Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 19 Mei 2026
Trending
  • Soal Ujian Akhir TIK Kelas 6 SD 2026 dengan Kunci Jawaban
  • Shio ini tetap kuat di tengah krisis tahun 2026
  • Jejak Karier Roy Riady, Jaksa yang Menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Ini Harta Kekayaannya
  • Dampak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diperdebatkan, SMAN 1 Sambas Menolak dan Minta Nama Baik Dipulihkan
  • Profil Timnas Meksiko, Tuan Rumah Piala Dunia 2026 yang Ingin Patahkan Kutukan Babak 16 Besar
  • Ramalan Zodiak Aquarius Hari Ini: Karier Menarik dan Rezeki dari Ide Baru
  • AS Jamin Tetangga RI Miliki Kapal Selam Nuklir Mampu Menembak Seribu Kilometer
  • Selain Harga Tiket Mahal, Penumpang Menghadapi Ketidakpastian Penerbangan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Camat Jatinangor Minta RS Mitra Plumbon Buka Akses Jalan untuk Ustaz Dadan yang Terisolir
Nasional

Camat Jatinangor Minta RS Mitra Plumbon Buka Akses Jalan untuk Ustaz Dadan yang Terisolir

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Isolasi Warga Akibat Proyek RS Mitra Plumbon di Jatinangor

Sebuah keluarga di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, kini mengalami isolasi akibat akses jalan menuju rumah mereka ditutup sebagai bagian dari proyek pembangunan Rumah Sakit Mitra Plumbon. Hal ini menyebabkan satu Kepala Keluarga (KK), yaitu Ustaz Dadan (52 tahun) dan keluarganya, terjebak dalam situasi sulit.

Pihak Camat Jatinangor, Herman Suwandi, telah berkomunikasi dengan pihak Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk mencari solusi agar warga tidak mengalami kerugian. Menurutnya, penutupan akses jalan dilakukan sebagai bentuk pengamanan aset. Namun, hal ini justru menyebabkan keluarga Ustaz Dadan terisolasi sejak sekitar sepekan terakhir.

Selain itu, kondisi lingkungan juga semakin gelap pada malam hari karena tidak ada penerangan yang memadai. “Saya sudah berkomunikasi dengan pihak RS Mitra Plumbon untuk memberikan akses jalan kepada keluarga yang masih belum dibebaskan rumahnya, agar kondusif,” ujar Herman saat ditemui di ruang kerjanya.

Herman menegaskan bahwa pihak rumah sakit harus terus melakukan negosiasi dengan Ustaz Dadan untuk mencapai kesepakatan bersama. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkomunikasi langsung dengan Ustaz Dadan untuk membahas masalah ini lebih lanjut.

“Jika tidak segera terselesaikan, investasi di Sumedang akan terganggu, dan kami pun akan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Intinya masyarakat tidak boleh dirugikan, tidak boleh dilanggar haknya,” tambahnya.

Perizinan Pembangunan Masih Dalam Proses

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang memastikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Mitra Plumbon di wilayah Kampung Dangdeur RT012, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, belum mengantongi perizinan resmi dari DPMPTSP. Hal ini disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Sumedang, Kemal Idris, setelah adanya dampak penutupan lahan yang menyebabkan Ustaz Dadan sekeluarga terisolir.

Menurut Kemal, proses perizinan masih berlangsung dan pihak DPMPTSP akan terus memantau perkembangan proyek tersebut. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak pengembang dan masyarakat agar tidak ada konflik yang terjadi.

Tantangan dalam Proses Negosiasi

Pihak Rumah Sakit Mitra Plumbon hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ini, meski Tribun Jabar sudah menghubungi mereka sejak Rabu (7/1/2026) petang. Hal ini menunjukkan bahwa proses negosiasi antara pihak rumah sakit dan Ustaz Dadan masih dalam tahap awal.

Beberapa isu yang muncul antara lain:

  • Persoalan izin pembangunan yang belum sepenuhnya lengkap.
  • Keberadaan tembok dan pagar seng tinggi yang menjadi penghalang akses jalan.
  • Kondisi lingkungan yang tidak layak bagi warga yang terisolasi.

Masalah ini tidak hanya menyangkut kepentingan individu, tetapi juga berdampak pada stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dari semua pihak untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Langkah yang Harus Dilakukan

Untuk menghindari konflik yang lebih besar, beberapa langkah penting perlu diambil:

  • Pihak rumah sakit harus segera memberikan akses jalan sementara kepada warga yang terisolasi.
  • Proses negosiasi antara pihak pengembang dan masyarakat harus dilakukan secara transparan dan terbuka.
  • DPMPTSP harus mempercepat proses pemberian izin agar proyek dapat berjalan sesuai aturan.
  • Pemerintah setempat perlu terus memantau situasi dan memberikan dukungan kepada warga yang terkena dampak.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan bisa menciptakan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan perlindungan hak-hak warga.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

AS Jamin Tetangga RI Miliki Kapal Selam Nuklir Mampu Menembak Seribu Kilometer

19 Mei 2026

Dampak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diperdebatkan, SMAN 1 Sambas Menolak dan Minta Nama Baik Dipulihkan

19 Mei 2026

Jejak Karier Roy Riady, Jaksa yang Menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Ini Harta Kekayaannya

19 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Soal Ujian Akhir TIK Kelas 6 SD 2026 dengan Kunci Jawaban

19 Mei 2026

Shio ini tetap kuat di tengah krisis tahun 2026

19 Mei 2026

Jejak Karier Roy Riady, Jaksa yang Menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Ini Harta Kekayaannya

19 Mei 2026

Dampak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diperdebatkan, SMAN 1 Sambas Menolak dan Minta Nama Baik Dipulihkan

19 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?