Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 10 Mei 2026
Trending
  • Beli Innova Murah di Medsos, Justru Dibuntuti Sindikat dan Mobil Dirampas
  • BPJS Tidak Aktif? Segera Aktifkan dengan Lengkapi Persyaratan ke Dinas Sosial
  • Munafri Arifuddin: Momentum Strategis IGS 2026 Tarik Investasi Global ke Makassar
  • Naskah Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Kekuatan Teknologi Tanpa Iman
  • Cara Pembayaran Kode Billing Pajak di 5 Bank Terkemuka
  • Terpopuler Kalsel – KH Husin Naparin Dimakamkan di Samping Orang Tua, Korban Begal di Tala
  • Kemenkum Sumsel Edukasi Apostille dan Perseroan Perorangan di SMKN 3 Sekayu
  • Grand Filano series tampil gesit di jalanan, si classy makin memukau
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Beli Innova Murah di Medsos, Justru Dibuntuti Sindikat dan Mobil Dirampas
Otomotif

Beli Innova Murah di Medsos, Justru Dibuntuti Sindikat dan Mobil Dirampas

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Modus Penipuan Jual Beli Mobil yang Mengakibatkan Korban Kehilangan Kendaraan

Kasus penipuan jual beli mobil yang dilakukan oleh sindikat maling lintas provinsi kini menjadi perhatian publik. Modus yang digunakan oleh para pelaku tergolong rapi dan terorganisir, sehingga korban tidak menyadari bahwa mereka sedang diincar.

Dalam kasus ini, korban bernama Rico Budiman (47) warga Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, tertarik membeli satu unit Toyota Kijang Innova Reborn yang ditawarkan melalui media sosial. Penawaran tersebut menarik karena harganya lebih murah dibandingkan harga pasar.

Setelah melakukan kesepakatan, Rico langsung mendatangi penjual di wilayah Lampung Selatan untuk memeriksa kendaraan serta melakukan transaksi dan pengurusan surat. Setelah diperiksa, mobil dan STNK sesuai dengan penawaran di Facebook, korban langsung membayar dan membawa kendaraan ke rumahnya di Muara Enim.

Namun, tanpa disadari korban, para pelaku telah merencanakan aksi sejak awal. Setelah transaksi selesai, korban diikuti menggunakan GPS dan dibawa kembali ke tempat tujuan menggunakan kunci duplikat. Saat korban sampai di rumah dan memarkirkan mobil, pelaku langsung mengambil kembali kendaraan tersebut.

Aksi Pelaku yang Tidak Terduga

Mobil yang baru saja dibeli oleh Rico ternyata sudah tidak ada lagi di tempat parkir. Para pelaku menggunakan kunci asli cadangan yang mereka miliki. Diketahui, kuncinya ada tiga, tetapi hanya dua yang diberikan kepada korban. Hal ini memudahkan pelaku untuk mengambil kembali mobil tersebut.

Rico mencoba mengejar mobil tersebut menggunakan motor, namun kehilangan jejak di kawasan Ujan Mas. Beberapa waktu kemudian, mobil yang baru saja dibelinya ditemukan dalam kondisi rusak berat setelah terjun ke sungai di wilayah Desa Muara Gula Baru.

Sementara itu, para pelaku melarikan diri menggunakan mobil travel menuju Palembang. Beruntung, berkat koordinasi cepat dari Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim, salah satu pelaku berinisial HAP (45) berhasil diamankan di depan Mako Polsek Rambang Niru.

Pengembangan Kasus dan Tindakan yang Dilakukan

Dari hasil pengembangan kasus, diketahui bahwa sindikat ini terdiri dari enam orang. Para pelaku berasal dan berdomisili sementara di wilayah Lampung. Sampai saat ini, satu orang telah ditangkap, sedangkan lima lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dengan inisial Y, C, A, D, dan M.

Modus yang digunakan oleh para pelaku tergolong rapi dan terorganisir. Mereka memanfaatkan kelengahan korban setelah transaksi selesai, sehingga seolah-olah transaksi berjalan normal. Akibat aksi sindikat tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 125 juta, ditambah kerusakan berat pada kendaraan.

Imbauan dari Pihak Kepolisian

Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP Muhamad Andrian, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok jual beli kendaraan, terutama yang dilakukan secara online. Ia menyarankan:

  • Pastikan identitas penjual jelas dan legalitas kendaraan benar.
  • Jangan mudah percaya dengan penawaran yang mencurigakan.
  • Jika ada indikasi kejahatan, segera laporkan ke pihak kepolisian.

Selain itu, Polres Muara Enim akan terus memburu sisa pelaku dan berkomitmen memberantas jaringan kejahatan lintas daerah demi menjaga keamanan masyarakat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Grand Filano series tampil gesit di jalanan, si classy makin memukau

9 Mei 2026

Program penagihan pajak mobil di Kota Serang ditunda, ini penyebabnya

9 Mei 2026

Pembanding Toyota Land Cruiser FJ dan Fortuner VRZ 4×4

9 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Beli Innova Murah di Medsos, Justru Dibuntuti Sindikat dan Mobil Dirampas

10 Mei 2026

BPJS Tidak Aktif? Segera Aktifkan dengan Lengkapi Persyaratan ke Dinas Sosial

10 Mei 2026

Munafri Arifuddin: Momentum Strategis IGS 2026 Tarik Investasi Global ke Makassar

10 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Kekuatan Teknologi Tanpa Iman

10 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?