Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 30 October 2026
Trending
  • Pesona 7 Destinasi Musim Dingin di Jepang untuk Liburan Impian
  • 10 soal HOTS IPAS kelas 5 SD materi bab 4 air sumber kehidupan, Kurikulum Merdeka soal terbaru 2026
  • Skandal Korupsi DJKA Sumsel: KPK Terbitkan Sprindik Baru
  • 30 Soal PPG Daljab Madrasah 2026: Latihan Model TaRL Terkini
  • Spesifikasi Panigale V2 Edisi Spesial Marc Marquez: Sang Buas dari Ducati!
  • Apa itu social commerce? Ini caranya berjualan lewat media sosial
  • Prediksi skor Al-Nahda vs Al-Rayyan SC, head to head statistik di AFC Champions League Two 2026-2027
  • Desil warga Banyumas bakal dicek ulang agar BPJS PBI tepat sasaran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Benarkah Penerbangan dari Bandara Kecil Lebih Hemat? Ini Penjelasan Ahli
Pariwisata

Benarkah Penerbangan dari Bandara Kecil Lebih Hemat? Ini Penjelasan Ahli

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 December 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Harga tiket pesawat yang terus meningkat sering kali membuat rencana liburan terasa menjadi beban finansial yang berat. Namun, para ahli perjalanan menemukan satu strategi sederhana yang bisa membantu mengurangi biaya sekaligus mengurangi stres saat melakukan perjalanan.

Cara tersebut adalah dengan memilih terbang dari bandara yang lebih kecil atau alternatif. Apakah ini benar-benar efektif?



Menurut laporan dari Dollar Flight Club, bandara-bandara kecil yang biasanya berada sekitar 30 hingga 100 mil (48 hingga 160 km) dari bandara utama cenderung menawarkan tarif penerbangan yang lebih murah. Selain itu, antrean keamanan lebih singkat dan suasana bandara yang lebih lengang membuat pengalaman perjalanan terasa lebih santai.

Bandara alternatif ini sering menjadi basis maskapai berbiaya rendah seperti Avelo, Allegiant, Spirit, dan Frontier. Tarif yang ditawarkan bahkan bisa mencapai 50 persen lebih murah dibandingkan penerbangan dari bandara besar.



Salah satu alasan utama harga tiket lebih murah adalah biaya operasional bandara yang lebih rendah. Bandara sekunder umumnya memiliki biaya pendaratan, fasilitas, dan pajak per penumpang yang lebih kecil dibandingkan bandara utama. Penghematan ini memungkinkan maskapai menjual tiket dengan harga yang lebih kompetitif.

Tak hanya itu, saat maskapai membuka rute baru di bandara kecil, mereka sering menawarkan tarif perkenalan dalam periode terbatas. Pada enam hingga 12 bulan pertama pengoperasian rute, harga tiket biasanya dipatok lebih rendah untuk menarik minat penumpang.

Sebagai contoh, Dollar Flight Club mencatat tarif pulang-pergi rata-rata dari Orlando Sanford International Airport hanya sekitar 116,79 dolar AS (sekitar Rp 1,9 juta), jauh lebih murah dibandingkan Orlando International Airport yang mencapai 269,61 dolar AS (sekitar Rp 4,1 juta).



Perbedaan harga tentu bergantung pada wilayah, sehingga calon penumpang disarankan membandingkan seluruh opsi bandara yang tersedia. Di kota-kota besar dengan banyak bandara, pilihan ini semakin luas.

Di New York City, misalnya, penumpang tidak hanya bisa memilih JFK, LaGuardia, dan Newark, tetapi juga bandara regional seperti Islip (ISP) dan Newburgh (SWF). Sementara di Los Angeles, alternatif selain LAX meliputi Burbank (BUR), Long Beach (LGB), dan Ontario (ONT). Warga San Francisco Bay Area juga dapat membandingkan penerbangan dari SFO dengan Oakland (OAK) dan San Jose (SJC).

Menariknya, dalam beberapa kasus bandara alternatif justru bisa lebih dekat ke tujuan akhir perjalanan.

Waspadai Biaya Tambahan

Meski menawarkan harga tiket lebih murah, para ahli mengingatkan penumpang untuk tetap memperhitungkan biaya tersembunyi. Jarak bandara yang lebih jauh dari rumah atau destinasi bisa meningkatkan biaya transportasi darat, parkir, bahan bakar, atau layanan ride-hailing.

Selain itu, maskapai berbiaya rendah kerap memisahkan biaya tiket dengan bagasi dan pemilihan kursi, sehingga total pengeluaran bisa membengkak jika tidak diperhitungkan sejak awal.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pesona 7 Destinasi Musim Dingin di Jepang untuk Liburan Impian

30 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026

5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas

25 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pesona 7 Destinasi Musim Dingin di Jepang untuk Liburan Impian

30 October 2026

10 soal HOTS IPAS kelas 5 SD materi bab 4 air sumber kehidupan, Kurikulum Merdeka soal terbaru 2026

30 October 2026

Skandal Korupsi DJKA Sumsel: KPK Terbitkan Sprindik Baru

30 October 2026

30 Soal PPG Daljab Madrasah 2026: Latihan Model TaRL Terkini

30 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?