Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 19 Mei 2026
Trending
  • 5 Alasan Lampu Check Engine Menyala Meski Mobil Terasa Baik
  • Tujuh Destinasi Wisata Alam Magetan yang Instagramable dan Seru
  • Orang yang Sering Mematikan Suara Ponselnya Punya 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi
  • Analisis Mengungkap Potensi Pemborosan Dana Negara dalam Investasi Saham GOTO
  • Detik-detik Bahroni Baku Tembak Saat Ditangkap, Eksekutor Arya Supena Tewas
  • Rekam Jejak Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC MPR RI, Pendidikan Mengkilap
  • Pemecatan Lima Pemain AC Milan di Bursa Transfer Liga Italia, Daftar Jual Allegri Membikin Heboh
  • Mengenal Kapal Perang, Simbol Kekuatan Militer Tempo Dulu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Bansos PKH 2026, Warga Sumedang yang Belum Terdaftar Segera Cek
Nasional

Bansos PKH 2026, Warga Sumedang yang Belum Terdaftar Segera Cek

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Informasi Terbaru tentang Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2026

Bulan baru telah tiba, dan bersamaan dengan itu, pemerintah kembali menggarap berbagai progres maupun lanjutan dari program bantuan sosial (bansos). Salah satu program yang akan terus dijalankan adalah Bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Penyaluran bansos ini telah berlangsung selama beberapa tahun belakangan, namun pada tahun 2025 dan diperkirakan akan terus digencarkan pada tahun 2026.

Pada tahun ini, PKH dipastikan akan menyasar target sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah menegaskan bahwa kabar penghentian program ini di akhir 2025 adalah tidak benar. Hanya saja, sistem pemutakhiran data rutin oleh Kementerian Sosial dapat mengubah status kepesertaan agar lebih merata untuk seluruh masyarakat.

Adapun daerah yang akan dicairkan pada bulan Januari termasuk seluruh wilayah di Jawa Barat. Itu artinya masyarakat di seluruh wilayah kerja di 7 daerah Priangan Timur juga akan ikut menerima bantuan pemerintah tersebut, termasuk daerah Sumedang.

Meski secara data pembagian bansos wilayah kerja di 7 Kota/Kabupaten Priangan Timur yang berlangsung sesuai program di masyarakat tidak terperinci secara detail, namun pembagian di periode baru akan tetap terlaksanakan sesuai target di tiap-tiap daerah. Ini tentunya menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di Sumedang.

Namun bagaimana nasib mereka yang belum terjamah bantuan yang satu ini, dan baru akan memulai pendaftaran untuk penerimaan bantuan PKH di tahun ini?

Cara Daftar Penerima Bansos 2026

Mengetahui cara daftar penerima bansos Kemensos 2026 penting agar masyarakat tidak kehilangan hak atas bantuan sosial. Dengan mengikuti prosedur resmi, mengisi data secara akurat, dan memantau status pengajuan secara berkala, peluang menerima bansos sesuai ketentuan akan lebih tinggi.

Akses layanan resmi Kemensos hanya bisa diakses melalui dua platform, yakni cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos (tersedia di Google Play Store).

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Lengkapi Data Kependudukan
  2. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Nomor Kartu Keluarga (KK)
  4. Nama lengkap
  5. Alamat domisili terkini

Pengisian data diharapkan menghindari kesalahan, sebab dapat menghambat proses verifikasi bansos.

  1. Registrasi Akun dan Ajukan Usulan
  2. Registrasi akun menggunakan NIK e-KTP
  3. Isi data kondisi sosial ekonomi sesuai fakta
  4. Unggah dokumen pendukung jika diperlukan
  5. Kirim usulan untuk diverifikasi

  6. Verifikasi dan Penetapan Penerima

  7. Verifikasi oleh Pemerintah Daerah: Dinas sosial kabupaten/kota menilai kelayakan usulan melalui klarifikasi dan survei lapangan.
  8. Penetapan oleh Kemensos: Usulan yang lolos verifikasi daerah diteruskan ke Kemensos untuk penetapan akhir. Status penerimaan dapat dipantau melalui website atau aplikasi Cek Bansos.

