Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 29 Agustus 2026
Trending
  • 72 Tersangka Karhutla, Mayoritas Petani, Pemodal Utama Masih Mencurigakan
  • Akhir Agustus: 6 Zodiak Mudah Atasi Beban Keuangan
  • Kesalahpahaman sering muncul dalam diskusi kesehatan mental di media sosial
  • Misi John Herman Bawa Timnas Indonesia Juara Piala Dunia ASEAN 2026
  • Kadishub Gowa Berani Bubarkan Apel ASN di Bawah Pimpinan Bupati Husniah Talenrang
  • Terjemahan lirik Studio54 – TOP, bebas hingga luka masa lalu
  • 8 rekomendasi lokasi camping indah di Sentul
  • 15 sunscreen terbaik untuk kulit berminyak dan berjerawat
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kadishub Gowa Berani Bubarkan Apel ASN di Bawah Pimpinan Bupati Husniah Talenrang
Politik

Kadishub Gowa Berani Bubarkan Apel ASN di Bawah Pimpinan Bupati Husniah Talenrang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Agustus 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kepala Dinas Perhubungan Gowa Bubarkan Apel ASN yang Dipimpin Bupati

Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang pejabat pemerintah daerah, yaitu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gowa, Agus Salim Harahap, melakukan tindakan tidak biasa dengan mencoba membubarkan apel ASN yang sedang berlangsung. Aksi tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian publik terhadap dinamika internal pemerintahan setempat.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (24/8/2026) di lapangan Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu. Saat itu, apel pagi sedang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Namun, tiba-tiba Agus Salim Harahap memasuki area lapangan dan mengambil mikrofon untuk meminta peserta apel membubarkan diri.

“Bubar, bubar,” ucap Agus dalam rekaman video yang beredar luas. Tindakan ini langsung mendapat penolakan dari sejumlah ASN yang hadir. Mereka menolak untuk bubar dan meminta apel dilanjutkan.

“Jangan bubar, jangan bubar,” kata salah satu ASN. Di belakang Agus, terlihat Bupati Gowa berdiri di tengah suasana yang mulai memanas. Beberapa peserta apel kemudian berseru, “Masih bupati itu, Pak,” atau “Oi, masih bupati itu. Usir itu.”

Agus akhirnya meninggalkan lapangan sambil terus meneriakkan “bubar, bubar”. Ia ditemani oleh beberapa anggota Satpol PP yang berusaha menenangkan situasi. Meski begitu, aksi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan tentang alasan di balik tindakan Kadishub Gowa.

Alasan di Balik Pembubaran Apel

Agus Salim Harahap mengungkapkan bahwa aksinya tersebut dipicu oleh rasa kecewa terhadap keputusan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Ia merasa tidak suka dengan kehadiran Bupati dalam kegiatan apel tersebut, yang ia anggap hanya sebagai pencitraan semata.

“Bahwa saya tidak suka kehadiran Bupati yang hanya pencitraan,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa tindakan spontanitasnya itu terjadi karena melihat Bupati akan memberikan pengarahan kepada peserta upacara. Menurutnya, kehadiran Bupati tidak mencerminkan nilai kepemimpinan yang seharusnya.

Agus juga menjelaskan bahwa ia tidak menerima surat keputusan (SK) pemberhentian dari Bupati. Meskipun ada isu bahwa dirinya termasuk dalam 16 pejabat yang diberhentikan secara sementara, hingga saat ini ia masih menjabat sebagai Kadishub Gowa.

“Saya bukan orang yang gila jabatan dan informasinya memang saya berada di urutan nomor satu yang diberhentikan oleh bupati. Tetapi sampai saat ini saya belum menerima SK Pemberhentian,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Polemik Pemberhentian Pejabat

Polemik pemberhentian sejumlah pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Gowa telah menjadi topik utama dalam beberapa waktu terakhir. Dari 16 orang yang diisukan dinonaktifkan, baru enam orang yang menerima surat resmi pembebastugasan.

Beberapa pejabat yang telah menerima SK antara lain:
– Sekretaris Daerah (Sekda) Andy Azis Peter
– Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mahmud
– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sujjadan
– Kepala Inspektorat Syahrul Syahir
– Sekretaris DPRD (Sekwan) Idil Hafid
– Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSD) Indra Said
– Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Umar Madjid

Aksi unjuk rasa oleh ASN dan warga juga sempat terjadi di Kantor DPRD serta Kantor Bupati Gowa, yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap proses pemberhentian pejabat tersebut.

Persoalan Politik dan Hukum Bupati Gowa

Di sisi lain, posisi Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, tengah diuji oleh berbagai masalah politik dan hukum. DPRD Kabupaten Gowa sebelumnya merekomendasikan pemakzulan terhadapnya. Rekomendasi ini didasarkan pada hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket yang menemukan tiga persoalan utama:

  1. Dugaan perselingkuhan dan pelanggaran amoral yang dinilai melanggar sumpah jabatan.
  2. Dugaan korupsi seragam sekolah gratis senilai Rp16 miliar.
  3. Pencabutan sepihak bantuan beasiswa program doktoral seorang mahasiswi.

Selain itu, Husniah juga telah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Gowa terkait dugaan pungutan liar dan tindak pidana pencucian uang. Ia juga dipanggil Mapolda Sulsel terkait dua perkara, yakni dugaan korupsi serta dugaan penggelapan dan pemalsuan.

Kesimpulan

Peristiwa pembubaran apel oleh Kadishub Gowa, Agus Salim Harahap, tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga mengungkap dinamika internal pemerintahan Kabupaten Gowa. Dari polemik pemberhentian pejabat hingga masalah hukum yang menimpa Bupati, semua ini menunjukkan bahwa situasi di daerah tersebut sedang dalam kondisi yang sangat sensitif.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pandangan: Flores Menuju Kota Gempa

28 Agustus 2026

Pembaruan situasi DPR RI pagi ini, massa aksi 27 Agustus 2026 telah berkumpul, cek jalur alternatif

28 Agustus 2026

18.504 personel dikerahkan jaga demo di Jakpus, termasuk di DPR

28 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

72 Tersangka Karhutla, Mayoritas Petani, Pemodal Utama Masih Mencurigakan

29 Agustus 2026

Akhir Agustus: 6 Zodiak Mudah Atasi Beban Keuangan

28 Agustus 2026

Kesalahpahaman sering muncul dalam diskusi kesehatan mental di media sosial

28 Agustus 2026

Misi John Herman Bawa Timnas Indonesia Juara Piala Dunia ASEAN 2026

28 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?