Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 13 September 2026
Trending
  • Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan
  • Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru
  • Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!
  • Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan
  • Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ
  • Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat
  • Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah
  • Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kadishub Gowa Berani Bubarkan Apel ASN di Bawah Pimpinan Bupati Husniah Talenrang
Politik

Kadishub Gowa Berani Bubarkan Apel ASN di Bawah Pimpinan Bupati Husniah Talenrang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Agustus 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kepala Dinas Perhubungan Gowa Bubarkan Apel ASN yang Dipimpin Bupati

Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang pejabat pemerintah daerah, yaitu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gowa, Agus Salim Harahap, melakukan tindakan tidak biasa dengan mencoba membubarkan apel ASN yang sedang berlangsung. Aksi tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian publik terhadap dinamika internal pemerintahan setempat.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (24/8/2026) di lapangan Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu. Saat itu, apel pagi sedang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Namun, tiba-tiba Agus Salim Harahap memasuki area lapangan dan mengambil mikrofon untuk meminta peserta apel membubarkan diri.

“Bubar, bubar,” ucap Agus dalam rekaman video yang beredar luas. Tindakan ini langsung mendapat penolakan dari sejumlah ASN yang hadir. Mereka menolak untuk bubar dan meminta apel dilanjutkan.

“Jangan bubar, jangan bubar,” kata salah satu ASN. Di belakang Agus, terlihat Bupati Gowa berdiri di tengah suasana yang mulai memanas. Beberapa peserta apel kemudian berseru, “Masih bupati itu, Pak,” atau “Oi, masih bupati itu. Usir itu.”

Agus akhirnya meninggalkan lapangan sambil terus meneriakkan “bubar, bubar”. Ia ditemani oleh beberapa anggota Satpol PP yang berusaha menenangkan situasi. Meski begitu, aksi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan tentang alasan di balik tindakan Kadishub Gowa.

Alasan di Balik Pembubaran Apel

Agus Salim Harahap mengungkapkan bahwa aksinya tersebut dipicu oleh rasa kecewa terhadap keputusan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Ia merasa tidak suka dengan kehadiran Bupati dalam kegiatan apel tersebut, yang ia anggap hanya sebagai pencitraan semata.

“Bahwa saya tidak suka kehadiran Bupati yang hanya pencitraan,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa tindakan spontanitasnya itu terjadi karena melihat Bupati akan memberikan pengarahan kepada peserta upacara. Menurutnya, kehadiran Bupati tidak mencerminkan nilai kepemimpinan yang seharusnya.

Agus juga menjelaskan bahwa ia tidak menerima surat keputusan (SK) pemberhentian dari Bupati. Meskipun ada isu bahwa dirinya termasuk dalam 16 pejabat yang diberhentikan secara sementara, hingga saat ini ia masih menjabat sebagai Kadishub Gowa.

“Saya bukan orang yang gila jabatan dan informasinya memang saya berada di urutan nomor satu yang diberhentikan oleh bupati. Tetapi sampai saat ini saya belum menerima SK Pemberhentian,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Polemik Pemberhentian Pejabat

Polemik pemberhentian sejumlah pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Gowa telah menjadi topik utama dalam beberapa waktu terakhir. Dari 16 orang yang diisukan dinonaktifkan, baru enam orang yang menerima surat resmi pembebastugasan.

Beberapa pejabat yang telah menerima SK antara lain:
– Sekretaris Daerah (Sekda) Andy Azis Peter
– Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mahmud
– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sujjadan
– Kepala Inspektorat Syahrul Syahir
– Sekretaris DPRD (Sekwan) Idil Hafid
– Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSD) Indra Said
– Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Umar Madjid

Aksi unjuk rasa oleh ASN dan warga juga sempat terjadi di Kantor DPRD serta Kantor Bupati Gowa, yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap proses pemberhentian pejabat tersebut.

Persoalan Politik dan Hukum Bupati Gowa

Di sisi lain, posisi Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, tengah diuji oleh berbagai masalah politik dan hukum. DPRD Kabupaten Gowa sebelumnya merekomendasikan pemakzulan terhadapnya. Rekomendasi ini didasarkan pada hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket yang menemukan tiga persoalan utama:

  1. Dugaan perselingkuhan dan pelanggaran amoral yang dinilai melanggar sumpah jabatan.
  2. Dugaan korupsi seragam sekolah gratis senilai Rp16 miliar.
  3. Pencabutan sepihak bantuan beasiswa program doktoral seorang mahasiswi.

Selain itu, Husniah juga telah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Gowa terkait dugaan pungutan liar dan tindak pidana pencucian uang. Ia juga dipanggil Mapolda Sulsel terkait dua perkara, yakni dugaan korupsi serta dugaan penggelapan dan pemalsuan.

Kesimpulan

Peristiwa pembubaran apel oleh Kadishub Gowa, Agus Salim Harahap, tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga mengungkap dinamika internal pemerintahan Kabupaten Gowa. Dari polemik pemberhentian pejabat hingga masalah hukum yang menimpa Bupati, semua ini menunjukkan bahwa situasi di daerah tersebut sedang dalam kondisi yang sangat sensitif.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026

Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

31 Agustus 2026

Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

31 Agustus 2026

Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

31 Agustus 2026

Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

31 Agustus 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?