Gempa Bumi di Maluku Tengah dengan Magnitudo 2,4
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya gempa bumi di wilayah Maluku Tengah pada Senin, 20 April 2026. Gempa tersebut terjadi pada pukul 09:00:41 WIB. Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 2,4. Lokasi gempa berada sekitar 87 kilometer timur laut dari Maluku Tengah, dengan kedalaman gempa sekitar 5 kilometer.
Meskipun gempa bumi ini tidak terasa secara langsung oleh masyarakat, BMKG tetap melakukan pemantauan secara intensif. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Untuk memperoleh informasi yang akurat, masyarakat disarankan untuk selalu mengikuti pemberitaan melalui kanal resmi BMKG.
Mengapa Gempa Tidak Terasa?
Banyak gempa yang dilaporkan oleh BMKG tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor. Pertama, gempa yang tercatat sering kali memiliki magnitudo rendah, yaitu kurang dari 4,0. Di wilayah aktif seperti Maluku, gempa kecil sering terjadi namun tidak selalu terasa. Selain itu, gempa yang berpusat di kedalaman yang dalam cenderung tidak terasa di permukaan karena energi guncangan telah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat juga memengaruhi apakah gempa terasa atau tidak. Jika jarak dari pusat gempa cukup jauh, getaran akan terasa sangat lemah atau bahkan tidak terasa sama sekali. BMKG menggunakan teknologi seismometer yang sangat sensitif untuk mendeteksi guncangan super kecil yang tidak dirasakan manusia, namun penting bagi ilmuwan dalam memetakan aktivitas tektonik.
Hal yang Perlu Dilakukan Saat Gempa
Berikut beberapa tindakan yang perlu dilakukan saat terjadi gempa:
Tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam bangunan, carilah tempat aman seperti di bawah meja. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau papan. Jika tidak ada benda, gunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung dan tiang. Pergilah ke daerah terbuka dan tetap tenang. Setelah gempa pertama, biasanya terjadi gempa susulan.Di kerumunan
Jika berada di kerumunan, ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat untuk mencari area yang lebih aman.Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di daerah pegunungan, segera berpindah ke area lapang dan hindari lereng karena risiko longsoran tinggi.Di laut
Gempa bawah laut bisa menyebabkan tsunami. Jika terjadi gempa, segera berpindah ke dataran yang lebih tinggi.Di dalam kendaraan
Jika sedang berkendara, peganglah kemudi dengan erat dan segera berhenti di tempat yang aman dan lapang.
Teknologi Deteksi Gempa
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan yang sangat kecil. Meskipun gempa tidak terasa oleh manusia, data ini sangat penting untuk memetakan aktivitas tektonik dan memberikan prediksi gempa di masa depan. Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.



