Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 29 Agustus 2026
Trending
  • Cek Rekomendasi Saham Emiten Komoditas Setelah DSI Jelas
  • 72 Tersangka Karhutla, Mayoritas Petani, Pemodal Utama Masih Mencurigakan
  • Akhir Agustus: 6 Zodiak Mudah Atasi Beban Keuangan
  • Kesalahpahaman sering muncul dalam diskusi kesehatan mental di media sosial
  • Misi John Herman Bawa Timnas Indonesia Juara Piala Dunia ASEAN 2026
  • Kadishub Gowa Berani Bubarkan Apel ASN di Bawah Pimpinan Bupati Husniah Talenrang
  • Terjemahan lirik Studio54 – TOP, bebas hingga luka masa lalu
  • 8 rekomendasi lokasi camping indah di Sentul
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Cek Rekomendasi Saham Emiten Komoditas Setelah DSI Jelas
Ekonomi

Cek Rekomendasi Saham Emiten Komoditas Setelah DSI Jelas

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com.CO.ID – JAKARTA.Perusahaan produsen komoditas mulai merasa lebih tenang setelah adanya kejelasan mengenai peran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Meskipun demikian, bukan berarti ancaman dari regulasi di sektor komoditas telah hilang begitu saja.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Perusahaan Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa saat ini DSI akan memperhatikan secara khusus ekspor tiga komoditas sumber daya alam strategis, yaitu batubara, minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) serta besi campuran (ferroalloy).

Tiga komoditas ini berperan signifikan dalam perdagangan dan perekonomian Indonesia, dengan perkiraan nilai ekspor mencapai hampir 70 miliar dolar AS. Rinciannya, nilai ekspor batubara sekitar 30,35 miliar dolar AS, CPO senilai 22,67 miliar dolar AS, dan ferroalloy sekitar 16,43 miliar dolar AS.

Keberadaan DSI dipastikan tidak akan mengubah hubungan dagang yang sudah terjalin antara eksportir dan pembeli. DSI juga tidak mengganti fungsi perizinan, pengaturan, dan pengawasan yang ada di Kementerian/Lembaga (K/L) yang berkaitan. Tugas DSI adalah menciptakan titik verifikasi yang lebih kuat berlandaskan data transaksi ekspor.

Selain itu, DSI sedang mempersiapkan platform ekspor (Exporter Portal) yang direncanakan diluncurkan pada 1 September 2026. Lembaga ini akan menguji platform tersebut bersama beberapa eksportir pada akhir September atau pertengahan Oktober 2026.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menyatakan bahwa kejelasan tugas dan peran DSI dapat mengurangi ketidakpastian dalam sektor komoditas, dibandingkan saat lembaga tersebut pertama kali diumumkan.

Menurutnya, dampak keterlibatan DSI terhadap perusahaan-perusahaan tambang batu bara yang berorientasi ekspor cenderung terbatas, mengingat kontrak jual beli dengan pihak pembeli telah ditetapkan dalam jangka menengah dan panjang. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan eksportir CPO cenderung lebih rentan karena harga acuan komoditas tersebut cukup fluktuatif dan proses penentuan harga wajar berpotensi menimbulkan kendala administratif.

“Risiko regulasi masih ada, hanya berpindah dari risiko arah kebijakan menjadi risiko pelaksanaan teknis,” katanya, Rabu (26/8/2026).

Kepala Direktur Penelitian Samuel Sekuritas Harry Su menambahkan, kehadiran DSI berpotensi memberikan dampak positif karena mampu meningkatkan transparansi ekspor serta kejelasan regulasi. Meskipun dampak terhadap kinerja perusahaan komoditas mungkin terbatas, kejelasan mengenai fungsi dan peran DSI akan mengurangi risiko perubahan kebijakan yang tiba-tiba.

“Investor tetap harus memantau pelaksanaan DSI agar tidak berkembang menjadi aturan tambahan yang menghambat ekspor atau menekan margin,” katanya, Rabu (26/8/2026).

Secara umum, saham-saham dalam sektor batubara, CPO, dan ferro alloy masih menawarkan prospek yang menarik, namun margin keamanan (margin of safety) sektor ini akan lebih ketat.

Abida mengatakan, selain aktivitas DSI, sentimen lain yang harus diperhatikan oleh perusahaan antara lain pergerakan harga komoditas global yang tetap menjadi penopang utama kinerja keuangan, pelemahan nilai tukar rupiah yang akan menguntungkan transaksi ekspor, evaluasi ulang harga kewajiban pasar domestik (DMO) batubara, serta perkembangan permintaan ekspor dari Tiongkok dan India.

Selanjutnya, terdapat tiga strategi utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan produsen dan eksportir komoditas. Pertama, kesiapan sistem pelaporan perusahaan agar sesuai dengan platform DSI sejak awal. Kedua, perusahaan perlu melakukan negosiasi ulang kontrak jangka panjang dengan pembeli agar harga jual tetap bersaing.

“Ketiga, perusahaan harus melakukan diversifikasi pasar ekspor serta pengolahan lanjutan guna mengurangi ketergantungan terhadap satu saluran distribusi,” ujar Abida.

Di sisi lain, Harry menyebutkan beberapa saham yang berkaitan dengan komoditas batubara, CPO, dan ferro alloy yang layak diperhatikan oleh para investor karena memiliki dasar fundamental yang kuat.

 

AADI Chart by TradingView

Di bidang batu bara, ia memilihPTBA dan AADIyang didukung oleh biaya produksi yang kompetitif dan dividen yang menarik. Di sektor perkebunan kelapa sawit atau CPO, terdapatBWPTyang bisa menjadi alternatif bagi investor karena didorong oleh perkembangan operasional yang akan berpengaruh terhadap kinerja pendapatan.

Di bidang ferro alloy yang termasuk dalam feronikel, Harry memprediksi sahamNCKL dan ANTMyang didukung oleh biaya produksi yang rendah serta kinerja operasional yang baik tahun ini, terutama untuk ANTM.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Demo 27 Agustus 2026: Jalan yang Harus Dihindari

28 Agustus 2026

Harga Minyak Dunia Anjlok Akibat Sanksi AS ke Iran

28 Agustus 2026

JAFEX 2026, Jakarta Bangkitkan Ekonomi Melalui Aset Daerah

28 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cek Rekomendasi Saham Emiten Komoditas Setelah DSI Jelas

29 Agustus 2026

72 Tersangka Karhutla, Mayoritas Petani, Pemodal Utama Masih Mencurigakan

29 Agustus 2026

Akhir Agustus: 6 Zodiak Mudah Atasi Beban Keuangan

28 Agustus 2026

Kesalahpahaman sering muncul dalam diskusi kesehatan mental di media sosial

28 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?