Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 10 April 2026
Trending
  • BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana
  • JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno
  • Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?
  • Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular
  • Sinyal Kuat Timnas Indonesia: Dua Bintang Luar Negeri Bergabung dengan FCV Dender
  • Makna Nama Anak AHY dan Annisa Pohan: Filosofi Kuat Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
  • Tumpukan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Ganggu Pengunjung
  • 5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Bukan Hanya Wisata: Aturan Ketat di Ragunan 2026 Saat 50 Ribu Pengunjung
Nasional

Bukan Hanya Wisata: Aturan Ketat di Ragunan 2026 Saat 50 Ribu Pengunjung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Taman Margasatwa Ragunan Siap Hadapi Lonjakan Pengunjung Selama Nataru 2025

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dipastikan menjadi salah satu destinasi utama selama periode liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pengelola TMR memprediksi jumlah pengunjung akan mengalami lonjakan yang sangat signifikan, dengan puncaknya mencapai sekitar 50.000 wisatawan dalam sehari. Prediksi ini didasarkan pada data kunjungan Nataru 2024 yang berhasil menarik 48.000 pengunjung.

Wahyudi Bambang, Humas Taman Margasatwa Ragunan, menyebutkan bahwa TMR akan menjadi tempat yang diminati oleh warga Jakarta dan sekitarnya selama masa liburan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap lonjakan pengunjung yang akan terjadi antara 25 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Kepatuhan terhadap Aturan adalah Kunci Keberhasilan

Peningkatan jumlah pengunjung harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan yang diberlakukan. Pengelola berharap setiap pengunjung tidak hanya sekadar berwisata, tetapi juga dapat memperoleh nilai edukasi dan kesadaran lingkungan. Hal ini penting karena satwa yang tinggal di kawasan TMR merupakan makhluk hidup yang sangat peka terhadap lingkungan sekitarnya.

Oleh karena itu, pengunjung diimbau untuk menjaga ketertiban mutlak dan menghormati lingkungan satwa. Larangan-larangan seperti suara teriakan, perilaku tidak tertib, serta pemberian makan sembarangan sangat ditegaskan oleh pengelola. Tindakan-tindakan tersebut bisa menyebabkan stres pada satwa dan bahkan memicu reaksi defensif dari ribuan satwa yang tinggal di lahan seluas 127 hektare tersebut.

Selain itu, TMR juga telah diresmikan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Pengunjung diminta untuk tidak merokok selama berada di area wisata demi menjaga kualitas udara dan kenyamanan bersama.

Persiapan Logistik dan Solusi Kemacetan

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang sejalan dengan prediksi 50.000 pengunjung, TMR telah mempersiapkan lebih dari 10 titik lokasi parkir yang tersebar merata di dalam kawasan. Tujuan utamanya adalah memastikan alur kendaraan tetap teratur sehingga kemacetan tidak mengular hingga jalan raya.

Kepala Unit Pengelola TMR, Endah Rumiyati, menjelaskan bahwa langkah-langkah ini dilakukan agar lalu lintas tetap lancar. Dishub DKI Jakarta juga akan mendukung dengan skema rekayasa lalu lintas situasional, termasuk sistem buka-tutup hingga one way. Langkah preventif ini dilakukan agar tidak perlu menerapkan contraflow yang rumit.

Harga Tiket Tetap Murah dan Imbauan Menggunakan Transportasi Umum

Untuk mengurangi kepadatan, harga tiket TMR tetap murah, yaitu Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. Pengelola juga mengimbau masyarakat agar menggunakan transportasi umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas menuju kawasan Taman Margasatwa Ragunan.

Dengan persiapan yang matang dan kebijakan yang diterapkan, TMR siap menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para pengunjung. TMR saat ini menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 2.000 satwa langka, sehingga menjaga kesejahteraan mereka menjadi prioritas utama.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang

7 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?

7 April 2026

Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular

7 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?