Aksi Penjambretan di Jakarta Mengkhawatirkan
Kawasan Jakarta Pusat, khususnya Menteng dan sekitarnya, menjadi tempat yang sering dilaporkan terjadi aksi penjambretan. Dalam sebulan terakhir, sedikitnya empat warga negara asing (WNA) dari berbagai negara menjadi korban jambret. Berikut adalah beberapa kasus yang terjadi:
WN Jerman Dijambret di Dekat Posbloc
Seorang warga negara Jerman menjadi korban penjambretan di kawasan Posbloc, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (19/4/2026) sore. Korban dijambret saat hendak menyeberang jalan di dekat pelican crossing kawasan Jalan Lapangan Banteng Utara. Dua pelaku yang berboncengan motor naik ke trotoar dan langsung merampas ponsel korban sebelum kabur.
Aksi tersebut terekam dashcam kendaraan yang melintas dan viral di media sosial. Polisi kemudian berhasil menangkap dua pelaku berinisial Y dan F tiga hari setelah kejadian.
WNA Perempuan Dijambret di Cikini
Kasus berikutnya menimpa seorang perempuan WNA di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026) malam. Korban dijambret saat berjalan kaki sambil memegang ponsel di dekat halte bus bawah jembatan kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Menurut saksi mata, dua pelaku yang berboncengan motor langsung menyambar ponsel korban dan melarikan diri dalam hitungan detik.
Korban sempat berteriak histeris dan mencoba mengejar pelaku. Hingga kini belum diketahui apakah korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat menggunakan ponsel di pinggir jalan pada malam hari di lokasi yang sepi.
WN Italia Tersungkur di Bundaran HI
Seorang WNA asal Italia berinisial CL menjadi korban penjambretan di kawasan Bundaran HI, Menteng, pada Kamis (14/5/2026). Saat itu korban sedang memesan transportasi online sambil memainkan ponsel di pinggir jalan. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai motor merah memepet korban dan merampas ponselnya.
Korban sempat mengejar pelaku, namun terjatuh hingga tersungkur di aspal jalan. Video aksi penjambretan itu viral di media sosial. Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan polisi masih memburu pelaku.
WN Polandia Kehilangan HP di Kebon Sirih
WNA asal Polandia bernama Andrezej Skorski juga menjadi korban penjambretan di kawasan Kebon Sirih, Menteng. Beruntung, polisi berhasil menemukan kembali ponsel milik korban dalam waktu kurang dari 24 jam. Dalam video yang diunggah akun Instagram Polsek Metro Menteng, Andrezej menyampaikan apresiasinya kepada polisi atas respons cepat yang diberikan.
Maraknya aksi penjambretan terhadap turis asing ini memicu sorotan publik terkait keamanan di Jakarta, khususnya di kawasan wisata dan pusat aktivitas warga.
Pramono Diminta Serius
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, menyoroti aksi penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial pada Rabu (14/5/2026). Kevin menilai peristiwa tersebut menjadi tamparan bagi citra Jakarta yang tengah didorong menjadi kota global.
“Saya sangat prihatin dan mengecam keras aksi penjambretan terhadap WNA di kawasan Bundaran HI. Ini bukan sekadar kasus kriminal jalanan biasa, karena lokasinya adalah salah satu wajah utama Jakarta,” kata Kevin dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Menurut dia, Bundaran HI merupakan etalase ibu kota sekaligus simbol Jakarta modern yang kerap dikunjungi wisatawan dan masyarakat internasional. Karena itu, Kevin menilai keamanan di ruang publik harus menjadi prioritas utama Pemprov DKI Jakarta.
Jubir Gubernur Angkat Bicara
Chico Hakim, Juru Bicara Gubernur Jakarta, angkat bicara terkait kasus penjambretan terhadap tiga warga negara asing (WNA) yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dalam waktu sebulan terakhir. Chico mengatakan, pihaknya melakukan upaya mitigasi agar kasus kriminalitas serupa tak terjadi lagi.
Pemprov Jakarta akan mengoptimalisasi Jakarta Smart City dengan peningkatan cakupan CCTV dan integrasi real-time di titik-titik rawan, termasuk di kawasan Bundaran HI, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Imam Bonjol, dan kawasan Menteng. Pemprov Jakarta juga akan berkoordinasi dengan pengelola hotel, apartemen, kawasan bisnis, serta komunitas ekspatriat untuk sosialisasi kewaspadaan.


