Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 29 Juni 2026
Trending
  • 20 Soal PPPK Tendik Terbaru dengan HOTS dan Pembahasan
  • Afrika Selatan Ciptakan Sejarah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korsel
  • Daftar Peralatan Wajib di Mobil Saat Liburan Keluarga
  • Parfum Pria Termahal di Dunia, Aroma Raja-Raja
  • Festival Heritage Depok Lama Digelar Akhir Pekan, Catat Penutupan Jalan Pemuda dan Rute Alternatif
  • Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan
  • Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris
  • Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Gempa 2,5 M Guncang Bandung Jabar, Info BMKG
Hiburan

Gempa 2,5 M Guncang Bandung Jabar, Info BMKG

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Gempa Bumi Magnitudo 2,5 Mengguncang Kabupaten Bandung

Pada hari Senin (27/4/2026), wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,5. Gempa tersebut terjadi pada pukul 15.31.18 WIB. Menurut informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 6.79 LS-107.47 BT. Gempa ini berpusat sekitar 7 km barat laut Kabupaten Bandung dengan kedalaman 12 km.

Gempa bumi yang terjadi kali ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan, namun penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memahami cara menghadapi gempa bumi. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan saat gempa terjadi:

  • Tetap tenang

    Saat gempa terjadi, jangan panik dan usahakan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihat keadaan sekitar dan carilah tempat aman untuk berlindung.

  • Di dalam rumah

    Jika sedang berada di dalam bangunan, segera berlindung di bawah meja atau tempat yang kokoh. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau tangan yang ditempatkan di posisi tertelungkup.

  • Di luar ruangan

    Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi bangunan dan tiang serta menuju area terbuka. Tetap tenang dan jangan melakukan apapun karena bisa saja terjadi gempa susulan.

  • Di kerumunan

    Jika sedang berada di kerumunan, ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat atau area terbuka.

  • Di gunung atau dataran tinggi

    Jika sedang berada di daerah pegunungan, segera berpindah ke area lapang dan hindari daerah dekat lereng untuk menghindari risiko longsor.

  • Di laut

    Gempa bumi di bawah laut dapat menyebabkan tsunami. Jika gempa terjadi, segera berpindah ke dataran yang lebih tinggi.

  • Di dalam kendaraan

    Jika sedang berkendara saat gempa terjadi, pegang kemudi erat dan segera berhenti di tempat yang aman.

Skala MMI: Tingkat Getaran Gempa Bumi

Getaran gempa bumi diukur dalam skala MMI (Modified Mercalli Intensity). Berikut penjelasannya:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Kesimpulan

Meskipun gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Bandung tidak menimbulkan dampak signifikan, penting bagi masyarakat untuk selalu siap dan memahami cara menghadapi gempa. Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, risiko cedera dan kerugian dapat diminimalkan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Saya Ingin Jadi Ustaz, Santri yang Dibakar Tetap Ingin Sekolah

25 Juni 2026

Pemerintah dan PLN Segera Jalankan PLTS 100 GW, Industri Surya Lokal Siap Berkontribusi

25 Juni 2026

Mantan Wakil Kepala BGN Buka Suara Soal Pengadaan CCTV Fiktif Rp 300 Miliar Era Dadan

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

20 Soal PPPK Tendik Terbaru dengan HOTS dan Pembahasan

29 Juni 2026

Afrika Selatan Ciptakan Sejarah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korsel

29 Juni 2026

Daftar Peralatan Wajib di Mobil Saat Liburan Keluarga

29 Juni 2026

Parfum Pria Termahal di Dunia, Aroma Raja-Raja

29 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?