tiga tantangan unik dalam mengadopsi AI. Pertama, bagaimana menyeimbangkan kecepatan adopsi teknologi dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Kedua, menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan keunggulan layanan kepada pelanggan. Ketiga, memastikan bahwa investasi teknologi benar-benar menghasilkan dampak bisnis yang terukur.

Benny Jioe menekankan pentingnya tidak terjebak dalam “AI hype”. Menurutnya, banyak pihak mengklaim bahwa berbagai persoalan dapat dengan mudah diselesaikan oleh AI. Namun, tidak semua manajemen perusahaan memahami secara utuh kemampuan dan keterbatasan teknologi tersebut, sehingga ada hal-hal yang tetap tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan AI.

“Dan tentunya use case itu ada 4 faktor yang paling kita akan perhatikan. Pertama, tentu use case-nya impact ke customer kita bagaimana. Kedua, dari sisi operasional, apakah itu bisa membuat proses kita lebih efisien. Ketiga, dari sisi risiko, apakah itu membantu kita me-manage risiko lebih baik, karena kita perusahaan asuransi. Dan yang terakhir, apakah AI ini memberikan competitive advantage? Karena kita sebagai perusahaan asuransi, kita juga ingin menjadi salah satu yang terbaik di digitalnya,” jelas Benny dalam diskusi yang diselenggarakan di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dari sudut pandang pemimpin, Wayan Pariama menceritakan bagaimana contoh konkret implementasi AI dalam asuransi kendaraan bermotor. Dia mengaku telah mendengar teknologi machine learning yang digunakan untuk mendeteksi kerusakan kendaraan bermotor sejak 10 tahun yang lalu. Namun, implementasinya tidak berjalan mulus. Data sistem tersebut tidak sesuai dengan konteks Indonesia sehingga diperlukan kode suku cadang lokal yang harus disesuaikan secara manual.

Meski sistem telah diimplementasikan, tetap dibutuhkan intervensi manusia. Menurutnya, banyak solusi AI masih bersifat semi-otomatis dan belum sepenuhnya menggantikan peran manusia. Di perusahaan barunya, Wayan akhirnya lebih memprioritaskan perbaikan customer journey dibanding langsung mengadopsi AI canggih.

“Jadi, kalau tadi menanyakan strateginya apa, sekarang saya kebetulan di sini di perusahaan baru, dengan beberapa harga gitu, saya untuk masuk ke sana, saya masih, that’s become the second priority for me. Yang saya utamakan sekarang adalah journey dari customer,” ujarnya.

Sebagai penutup diskusi, Benny menegaskan bahwa kehadiran AI ini tentu akan mengubah dunia ini, jadi lebih serba cepat. Menurut Benny, kunci utama untuk perusahaan adalah beradaptasi dengan kehadiran AI.

“Kuncinya [perusahaan] memastikan karyawan kita mengerti dan bisa menggunakan AI. Mereka harus bisa adapt,” terangnya.

Selain itu, perusahaan harus menyesuaikan job scope atau ruang lingkup pekerjaan. Perusahaan harus bisa menyesuaikan karena bisa saja deskripsi kerja yang sebelumnya relevan, sekarang sudah tidak cocok lagi karena sebagian tugasnya bisa diotomatisasi AI.

“Kita harus melihat masa depan dan adaptasi dengan teknologi. Kita harus menerapkan sustainability for human risk. Role-role tertentu kita harus adjust ke role-role baru karena kalau enggak, orang itu enggak ada pekerjaan. Bagaimana kita adjust role itu dengan skillset yang dibutuhkan,” tutup Benny.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Ramalan Zodiak Besok Senin 18 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

20 Mei 2026

5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 Tren Gaya Hidup yang Ditinggalkan Gen Z, Mengapa?

23 Mei 2026

Cara padukan aksesori emas dan perak dengan gaya

23 Mei 2026

Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026

20 Mei 2026

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?