Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 26 Februari 2026
Trending
  • Jadwal MotoGP Thailand 2026, Lorenzo: Gaya Marquez Kini Lebih Halus
  • Sebelum Tampil Cantik 6 Jam, Ini Daftar Film Christian Bale dengan Perubahan Tubuh Ekstrem
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 20 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Anak 15 Tahun di TTS yang Bunuh Pelaku Pemerkosaan Kini Bebas
  • Gubernur AS Minta Trump Kembalikan Dana Usai MA Batalkan Tarif Global
  • Peluang Persebaya Surabaya Terancam, Persijap Jepara Catatkan Produktivitas Gol Terendah Musim Ini
  • 7 Rekomendasi Mukena Travel Terbaru 2026, Ringan dan Nyaman Dibawa
  • 5 Lagu dengan Pembuka Paling Mengenalimu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Eks Relawan Prabowo-Gibran Sebut Aksi Mahasiswa Berpotensi Ditunggangi Kepentingan Geopolitik
Politik

Eks Relawan Prabowo-Gibran Sebut Aksi Mahasiswa Berpotensi Ditunggangi Kepentingan Geopolitik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Eks Relawan Prabowo-Gibran Sebut Aksi Mahasiswa Berpotensi Ditunggangi Kepentingan Geopolitik
Aksi mahasiswa di Jakarta.(Dok. MI/Usman Iskandar)

EKS Komandan Relawan Tim Nasional Pemenangan Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyampaikan pandangannya terkait dengan protes mahasiswa yang tengah berlangsung. Menurutnya aksi mahasiswa tersebut berpotensi ditunggangi oleh kepentingan geopolitik untuk menciptakan eskalasi politik di Indonesia.

Menurut Haris, kebijakan nasionalistik kerakyatan yang menjadi dasar dan arah pemerintahan Presiden Prabowo, seperti bergabungnya Indonesia menjadi anggota BRICS, pembentukan Danantara dan Bank Emas, serta kebijakan pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam yang wajib ditempatkan dalam negeri, berpotensi menarik perhatian pihak-pihak luar yang ingin mempengaruhi situasi domestik.

“Pemerintahan Prabowo, dengan sejumlah kebijakan strategis, telah membangun landasan yang kokoh dalam memperkuat ekonomi dan kedaulatan Indonesia. Namun, saya khawatir ada upaya dari pihak-pihak luar untuk menciptakan keretakan sosial melalui provokasi yang disebarkan lewat media sosial,” jelas Harus melalui keterangannya, Kamis (20/2).

Baca juga : Soal Aksi Indonesia Gelap, Istana: Kebebasan Berekspresi Dijamin Konstitusi

“Sejumlah kebijakan nasionalistik yang diambil pemerintah Prabowo memang tidak menyenangkan bagi kelompok-kelompok tertentu, terutama yang selama ini diuntungkan oleh kebijakan lama,” tambahnya.

Haris juga menyoroti isu yang diangkat oleh gerakan mahasiswa mengenai efisiensi anggaran untuk mengendalikan hutang luar negeri dan mencegah kebocoran.

“Itu adalah isu yang sejak lama diperjuangkan oleh gerakan sosial di Indonesia. Jadi, jika ada yang menyuarakan protes, ini bisa jadi karena salah paham atau memang ada upaya untuk memperkeruh suasana,” jelasnya.

Baca juga : Massa Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bubar, Lalin Medan Merdeka Barat Kembali Dibuka

Meski mengkritik berbagai isu yang dibawa dalam protes mahasiswa, Haris mengakui adanya kritik membangun yang mereka bawa, khususnya yang menyangkut anggaran pendidikan, riset, dan kajian. Ia sepakat bahwa anggaran pendidikan harus dipertahankan, terutama untuk mendukung riset dan pengabdian masyarakat agar tetap menjadi jantung dari pendidikan tinggi.

“Saya percaya bahwa kritik terhadap anggaran pendidikan akan mendapat perhatian dari Presiden Prabowo, karena beliau paham bahwa kualitas pendidikan dan kesejahteraan pendidik harus tetap terjaga,” ujar putra Maluku Utara tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo akan tetap konsisten dalam menjalankan efisiensi anggaran yang diarahkan pada sektor-sektor yang memang perlu dilakukan penghematan, seperti pengadaan barang dan jasa untuk program makan bergizi gratis, tanpa mengurangi kualitas pendidikan dan fasilitas untuk pelajar.

“Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa 1998, saya yakin kritik dan masukan terkait efisiensi anggaran pendidikan akan ditanggapi dengan bijaksana oleh pemerintah, karena kita semua berkomitmen untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan Indonesia tidak terkompromikan,” tutup Haris. (H-3)

Aksi Berpotensi Ditunggangi Eks Geopolitik Kepentingan mahasiswa PrabowoGibran Relawan Sebut
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gubernur AS Minta Trump Kembalikan Dana Usai MA Batalkan Tarif Global

25 Februari 2026

Mari Beralih ke Tas Ramah Lingkungan, Pemkab Bangka Selatan Ajak Warga Tinggalkan Plastik

25 Februari 2026

Diksi Kasar Guncang Istana, Ketua BEM UGM Minta Maaf ke Prabowo atas Kata ‘Bodoh’

25 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Thailand 2026, Lorenzo: Gaya Marquez Kini Lebih Halus

25 Februari 2026

Sebelum Tampil Cantik 6 Jam, Ini Daftar Film Christian Bale dengan Perubahan Tubuh Ekstrem

25 Februari 2026

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 20 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

25 Februari 2026

Anak 15 Tahun di TTS yang Bunuh Pelaku Pemerkosaan Kini Bebas

25 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?