Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 17 Mei 2026
Trending
  • Sebagian baru, misteri 1.494 motor ilegal di gudang Kebayoran Lama terungkap dari sini
  • 12 ramalan zodiak cinta hari ini: Sagitarius nonton film, Capricorn berpetualang
  • Beberapa Kadis Tak Hadir dalam RDP Pansus TRAP DPRD Bali, Supartha: Apa Mereka Sudah ‘Masuk Angin’?
  • Hakim PN Bengkulu dan Dosen UGM Diperiksa Terkait Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha
  • Neymar Masuk Tim Sementara Brasil Piala Dunia 2026, Nasibnya Ditentukan Minggu Depan
  • Harga BBM naik Rp 4.000, daftar terbaru Selasa 12 Mei 2026
  • Profesor Jiang Buka Rahasia Selat Malaka sebagai Target AS, Tujuan Lumpuhkan Ekonomi Tiongkok
  • Mimpi Besar Energi Surya di Bawah Koperasi Desa Merah Putih
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Arsenal Kalah dari Manchester United, Mikel Arteta Menyesali Kesalahan Besar
Olahraga

Arsenal Kalah dari Manchester United, Mikel Arteta Menyesali Kesalahan Besar

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kekalahan Arsenal Mengurangi Keunggulan di Puncak Klasemen

Kekalahan yang dialami oleh Arsenal dalam pertandingan melawan Manchester United di Stadion Emirates menjadi langkah yang cukup berat bagi tim asuhan Mikel Arteta. Dalam laga tersebut, Arsenal kalah 2-3 dari lawannya, yang membuat keunggulan poin mereka di puncak klasemen semakin menyusut menjadi hanya empat angka.

Awal pertandingan dimulai dengan baik oleh Arsenal. Namun, situasi berubah drastis ketika Martin Zubimendi melakukan operan ke belakang yang tidak hati-hati, yang akhirnya memberikan peluang bagi Bryan Mbeumo untuk menyamakan skor. Hal ini menjadi titik balik dalam permainan tim.

Di babak kedua, Manchester United berhasil mencetak dua gol yang sangat mengejutkan publik tuan rumah. Gol-gol tersebut datang dari jarak jauh yang dilepaskan oleh Patrick Dorgu dan Matheus Cunha. Performa yang luar biasa ini memperkuat posisi United dalam laga tersebut.

Arteta mengakui bahwa setengah jam pertama pertandingan berjalan dengan dominasi yang kuat. Timnya mampu mencetak gol dan memiliki dua peluang emas untuk meningkatkan keunggulan. Namun, situasi berubah ketika timnya justru kebobolan.

“Setelah itu, kami justru memberi mereka gol,” ujar Arteta dalam wawancaranya.

Kesalahan Individu yang Menjadi Masalah

Ketegangan tampaknya mulai menghantui skuad Arsenal setelah sebelumnya meraih hasil imbang tanpa gol dalam dua pertandingan terakhir. Rasa cemas ini berujung pada kesalahan-kesalahan di lapangan. Bagi Arteta, kesalahan individu yang terjadi adalah hal yang tidak biasa bagi tim sekelas Arsenal.

“Kesalahan pertama memicu kesalahan berikutnya. Ada tiga atau empat kekeliruan hari ini yang sangat tidak biasa bagi kami. Itulah sepak bola, dan hari ini kami harus membayarnya dengan harga mahal,” ucap Arteta.

Kontroversi Wasit dan Fokus pada Performa Tim

Meskipun ada beberapa perdebatan mengenai potensi handball dalam proses gol Dorgu serta insiden bola yang mengenai tangan Harry Maguire di kotak terlarang, Arteta memilih untuk tidak menyalahkan wasit. Ia lebih fokus pada kegagalan tim dalam memanfaatkan momentum di menit-menit krusial.

Termasuk dalam hal ini adalah peluang satu lawan satu Noni Madueke yang gagal berbuah gol. Sikap dingin juga ditunjukkan Arteta saat menghadapi cemoohan sebagian pendukung Arsenal saat jeda antarpeluru. Baginya, kritik publik adalah cambuk untuk tampil lebih baik.

“Kami harus memberikan lebih banyak di lapangan. Hanya dengan cara itulah kami bisa mendapatkan ketenangan,” tutur pelatih asal Spanyol tersebut.

Peran Michael Carrick di Manchester United

Di sisi lain, Manchester United tampil pragmatis namun efektif di bawah asuhan pelatih interim, Michael Carrick. Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Carrick yang berhasil menumbangkan dua tim penghuni papan atas dalam dua laga pertamanya.

“Kami memahami alur pertandingan. Ada saatnya kami harus tertekan dan bekerja keras di lini pertahanan, namun para pemain mampu tetap tenang dan mengambil kendali di saat yang tepat,” ujar Carrick memuji kecerdasan taktis anak asuhnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Neymar Masuk Tim Sementara Brasil Piala Dunia 2026, Nasibnya Ditentukan Minggu Depan

17 Mei 2026

Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Timnas Argentina yang Belum Final

16 Mei 2026

7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sebagian baru, misteri 1.494 motor ilegal di gudang Kebayoran Lama terungkap dari sini

17 Mei 2026

12 ramalan zodiak cinta hari ini: Sagitarius nonton film, Capricorn berpetualang

17 Mei 2026

Beberapa Kadis Tak Hadir dalam RDP Pansus TRAP DPRD Bali, Supartha: Apa Mereka Sudah ‘Masuk Angin’?

17 Mei 2026

Hakim PN Bengkulu dan Dosen UGM Diperiksa Terkait Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha

17 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?