Jadwal Pencairan Bansos PKH Januari 2026

Kementerian Sosial (Kemensos) sendiri telah menjadwalkan penyaluran tahap awal yang bersumber dari APBN yang digarap tahun 2026 ini. Adapun, penyaluran diinfokan akan berlangsung pada triwulan pertama tahun 2026. Dimana periode pencairan akan dimulai pada Januari hingga Maret 2026.

Disamping itu, validasi data pada tahun ini akan semakin ketat. Sebab sasaran penerima diwajibkan terdata dalam pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi pihak Kemensos.

Adapun, hingga saat ini, nominal bantuan PKH 2026 diperkirakan sama dengan tahun 2025, dengan variasi berdasarkan kategori:

  • Ibu hamil: Rp750 ribu/tahun.
  • Anak 0–6 tahun: Rp750 ribu/tahun.
  • Siswa SD: Rp225 ribu/tahun.
  • Siswa SMP: Rp375 ribu/tahun.
  • Siswa SMA: Rp500 ribu/tahun.
  • Lansia >60 tahun: Rp600 ribu/tahun.
  • Penyandang disabilitas: Rp600 ribu/tahun.

Bantuan akan disalurkan secara bertahap setiap tiga bulan melalui bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) dan PT Pos Indonesia.

Syarat Daftar Penerima Bansos Kemensos 2026

Untuk mendaftar sebagai penerima bansos, warga harus memenuhi syarat berikut:

  • Warga Negara Indonesia dengan e-KTP aktif
  • Calon penerima harus WNI dan memiliki e-KTP yang masih berlaku.
  • Terdaftar atau memenuhi kriteria DTKS/DTSEN
  • Bukan ASN, TNI, atau Polri aktif

Program bansos diprioritaskan bagi keluarga miskin dan rentan.

Cara Mengecek Status PKH 2026

Pemerintah sendiri mengimbau KPM untuk rutin mengecek status bantuan, memastikan data kependudukan selalu valid dan terbaru, serta melaporkan perubahan kondisi ekonomi melalui desa atau kelurahan setempat.

Untuk memastikan status kepesertaan, KPM dapat mengecek melalui saluran resmi berikut:

  1. Aplikasi Cek Bansos

    Unduh aplikasi “Cek Bansos Kemensos” di Play Store atau App Store.

    Buka menu “Cek Bansos” dan isi data sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, nama lengkap).

    Lakukan verifikasi captcha dan klik “Cari Data”.

    Informasi status dan periode pencairan PKH 2026 akan ditampilkan jika terdaftar.

  2. Laman resmi Kemensos

    Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id.

    Isi data lokasi dan nama lengkap sesuai KTP, lalu masukkan kode captcha.

    Klik tombol “Cari Data” untuk melihat informasi penerimaan.

Nah itu dia sederet cara daftar penerima Bansos edisi tahun 2026 yang penting untuk diperhatikan bagi anda yang ingin terlibat dalam penerimaan bantuan nasional tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tujuh Destinasi Wisata Alam Magetan yang Instagramable dan Seru

19 Mei 2026

Analisis Mengungkap Potensi Pemborosan Dana Negara dalam Investasi Saham GOTO

19 Mei 2026

Rekam Jejak Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC MPR RI, Pendidikan Mengkilap

19 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Alasan Lampu Check Engine Menyala Meski Mobil Terasa Baik

19 Mei 2026

Tujuh Destinasi Wisata Alam Magetan yang Instagramable dan Seru

19 Mei 2026

Orang yang Sering Mematikan Suara Ponselnya Punya 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

19 Mei 2026

Analisis Mengungkap Potensi Pemborosan Dana Negara dalam Investasi Saham GOTO

19 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?