Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 2 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Bhima Yudhistira, Ekonom Muda yang Minta Anggaran MBG untuk Subsidi BBM
    Politik

    Bhima Yudhistira, Ekonom Muda yang Minta Anggaran MBG untuk Subsidi BBM

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 April 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ekonom Minta Pemerintah Geser Anggaran Program Besar untuk Jaga Subsidi Energi

    Potensi krisis energi global akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah mendorong pemerintah Indonesia untuk segera menyiapkan strategi fiskal agar tidak terkena tekanan. Salah satu langkah yang dinilai bisa dilakukan adalah menggeser anggaran dari program yang belum mendesak untuk menjaga subsidi energi dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

    Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai pemerintah sebenarnya memiliki ruang untuk menyelamatkan fiskal dengan mengalokasikan ulang anggaran dari beberapa program besar yang saat ini berjalan.

    Menurutnya, jika realokasi anggaran dilakukan, maka subsidi energi dan BBM bisa tetap terjaga tanpa harus menaikkan harga.

    “Subsidi energi harus dijaga bukan dengan naikkan harga BBM atau LPG, tapi geser anggaran dulu,” ujar Bhima, dikutip dari sumber independen.

    Usul Pangkas Anggaran Program Jumbo

    Bhima menilai terdapat beberapa program yang belum terlalu mendesak untuk diprioritaskan dalam situasi potensi krisis energi. Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Perlu ada pembicaraan APBN Perubahan di DPR. Ada pos belanja yang belum urgen bisa dipangkas,” ucap Bhima.

    “MBG dan Kopdes MP, pembangunan IKN total bisa hemat 340 triliun,” tambah dia.

    Menurut Bhima, jika anggaran tersebut dialihkan, pemerintah akan memiliki cadangan anggaran untuk meredam tekanan fiskal sekaligus memberikan relaksasi terhadap defisit APBN.

    “Cukup (anggaran itu) untuk tambal pelebaran defisit APBN,” tutur dia.

    Kenaikan Harga BBM Diminta Jadi Opsi Terakhir

    Pandangan serupa disampaikan oleh Pengamat Ekonomi dari Center of Reform on Economics, Yusuf Rendy Manilet, yang menilai kebijakan menaikkan harga BBM sebaiknya menjadi pilihan terakhir karena berisiko menekan daya beli masyarakat dan memicu inflasi.

    “Kenaikan harga itu opsi, tapi sebaiknya jadi pilihan terakhir karena dampaknya langsung ke inflasi dan daya beli,” kata Yusuf.

    Ia menekankan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan pemerintah adalah mengendalikan tekanan fiskal melalui efisiensi belanja dan memastikan subsidi energi tepat sasaran.

    “Yang lebih penting di tahap awal adalah mengelola tekanan fiskalnya dulu. Artinya, pemerintah perlu memastikan subsidi energi tetap terkendali, misalnya dengan memperketat penyaluran agar lebih tepat sasaran dan mengurangi kebocoran,” ujar dia.

    “Di saat yang sama, perlu ada efisiensi belanja, terutama dari program-program yang ruang penyesuaiannya masih ada, supaya beban subsidi tidak langsung mendorong defisit melebar,” tambah Yusuf.

    Menurut Yusuf, program dengan anggaran besar seperti MBG menjadi salah satu yang realistis untuk dikaji ulang dari sisi alokasi anggaran.

    “Dengan alokasi anggaran yang sangat besar, MBG secara realistis menjadi salah satu pos yang paling punya ruang untuk penyesuaian,” ucap Yusuf.

    Namun ia menegaskan bahwa program tersebut bukan berarti tidak penting, melainkan perlu penyesuaian dalam situasi tekanan fiskal.

    “Di titik ini, program seperti MBG jadi relevan untuk dikaji karena dia menyerap anggaran besar yang sebenarnya bisa sebagian dialihkan sementara untuk meredam shock energi,” tegas dia.

    Dampak Konflik Timur Tengah dan Harga BBM Asia

    Konflik di Timur Tengah yang memicu Iran menutup jalur distribusi minyak mentah dunia melalui Selat Hormuz berpotensi memicu krisis energi global. Sejumlah negara di Asia seperti Singapura, Vietnam, Kamboja, hingga Filipina telah merespons dengan menaikkan harga BBM.

    Kamboja tercatat telah menaikkan harga BBM sekitar 10 persen menjadi USD1,05 per liter. Sementara Vietnam, Laos, dan Filipina mengalami kenaikan harga BBM di kisaran 6 persen hingga 8 persen.

    Kenaikan harga tersebut dipengaruhi fluktuasi Mean of Platts Singapore (MOPS), yang menjadi acuan harga produk minyak olahan di pasar Asia. Di tengah tekanan konsumsi energi, pemerintah Indonesia belum memutuskan untuk menaikkan harga BBM.

    Salah satu opsi yang tengah disiapkan adalah kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) satu hari per minggu, dengan kemungkinan diperluas ke sektor swasta. Kebijakan WFH disebut-sebut mampu menghemat konsumsi BBM hingga 20 persen, meskipun efektivitas kebijakan tersebut masih menjadi perdebatan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?