Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Monday, 12 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Curhatan Bu Guru Sitti: Kursi Dilempar Kepala Sekolah, Mental Mama Tak Kuat Lagi
    Politik

    Curhatan Bu Guru Sitti: Kursi Dilempar Kepala Sekolah, Mental Mama Tak Kuat Lagi

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kasus Bullying Guru oleh Kepala Sekolah di Pulau Sebatik Memicu Kekisruhan

    Seorang guru agama di SD Negeri di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diduga menjadi korban bullying dan penganiayaan dari oknum kepala sekolah tempatnya mengajar. Peristiwa ini membuat korban harus mendapatkan perawatan medis akibat tindakan yang dilakukan.

    Korban, yang bernama Sitti Halimah, mengaku mengalami berbagai bentuk intimidasi, termasuk pengucilan, tidak diberikan akses ke ruang kantor guru, serta dilarang mengikuti kegiatan sekolah. Selain itu, ia juga tidak diberikan tanda tangan (TTD) untuk kelengkapan berkas, sehingga tunjangan sertifikasi senilai Rp45 juta selama satu tahun tidak bisa dicairkan.

    Peristiwa ini viral setelah unggahan foto dan curhatan korban beredar di media sosial. Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang perempuan dengan pakaian guru dan berkerudung cokelat terbaring lemas di atas ranjang perawatan. Selang infus terpasang di wajahnya. Unggahan ini langsung menarik perhatian masyarakat, yang ramai-ramai mengecam tindakan kepala sekolah tersebut.

    Curhatan panjang yang diunggah oleh korban memicu simpati dan kemarahan masyarakat. Isi curhatan tersebut menyebutkan bahwa korban dizolimi oleh kepala sekolah, tidak diperbolehkan masuk ke ruang kantor guru, hanya diperbolehkan istirahat di perpustakaan tanpa fasilitas apapun. Ia juga tidak boleh mengikuti kegiatan sekolah atau masuk ke grup sekolah.

    Di dalam curhatannya, korban menyampaikan rasa sakit batin yang dialaminya. Ia menyebutkan bahwa meskipun telah bersabar, namun kondisi mentalnya tidak sanggup lagi menghadapi tekanan tersebut. Curhatan ini menjadi sorotan tajam warga Nunukan dan memicu diskusi tentang perlakuan yang tidak manusiawi terhadap para guru.

    Penyelidikan Dilakukan oleh Dinas Pendidikan

    Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Kepala Dinas Pendidikan, Akhmad, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa berkomentar karena sedang berada di pedalaman Nunukan menghadiri kegiatan Musrenbang. Namun, ia sudah memerintahkan jajaran untuk memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya.

    Meski begitu, hingga saat ini, Kepala Sekolah SD Negeri 001 Sebatik Tengah belum memberikan tanggapan terkait viralnya unggahan tersebut. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat tidak mendapat balasan.

    Kecaman dari Ikatan Alumni STIT IKN

    Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Khaldun Nunukan (IKA STIT IKN) mengecam keras dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah tersebut. Ketua IKA STIT IKN, Bakhrul Ulum, menyatakan bahwa tindakan kepala sekolah tersebut melampaui batas kewenangan, mencederai martabat guru, dan melanggar kode etik pendidik.

    Bakhrul menegaskan bahwa guru adalah profesi yang terhormat, bukan objek penindasan. Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi, baik secara lisan maupun tulisan, serta perlakuan tidak manusiawi atau dzalim terhadap Ibu Sitti Halimah dinilai tidak dapat dibenarkan. IKA STIT IKN juga menolak setiap kebijakan sepihak yang diambil tanpa mekanisme musyawarah.

    Permintaan Investigasi dan Sanksi Tegas

    IKA STIT IKN menuntut adanya perlindungan terhadap profesi guru, khususnya bagi mereka yang menjadi korban kesewenang-wenangan. Mereka meminta agar hak-hak guru tersebut tetap diberikan tanpa rasa takut akan ancaman atau diskriminasi lanjutan.

    Selain itu, IKA STIT IKN mendesak Dinas Pendidikan Nunukan untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh, memberikan sanksi tegas, hingga mencopot jabatan kepala sekolah yang bersangkutan demi menjaga marwah institusi pendidikan.

    Solidaritas dari Berbagai Elemen

    IKA STIT IKN juga mengajak seluruh elemen, mulai dari orang tua siswa, alumni, hingga masyarakat, untuk bersolidaritas. Menurut Bakhrul, pendidikan yang berkualitas tidak akan pernah lahir dari kepemimpinan yang otoriter dan dzalim.

    “Ini bukan tentang perlawanan terhadap institusi, melainkan perlawanan terhadap perilaku yang merusak institusi. Kami tidak akan mundur hingga keadilan ditegakkan dan martabat Ibu guru Sitti Halimah dikembalikan,” tegasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?