Peristiwa Pelecehan di Kalsel: Dua Wanita Mengalami Insiden Begal Payudara
Beberapa waktu lalu, dua wanita mengungkapkan pengalamannya melalui media sosial setelah menjadi korban pelecehan seksual di kawasan Anjir Km 25, Batola, Kalimantan Selatan. Kejadian ini menarik perhatian masyarakat dan memicu berbagai respons dari netizen.
Kejadian yang Menakutkan
Salah satu korban mengunggah curhatannya melalui akun Instagram @beritainformasikal pada Selasa (20/1/2026). Ia mengaku mengalami insiden begal payudara saat sedang berkendara sendirian menggunakan sepeda motor. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam (17/1/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Saat itu, ia sedang melintasi jalan dari Banjarmasin menuju Anjir Pal 25.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba seorang pria mengendarai sepeda motor mendekatinya. Pria tersebut langsung mengarahkan motornya mendekati korban. Saat korban mencoba melihat wajah pelaku, tiba-tiba pria tersebut mengeluarkan tangan dan berusaha meremas bagian bawah payudara korban.
Korban langsung kaget dan segera menghindar dengan menancap gas motor. Meskipun lokasi kejadian dekat dengan SPBU dan kantor polisi, korban tidak berani berhenti karena khawatir kantor tersebut sedang tutup.
“Barusan benar kejadiannya min ai, sabtu 17 januari 2026, sekitar jam 8 an malam, lokasi di anjir pal 25 dekat pom bensin dan kantor polisi. Jadi aku bulik kegiatan dari bjm bulik ke anjir, nah pas di lokasi yg ku sebutkan tadi posisinya aku lagi nyetir kendaraan sorangan. Tiba tiba ada lakian meimbai aku bekendaraan, aku tekajut, pas aku handak mencangangi … tiba tiba inya mengacak ke payudara, untungnya inya kd kwa mengacak full, cuma terkena bagian bawah payudara aja sedikit. Tapi tatap ai aku sangkal bnr min dan tekajut banar, perbuatan kd senonoh banar itu, musang birahi,” ujar korban.
Pengalaman Serupa di Lokasi Berbeda
Kejadian serupa juga dialami oleh seorang wanita lainnya di sekitaran Jembatan Barito, tepatnya di Anjir Km 26. Dia mengaku didekati oleh seorang pria tak dikenal saat sedang berkendara sendirian. Pelaku tiba-tiba mendekatinya dan berusaha meraih bagian belakang tubuhnya.
Menurut pengakuan korban, kejadian tersebut terjadi sore hari setelah ia pulang dari kuliah. Ia mengatakan bahwa saat itu jalanan cukup ramai, namun ia tetap merasa waspada.
“Pengalaman ku ini di anjir muara pal 26 habis turun jembatan barito parak tikungan. Jadi aku sore bulik kuliah kira” Jam 5 an. Nah posisi ku nih sorngan ja bkendaraan, bnyk mobil truk (ada ja yg b kendaraan cuma mayan jauh di belakang ku). Jdi aku ngrannya bnyk truk aku b kendaraan santai ja kd laju. Sekalinya Gil* bnr persis kya di kisah sebelum nya jua yg kejadian,” paparnya.
Ciri-Ciri Pelaku
Dari pengakuan korban, ciri-ciri pelaku adalah seorang pria yang mengendarai sepeda motor butut dengan gaya rambut hanya tersisa bagian atas. Hal ini membuat para warga khususnya perempuan diimbau untuk lebih waspada, terutama karena hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran.
Langkah Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat
Berdasarkan pengalaman kedua korban, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada, terutama ketika berkendara sendirian di area yang kurang ramai. Selain itu, penting juga untuk segera melaporkan kejadian ke pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti.
Meski kejadian ini belum sepenuhnya terselesaikan, pengalaman korban memberi pesan bahwa kesadaran akan keamanan diri sangat penting dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Masyarakat diharapkan bisa lebih aktif dalam menjaga lingkungan sekitar serta saling membantu jika melihat kejadian serupa.



