Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 19 Mei 2026
Trending
  • 5 Alasan Lampu Check Engine Menyala Meski Mobil Terasa Baik
  • Tujuh Destinasi Wisata Alam Magetan yang Instagramable dan Seru
  • Orang yang Sering Mematikan Suara Ponselnya Punya 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi
  • Analisis Mengungkap Potensi Pemborosan Dana Negara dalam Investasi Saham GOTO
  • Detik-detik Bahroni Baku Tembak Saat Ditangkap, Eksekutor Arya Supena Tewas
  • Rekam Jejak Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC MPR RI, Pendidikan Mengkilap
  • Pemecatan Lima Pemain AC Milan di Bursa Transfer Liga Italia, Daftar Jual Allegri Membikin Heboh
  • Mengenal Kapal Perang, Simbol Kekuatan Militer Tempo Dulu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Bencana di Agam Masih Mengancam, Gubernur Minta Warga Mengungsi
Nasional

Bencana di Agam Masih Mengancam, Gubernur Minta Warga Mengungsi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Gubernur Sumatra Barat Minta Warga Mengungsi Sementara Akibat Ancaman Bencana Alam

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, mengimbau warga yang tinggal di wilayah Maninjau, Tanjung Raya, dan sekitarnya di Kabupaten Agam untuk melakukan pengungsian sementara. Hal ini dilakukan karena kondisi ancaman bencana alam masih terjadi di daerah tersebut. Cuaca di Agam masih mengalami hujan deras, yang berpotensi membahayakan masyarakat yang tinggal di kawasan Maninjau.

Mahyeldi menekankan bahwa langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan memindahkan warga ke tempat yang lebih aman sambil terus memantau perkembangan cuaca. Ia juga menyampaikan bahwa penanganan sedang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam. Selain itu, ia telah memberikan instruksi kepada pihak terkait untuk segera melakukan pengerukan di sepanjang aliran sungai.

“Dengan pengerukan ini, air tidak akan meluap dan bencana serupa tidak akan terulang kembali,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Senin (5/12/2026).

Ia meminta Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar untuk berkoordinasi dengan balai sungai agar segera melakukan pengerukan di sepanjang aliran sungai yang sudah mengalami pendangkalan. Menurutnya, tindakan cepat yang perlu dilakukan saat ini adalah pengerukan di sepanjang aliran sungai agar kondisinya kembali seperti semula.

“Jika hujan turun, aliran sungai tidak akan menyebabkan banjir hingga ke pemukiman masyarakat,” tambahnya.

Selain penanganan darurat, Mahyeldi juga berharap masyarakat bersedia untuk mengungsi sementara waktu hingga pekerjaan di aliran sungai selesai dikerjakan.

Bantuan dari Pemerintah Daerah dan Penanganan Darurat

Sementara itu, Bupati Agam Benny Warlis menyampaikan bahwa Pemkab Agam menerima tambahan alat berat dari Gubernur Mahyeldi. Selain itu, bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak juga disediakan.

Benny menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan penelusuran dua hulu sungai di Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur. Wilayah ini diduga menjadi penyebab banjir bandang di Sungai Pisang beberapa waktu lalu. Setelah diteliti, ternyata torehan besar di lokasi tersebut menjadi jalur aliran air yang membawa material longsor hingga menyebabkan banjir di wilayah hilir.

“Kami akan segera melaksanakan langkah mitigasi bencana agar akses jalan yang terisolasi dapat kembali dibuka,” katanya.

Pengungsi Diimbau Tempati Hunian Sementara

Para pengungsi diimbau untuk menempati hunian sementara (huntara) yang telah disediakan oleh Pemkab Agam. Selain itu, bantuan Dana Tunai Hunian (DTH) disalurkan berbasis data kependudukan by name by address. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi secara adil, terukur, dan akuntabel selama masa transisi darurat.

Benny menjelaskan bahwa longsoran di wilayah tersebut menutupi badan jalan secara total, sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Ia berharap penanganan dapat dilakukan secepat mungkin agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Upaya Mitigasi Bencana dan Perbaikan Infrastruktur

Selain itu, Pemkab Agam juga terus melakukan upaya mitigasi bencana dengan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana. Termasuk dalam hal ini adalah pembersihan aliran sungai dan pembuatan saluran drainase tambahan untuk mencegah terjadinya banjir kembali.

Koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat sangat penting dalam proses penanganan bencana. Dengan kolaborasi yang baik, harapan besar dapat tercapai untuk memulihkan kondisi wilayah yang terkena dampak bencana.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tujuh Destinasi Wisata Alam Magetan yang Instagramable dan Seru

19 Mei 2026

Analisis Mengungkap Potensi Pemborosan Dana Negara dalam Investasi Saham GOTO

19 Mei 2026

Rekam Jejak Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC MPR RI, Pendidikan Mengkilap

19 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Alasan Lampu Check Engine Menyala Meski Mobil Terasa Baik

19 Mei 2026

Tujuh Destinasi Wisata Alam Magetan yang Instagramable dan Seru

19 Mei 2026

Orang yang Sering Mematikan Suara Ponselnya Punya 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

19 Mei 2026

Analisis Mengungkap Potensi Pemborosan Dana Negara dalam Investasi Saham GOTO

19 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?