Kebakaran Hebat di Pabrik Furniture PT Pijar Sukma
Pada hari Selasa, 6 Januari 2026, sebuah pabrik produksi furniture bernama PT Pijar Sukma mengalami bencana kebakaran. Lokasi kejadian berada di Jalan RMP Sosrokartono Nomor 99 Desa Kecapi, RT 41 RW 07, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 16.45 WIB dan langsung membakar gudang yang memiliki ukuran sekitar 20×40 meter persegi.
Bangunan yang terbakar merupakan gudang produksi dan penyimpanan barang jadi yang siap dikirim ekspor. Diperkirakan lebih dari 5 kontainer barang siap kirim yang disimpan di lantai atas gudang tersebut ludes terbakar. Mayoritas barang dalam gudang hangus, meskipun beberapa karyawan sempat mengevakuasi beberapa barang yang masih bisa diselamatkan sebelum api membesar.
Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Edy Marwoto, menjelaskan bahwa kebakaran ini diduga disebabkan oleh percikan api dari aktivitas pengelasan atap di lantai atas. Diduga karena kurangnya kesadaran akan keselamatan kerja, percikan api tersebut menyambar barang-barang mudah terbakar yang ada di bawahnya.
Menurut Edy, barang-barang yang ada di dalam gudang tersebut semua mudah terbakar. Termasuk kertas, foam atau busa, dan kayu siap ekspor. “Jadi ada pengerjaan atap di lantai atas, percikan api (las) mengenai barang-barang mudah terbakar yang ada di bawahnya dan memicu kebakaran. Diduga percikan api las mengenai kertas dan busa menjadi pemantik terjadinya kebakaran,” jelasnya.
Proses pemadaman kebakaran berlangsung selama lebih dari 3 jam dengan menerjunkan 13 armada pemadam kebakaran. Terdiri dari 6 armada dari Satpol PP dan Damkar, 2 armada dari DLH, 1 dari BPBD, dan sisanya bantuan dari perusahaan swasta. Api pertama kali muncul pada pukul 16.45 WIB, namun petugas pemadam kebakaran baru mendapatkan informasi pada pukul 17.10 WIB.
“Untuk suplai airnya sudah tidak terhitung lagi. Dari jam 5 sore sampai jam 9 malam masih berlangsung pemadaman sampai tuntas,” ujar Edy. Ia juga menyebut bahwa saat kebakaran terjadi masih ada karyawan di dalam gudang yang terbakar. Namun, semuanya berhasil dievakuasi dengan cepat sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Saat ini, perkiraan kerugian masih dalam proses perhitungan oleh pemilik pabrik. Hingga kini belum bisa diketahui pasti angka kerugiannya.
Ledakan Berkali-kali dan Reaksi Warga Sekitar
Kejadian kebakaran di gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, menarik perhatian ratusan warga sekitar. Mereka berbondong-bondong keluar rumah untuk melihat secara langsung kejadian tersebut.
Salah satu warga, Adam Raka (26), mengaku sempat mendengar beberapa kali letusan dari bangunan gudang yang terbakar. Suara letusan diperkirakan berasal dari bahan-bahan mudah meledak yang digunakan sebagai bahan penunjang produksi. Adam melihat asap yang mengepul dan membumbung tinggi di atas bangunan gudang produksi furniture sekira pukul 17.00 WIB.
Namun, ia memperkirakan bangunan tersebut mulai terbakar sekitar pukul 16.30 WIB. Mengetahui ada kebakaran, Adam segera lari dari rumahnya untuk melihat langsung bangunan apa yang terbakar. “Awalnya asap ngepul tinggi ke atas, kemudian baru kelihatan apinya,” ujarnya di lokasi, Selasa (6/1/2026).
Adam tidak mengetahui pasti barang apa saja yang tersimpan di gudang produksi tersebut yang menyebabkan api cepat merambat ke seluruh bangunan. Kata dia, pabrik tersebut masih aktif memproduksi barang-barang furniture. Sementara karyawan pabrik diperkirakan sudah pulang saat kebakaran terjadi.
“Kabar dari tetangga sempat ada petugas atau karyawan yang menyelamatkan beberapa barang dari dalam bangunan. Kurang tahu apa saja yang diselamatkan, katanya ada busa juga,” ujar dia. Hingga pukul 18.40 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran kali ini.



