Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 20 Mei 2026
Trending
  • Penuhi kebutuhan hunian modern, AZKO hadirkan NORIUM dengan teknologi air multifungsi
  • 5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi
  • Bukti Kebaikan: Ratusan Ojol Antar Dewa dan Ibu ke Tempat Terakhir
  • Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR
  • Hasil Pertandingan Aston Villa vs Liverpool di Liga Inggris, Kesalahan Szoboszlai Picu Kekalahan The Reds
  • Dana Rp10,2 Triliun untuk Puskesmas: Harapan Prabowo Perbaiki Layanan Kesehatan
  • Prediksi Chelsea vs Manchester City: Yakin Treble, Juara Piala FA, dan Juara Premier League
  • 15 destinasi populer di Semarang dengan harga terjangkau
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Evaluasi Operasi SAR 2025 di Papua Barat: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Nasional

Evaluasi Operasi SAR 2025 di Papua Barat: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Evaluasi Operasi SAR Tahun 2025 di Sorong

BASARNAS Kelas A Sorong menggelar evaluasi operasi SAR Tahun 2025 dalam rangka membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Papua Barat Daya. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1/2026) melibatkan berbagai instansi mitra lintas sektor, seperti Koarmada III, Polda Papua Barat Daya, Korem 181/PVT, KSOP, Distrik Navigasi, BMKG, hingga BNPB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong, Monce Brurry, menjelaskan bahwa evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan sumber daya manusia (SDM), kelengkapan sarana, dan prasarana yang dimiliki masing-masing instansi dalam menghadapi kondisi darurat.

Menurut Monce, meski Papua Barat Daya belum mengalami bencana hidrometeorologi besar seperti yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, kesiapan tetap menjadi keharusan agar tidak gagap saat menghadapi situasi darurat.

Potensi Bencana di Wilayah Papua Barat Daya

Monce menekankan bahwa intensitas hujan tinggi berpotensi memicu bencana banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Berdasarkan pengalaman dan catatan kejadian sebelumnya, Kabupaten Tambrauw termasuk daerah berpotensi bencana cukup tinggi, terutama longsor dan banjir bandang saat musim hujan.

Oleh karena itu, koordinasi antarlembaga dinilai penting guna memastikan kesiapan armada dan personel di lapangan. Kolaborasi antarinstansi diperlukan agar saling memahami kekuatan dan keterbatasan masing-masing. Tujuannya agar respons penanganan bencana bisa berjalan cepat dan tepat.

Hasil Evaluasi dan Tindak Lanjut

Menurut Monce, hasil evaluasi diharapkan tidak berhenti pada tataran diskusi, tetapi ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. Selain itu, harus ada latihan bersama secara berkelanjutan, sebab makin menguatkan koordinasi dan pemahaman tugas.

Lebih lanjut Monce mengatakan, BASARNAS Sorong menangani sekitar 35 operasi SAR pada kurun waktu 2025. Sebagian besar di antaranya merupakan kecelakaan kapal, dengan total sembilan korban berhasil ditemukan.

Keterbatasan Personel dan Peran Mitra

Dalam kesempatan itu, Monce juga menyinggung mengenai keterbatasan personel yang saat berjumlah 97 orang, sementara wilayah layanan mencakup lima kabupaten dan satu kota di Papua Barat Daya. Dari kondisi tersebut, dukungan dari TNI, Polri, serta organisasi kemasyarakatan menjadi faktor penting dalam memperkuat sistem pencarian dan pertolongan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri berkaca pada personel yang ada. Sinergi dengan para mitra sangat dibutuhkan agar pelayanan SAR dapat menjangkau seluruh wilayah,” ucap Monce.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bukti Kebaikan: Ratusan Ojol Antar Dewa dan Ibu ke Tempat Terakhir

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026

5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penuhi kebutuhan hunian modern, AZKO hadirkan NORIUM dengan teknologi air multifungsi

20 Mei 2026

5 Peluang Bisnis Tarot yang Lebih dari Sekadar Prediksi

20 Mei 2026

Bukti Kebaikan: Ratusan Ojol Antar Dewa dan Ibu ke Tempat Terakhir

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?